PALI | tintamerah.co -, Suasana Lapangan Sanggar Pramuka, Kompleks Gelora November Pertamina, Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, PALI, Sumatera Selatan mendadak dipenuhi gelak tawa dan antusiasme warga pada Minggu pagi (21/6/2026). Warga dari berbagai penjuru kota tampak tumpah ruah memanfaatkan momentum Sunday Morning yang kini menjadi magnet baru bagi aktivitas warga di akhir pekan.
Di sela-sela kepadatan aktivitas, tampak salah satu inovasi menarik yang mencuri perhatian anak-anak: wahana pemancingan kelinci. Alamsyah, inisiator wahana tersebut, mengungkapkan bahwa kehadirannya merupakan bentuk partisipasi aktif dalam meramaikan Sunday Morning. Dalam wawancara tintamerah.co, ia menjelaskan bahwa konsep pemancingan kelinci ini adalah pengalaman pertama bagi warga di PALI.
“Ini pertama kalinya di PALI, jadi karena di sini belum ada, kami adakan. Konsepnya kita memberi makan kelinci dengan sayur, wortel, atau ubi, menggunakan alat pancing khusus untuk anak-anak,” jelas Alamsyah.
Menurut Alamsyah, ide wahana ini muncul dari media sosial. “Ide cak ini muncul lewat beranda TikTok,” ujarnya. Ia juga menuturkan bahwa wahana ini memiliki banyak manfaat, tidak hanya sebagai sarana rekreasi. “Manfaatnya sebenarnya banyak Kak, pertama untuk refreshing, kedua juga untuk mengenal ke hewan kelinci ke anak-anak cak itu Kak ya. Jadi anak-anak kecil ini bisa berinteraksi dengan hewan ataupun berkumpul dengan yang lain kan banyak di sini anak-anak yang lain cak itu Kak,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai tarif, Alamsyah menyebutkan biaya untuk menikmati wahana tersebut. “Lima belas ribu Kak untuk pemancingan kelincinya Kak,” ucapnya. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat dua puluh ekor kelinci, namun sebagian sudah terjual, sehingga tersisa delapan belas ekor. Terkait kelangsungan usahanya di minggu-minggu mendatang, ia menegaskan komitmennya untuk konsisten hadir. “Insya Allah konsisten Kak kami Kak,” tegasnya. Mengenai pesan moral, Alamsyah menyampaikan harapannya, “Mungkin untuk pesannya sebenarnya lebih ke ini bae memajukan UMKM daerah bae Kak,” pungkasnya.
Dalam laporan tintametah.co sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Kadiskop & UKM) PALI, Rohman, menegaskan bahwa Sunday Morning adalah langkah strategis untuk memutar roda ekonomi kerakyatan. Rohman menekankan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai benteng agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan berputar di dalam daerah, sehingga pelaku kuliner serta UMKM tidak lari ke luar wilayah. Pemerintah Kabupaten PALI terus berkomitmen mengoptimalkan perhelatan ini sebagai katalisator untuk meningkatkan volume transaksi UMKM agar ekonomi daerah tetap tangguh dan berkembang.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















