Dua Kepala Desa di PALI Wakili Sumatera Selatan dalam Program “Kepala Desa Masuk Kampus” di Universitas Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siap bertransformasi! Kepala Desa Babat, Arie Meidiansyah F, S.Pd., M.Pd., dan Kepala Desa Betung Barat, Rozali, A.Md., tiba di lokasi kegiatan

Siap bertransformasi! Kepala Desa Babat, Arie Meidiansyah F, S.Pd., M.Pd., dan Kepala Desa Betung Barat, Rozali, A.Md., tiba di lokasi kegiatan "Kepala Desa Masuk Kampus" Angkatan I di Universitas Indonesia, hari ini, Senin (29/6/2026). Keduanya siap mengikuti rangkaian program penguatan kapasitas pemerintahan desa dari Kemendagri. (Foto: Dok/Istimewah)

DEPOK | tintamerah.co -, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua kepala desa terbaik asal “Bumi Serepat Serasan”, yakni Kepala Desa Babat (Kecamatan Penukal), Arie Meidiansyah F, S.Pd., M.Pd., dan Kepala Desa Betung Barat (Kecamatan Abab), Rozali, A.Md., resmi terpilih sebagai delegasi Kabupaten PALI untuk mengikuti program “Kepala Desa Masuk Kampus” yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Program prestisius yang diselenggarakan atas kerja sama Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri dengan Universitas Indonesia (UI) ini merupakan tahapan krusial dalam “Program Pemerintahan Desa Berdampak Tahun 2026”. Arie Meidiansyah F dan Rozali terpilih setelah melalui proses seleksi ketat yang mempertimbangkan inovasi, praktik baik (best practice), serta terobosan nyata yang telah mereka implementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di wilayah masing-masing.

BACA JUGA  Menag Nasrudin Umar di MQK Internasional: Perang Telan Korban Jiwa 67 Ribu Per-Tahun, Perubahan Iklim Renggut Nyawa 4 Juta Per-Tahun

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI, Drs. Saprioma, M.Si., memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh atas keterlibatan dua kepala desa tersebut. Menurut Saprioma, penunjukan ini adalah bukti bahwa inovasi desa di Kabupaten PALI mulai diakui dan sejajar dengan desa-desa maju lainnya di tingkat nasional.

“Kami sangat bangga dan mendukung penuh langkah Arie Meidiansyah F dan Rozali dalam program ini. Ini bukan sekadar penugasan, melainkan peluang strategis bagi mereka untuk mempertajam kemampuan manajerial, kepemimpinan strategis, dan tata kelola desa berbasis data. Saya berharap, sekembalinya dari UI nanti, mereka mampu membawa perubahan yang lebih signifikan bagi masyarakat, terutama dalam pengelolaan BUMDes dan optimalisasi pelayanan publik,” tegas Saprioma saat dikonfirmasi tintamerah.co mengenai keberangkatan para kades, Senin (29/6/2026).

BACA JUGA  Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Beribadah Haji, Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat

Saprioma juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten PALI akan terus berkomitmen untuk memberikan ruang bagi para kepala desa agar terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan desa-desa di Kabupaten PALI.

Agenda Strategis di Kampus UI Kegiatan yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026 di Kampus Utama UI, Depok ini, akan diisi dengan serangkaian materi intensif yang bersifat aplikatif. Para peserta tidak hanya mendapatkan kuliah umum dari Menteri Dalam Negeri, namun juga akan mendalami topik-topik krusial, di antaranya:

  • Tata Kelola dan Kepemimpinan Strategis.
  • Manajemen Informasi Publik.
  • Perencanaan, Keuangan, dan Aset Desa Berbasis Data.
  • Hilirisasi BUMDes dan Ekonomi Desa.
  • Inovasi Sosial dan Kemitraan Pemerintah Desa.
BACA JUGA  Audiensi dengan Kadin, Kapolri Kedepankan Pendampingan - Pencegahan Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

Dengan membawa bekal data pokok desa dan semangat untuk belajar, delegasi PALI ini diharapkan mampu menyerap materi secara komprehensif, termasuk penerapan metode design thinking dalam merencanakan inovasi desa ke depan.

Keikutsertaan delegasi PALI dalam program “Kepala Desa Masuk Kampus” ini menjadi bukti nyata bahwa desa-desa di Kabupaten PALI memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi desa yang mandiri, inovatif, dan berdampak bagi kesejahteraan warganya. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten PALI untuk terus memacu diri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Cetak Prestasi Nasional: Kades Babat Arie Meidiansyah Wakili PALI dalam Program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ Kemendagri
Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri
IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan
Kawal Program MBG, Sudaryono: Kader Gerindra Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden
Tokoh Pemuda Papua Dukung Penuh Satgas Ops Damai Cartenz dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Bumi Cendrawasih
Dirut Patra Niaga Sapa Pelanggan Pertamax di SPBU Pendukung MotoGP 2025 Mandalika
MotoGP 2025 Mandalika: Patra Niaga Pasok Pertamax Turbo untuk Safety Car & Marshall
Pertamina Proyeksikan Terminal BBM Baru Labuan Bajo, NTT Perkuat Ketahanan Energi di Indonesia Timur

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:09 WIB

Cetak Prestasi Nasional: Kades Babat Arie Meidiansyah Wakili PALI dalam Program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ Kemendagri

Senin, 29 Juni 2026 - 21:27 WIB

Dua Kepala Desa di PALI Wakili Sumatera Selatan dalam Program “Kepala Desa Masuk Kampus” di Universitas Indonesia

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:46 WIB

Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 08:06 WIB

IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:35 WIB

Kawal Program MBG, Sudaryono: Kader Gerindra Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden

Berita Terbaru