PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tidak ingin lagi sekadar menjadi penonton dalam pusaran industri pariwisata Sumatera Selatan. Mengawali program kerja strategis tahun 2026, Disbudpar PALI secara agresif memasang target besar: merombak iklim investasi dan menyulap potensi budaya serta alam lokal menjadi magnet ekonomi baru yang menjanjikan.
Langkah berani ini ditegaskan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Hj. Rina Anggraini, S.T., M.T. Ia menyatakan bahwa Kabupaten PALI saat ini berada di atas angin dengan peluang besar yang ditopang oleh percepatan infrastruktur dan tingginya mobilitas masyarakat.
“Kabupaten PALI memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata berbasis budaya, sejarah, dan alam lokal. Kami memproyeksikan sektor perhotelan dan pariwisata akan menjadi penggerak utama (engine of growth) ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan,” tegas Hj. Rina Anggraini secara tertulis kepada tintamerah.co, Jumat (29/5/2026).
4 Proyeksi Utama: Membaca Pasar, Mengunci Peluang
Disbudpar PALI telah memetakan empat arah proyeksi strategis yang menjadi fondasi pengembangan daerah:
- Ledakan Kunjungan Wisata Lokal & Regional: Fokus pada wisata budaya, festival daerah, dan wisata komunitas, memanfaatkan posisi strategis PALI yang dekat dengan wilayah industri untuk menjaring kunjungan bisnis dan keluarga.
- Lonjakan Kebutuhan Hospitality: Seiring meningkatnya agenda pemerintahan, bisnis, dan event daerah, kebutuhan akan hotel, homestay, restoran, hingga pusat kuliner dipastikan meningkat tajam.
- Ekspansi Investasi Jasa & Ekraf: Pintu investasi dibuka lebar untuk pembangunan hotel, resort, rumah makan khas, hingga kawasan wisata terpadu dan desa wisata.
- Penguatan Identitas Budaya: Menjadikan seni, tradisi, dan kuliner lokal sebagai senjata utama dalam membangun branding pariwisata PALI.
Tembus Batas, Ini 6 Strategi Jitu Disbudpar PALI Dongkrak Investasi
Untuk mengeksekusi proyeksi tersebut agar tidak sekadar menjadi wacana di atas kertas, Hj. Rina Anggraini membeberkan enam strategi taktis yang siap dijalankan sepanjang tahun anggaran ini:
- Agresivitas Branding dan Promosi Daerah PALI akan digempur melalui promosi digital terintegrasi, peluncuran kalender event daerah, festival budaya tahunan, serta kolaborasi intim dengan media, komunitas, dan agen perjalanan. Tujuannya satu: menancapkan citra bahwa PALI adalah daerah yang aman, ramah investasi, dan eksotis.
- Penataan Destinasi Wisata Unggulan Fokus intervensi anggaran dan pembangunan akan diarahkan pada kawasan prioritas, mulai dari wisata budaya, sejarah, alam/danau, religi, hingga desa wisata berbasis masyarakat melalui perbaikan aksesibilitas, fasilitas dasar, dan kebersihan.
- Karpet Merah untuk Investasi Perhotelan Pemerintah daerah siap menyajikan data potensi investasi yang transparan dan terintegrasi, memangkas birokrasi perizinan usaha, serta memberikan insentif daerah sesuai regulasi demi menarik minat investor nasional maupun lokal.
- Ekosistem Kolaborasi Pentahelix Disbudpar memastikan pemerintah tidak berjalan sendiri. Sinergi kokoh wajib dibangun bersama pelaku usaha, UMKM lokal, komunitas seni, hingga pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan guna menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
- Upgrade Mutu SDM Pariwisata Masyarakat PALI tidak boleh tersingkir di tanah sendiri. Pelatihan hospitality, sertifikasi pemandu wisata, hingga digital marketing bagi pelaku UMKM digenjot demi membangun kepercayaan pemodal.
- Transformasi Digital Total Penerapan sistem informasi destinasi wisata berbasis spasial dan integrasi digital data hotel, kuliner, serta event akan memperluas visibilitas investasi PALI ke kancah global.
Dengan komitmen penuh dan peta jalan yang tajam ini, PALI bersiap melepas ketergantungan pada sektor konvensional dan mulai melangkah pasti menuju era baru pariwisata yang mandiri, berbudaya, dan kompetitif.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















