PALI | Tintamerah.co.id -, Bupati PALI masuk nominasi penerima Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira karya dari Pemerintah Pusat.
Bupati PALI, Ir.H. Heri Amalindo, MM dinilai telah berjasa telah berjasa kepada negara dan masyarakat sebagia syarat penerima Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira karya.
Prestasi Bupati yang terus bergerak melakukan pembangunan di wilayah Bumi Serepat Serasan mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Kepastian penerima Satya lancana Pembangunan dan Satyalancana Wira karya oleh Heri Amalindo saat tim verifikasi tiba di PALI, Rabu 13 April 2022.
Tim verifikasi yang terdiri dari Sekretariat Militer Presiden (SETMILPRES), BKKBN Pusat dan Perwakilan BKKBN Provinsi Sumselmelakukan peninjauan lapangan/uji petik calon penerima tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan dari presiden RI tahun 2022 kepada Bupati PALI.
“Kami datang kesini ingin mecocokan data terhadap surat yang diusulkan BKKBN, dimana Bupati PALI yang diusulkan sebagai calon penerima Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya bidang keluarga berencana,” ujar Dwi Daryanto, Arsiparis Madya SETMILPRES yang memimpin tim verifikasi.
Syarat menjadi calon penerima tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya adalah telah berjasa kepada negara dan masyarakat.
“Karena ini bidang Keluarga Berencana dan mendukung program Bangga Kencana, maka yang menjadi kriteria, salah satunya adalah telah membangun Kampung KB serta pendukung lainnya sesuai Program Bangga Kencana,” terangnya.
Dwi Daryanyo melanjutkan, untuk calon penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya, ada 26 kepala daerah di Indonesia, salah satunya Bupati PALI.
“Ada 2 kepala daerah di provinsi Sumatera Selatan yang masuk penilaian calon penerima Satyalancana Pembangunan, yakni PALI dan Lubukinggau. Setelah verifikasi ini kita akan sampaikan hasilnya secara internal, nantinya keluar memorandum. Untuk penganugerahan Tanda Kehormatan ini rencananya akan dilaksanakan saat peringatan Harganas,” imbuhnya.
Sementara, Bupati PALI menyatakan bahwa capaian yang dinilai tim verifikasi adalah berkat dukungan semua lapisan masyarakat.
“Alhamdulillah berkat dukungan semua elemen masyarakat, dari awalnya PALI daerah tertinggal saat ini mampu setara dengan daerah lain. Aktivitas warga lancar, perekonomian, pelayanan kesehatan, pendidikan meningkat, serta kondisi keamanan kondusif,” terangnya.
Hingga saat ini kabupaten PALI telah membentuk 15 kampung KB, target bupati PALI diakhir jabatannya satu desa harus ada satu kampung KB.
“Kampung KB merupakan Satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program KKBPK yang dilakukan secara sistemik dan sistematis. Selain itu, manfaat Kampung KB selain bisa mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat. Untuk itu, target kedepan kami akan bentuk satu desa satu Kampung KB,” imbuhnya.
Tim verifikasi mendatangi sejumlah fasilitas publik untuk dilakukan penilaian, seperti SMAN 1 Talang Ubi, Puskesmas Talang Ubi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kampung KB Desa Babat kecamatan Penukal dan Kampung KB Desa Suka Manis Kecamatan Tanah Abang.
Laporan: Efran















