Dari Batik Sampai PLTS Irigasi, Cik Ujang: PTBA Sangat Membantu Pembangunan Lahat

Senin, 20 Desember 2021 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat | Tintamerah.co.id – Bupati Lahat Cik Ujang mengatakan selama ini Kabupaten Lahat sangat terbantu dengan program-program Corporate Social Responsibiity (CSR) yang dijalankan oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di wilayah Lahat, Sumatera Selatan.

Cik Ujang memaparkan, setiap tahun PTBA setidaknya mengucurkan dana CSR senilai Rp 10 miliar dengan berbagai program untuk membantu masyarakat dan pemerintah Lahat.

“Baik itu untuk pembangunan tempat atau sarana fasilitas umum, bantuan untuk desa tertinggal, pemberian bibit, dan lainnya. Kami sangat terbantu dengan bantuan CSR PTBA,” ujar Cik Ujang, Jumat (17/12/2021).

Salah satu program CSR yang kini sedang dikerjakan PTBA dan sangat membantu masyarakat adalah dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Irigasi untuk masyarakat.

Selama ini, kata Cik Ujang, masyarakat sangat tergantung dengan air hujan untuk pengairan karena sawah yang mereka miliki berupa sawah tadah.

BACA JUGA  Wabup Netta Terima Audiensi Direktur RS. Hermina Opi Jakabaring

“Karena air sungai lematang lebih rendah dari sawah, akhirnya kita bikin penampungan air yang menggunakan pompa sedot dengan tenaga PLTS. Ini bisa mengairi sampai 100 hektar, dan masyarakat sangat berterima kasih untuk ini,” ujarnya.

Persawahan merupakan salah satu infrastruktur penting untuk kesejahteraan masyarakat. Pengairan yang bisa mencakup hingga 100 hektar lahan sawah, ia yakini bisa membantu masyarakat mencukupi kebutuhan pangan mereka.

Selain PLTS Irigasi, program CSR lainnya yang juga membantu warga adalah dengan pembinaan pembuatan batik di Desa Banjar Sari yang sedang disiapkan.

“Kita juga ada ayam nanas, jadi konsepnya seperti makanan kaleng di Yogya, jadi nanti ini dimasukkan kaleng.”

Cik Ujang mengatakan untuk produksi ayam nanas ini sudah melakukan studi agar bisa mengikuti standar pengalengan seperti oleh-oleh gudeg dari Yogyakarta. Nantinya, ini juga bisa menjadi oleh-oleh khas dari Lahat jika sudah berjalan.

BACA JUGA  Massa Aksi Dari Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2KI) Desak Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Ogan Ilir, Diduga Tindak Mampu Menyelesaikan Permasalahan Tanah di Ogan Ilir

Menurutnya, PTBA yang memiliki Izin Usaha Produksi (IUP) batu bara di Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.

Sinergi yang harmonis antara PTBA dan Pemda Kabupaten Lahat, Ia harapkan bisa terus berlanjut.

Bupati Lahat Cik Ujang menjelaskan harmonis bukan semata perhatian PTBA dalam andil membangun Kabupaten Lahat, namun keberhasilan PTBA dalam membangun komunikasi.

Secara pribadi, Cik Ujang merasakan kedekatan hubungan emosional dengan segenap insan PTBA, “Baik staf maupun direksinya, sangat baik.”

Ia mencontohkan keberhasilan PTBA dalam menjalin komunikasi dengan seluruh kabupaten di sekitar operasi tambang Bukit Asam, “Mudahnya berkomunikasi dengan PTBA, sangat kami rasakan. Tanpa birokrasi berbelit,” terang Cik Ujang.

Perhatian PTBA dengan pelbagai bantuan finansial dan program sosial lainya bagi kabupaten sekitarnya juga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat banyak.

BACA JUGA  Akibat Cuaca Buruk Empat Warga Desa Lubuk Liku Tersambar Petir

“Sebagai masyarakat, kami merasakan perhatian yang tulus. Sepertinya mereka (PTBA) yang membutuhkan kami. Ini sangat menyentuh,” ujarnya.

Cik Ujang berharap sinergi dan harmonisasi dengan PTBA dapat dijaga, “Alhamdulillah hubungan baik sudah terbangun. Kami berharap jangan berubah,” ujarnya.*

TENTANG BUKIT ASAM
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memiliki sejarah panjang dalam perjalanan industri batu bara di Indonesia. Berkat kinerja seluruh pegawai dan dukungan masyarakat, PTBA menoreh laba Rp 7 triliun hingga November 2021. Laba ini merupakan pencapaian tertinggi dalam sejarah perjalanan PTBA yang saat ini dipimpin oleh Direktur Utama Suryo Eko Hadianto, dan Direktur Pengembangan Usaha Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Farida Thamrin, Direktur Sumber Daya Manusia Dwi Fatan Lilyana, serta Direktur Operasi dan Produksi Suhedi.
(YL)

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru