Menakar Satu Tahun Kerja Nyata: Lompatan Pembangunan di Bumi Serepat Serasan

Senin, 23 Februari 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati PALI, Asgianto, ST
(Dok/Prokopim Setda PALI)

Bupati PALI, Asgianto, ST (Dok/Prokopim Setda PALI)

PALI | tintamerah.co -, Laju pembangunan sebuah daerah seringkali diukur dari angka-angka statistik. Namun, bagi masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, angka-angka yang dirilis dalam laporan “Satu Tahun Kerja Nyata” di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, S.T. dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, S.H., bukan sekadar deretan digit, melainkan representasi dari perubahan fisik dan sosial yang mulai terasa di akar rumput.

Infrastruktur: Tulang Punggung Ekonomi

Melihat data infrastruktur, pembangunan jalan sepanjang 45 km dan perbaikan 81 km jalan merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Di daerah yang sedang berkembang, aksesibilitas adalah kunci. Jalan yang baik bukan hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi secara langsung menekan biaya logistik bagi petani dan pelaku usaha kecil. Begitu juga dengan pembangunan 27.075 km drainase; sebuah upaya mitigasi banjir yang masif untuk menjaga keberlangsungan infrastruktur perkotaan dan pemukiman.

BACA JUGA  Sempat Dinyatakan Hilang, Pria Asal Lampung Ditemukan Sudah Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Pertanian dan Ketahanan Pangan

Sebagai daerah yang memiliki potensi agraria besar, cetak sawah seluas 3.200 Ha dan optimalisasi lahan 650 Ha menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan drone seed menandakan adanya upaya modernisasi pertanian di PALI. Jika teknologi ini dikelola dengan baik oleh kelompok tani, efisiensi produksi akan meningkat secara signifikan.

Pembangunan Manusia: Pendidikan dan Kesehatan

Keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya dilihat dari “benda mati” (beton), tapi juga “benda hidup” (manusia). Pembangunan 53 unit ruang kelas baru dan pemberian beasiswa kepada 384 mahasiswa adalah investasi jangka panjang. Pendidikan adalah satu-satunya social elevator yang paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan.

BACA JUGA  PD IWO PALI Menyerahkan Piagam Penghargaan

Di sektor kesehatan, cakupan layanan bagi ribuan ibu hamil, bayi, dan perlindungan JAMKESDA bagi 223.338 jiwa menunjukkan bahwa jaring pengaman sosial di PALI sudah mulai menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat. Penyelesaian Gedung A RSUD Talang Ubi pun diharapkan menjadi oase bagi kualitas layanan medis di daerah.

Penghargaan sebagai Validasi Eksternal

Daftar 15 penghargaan yang diraih, termasuk Innovative Government Award (IGA) 2025 dan predikat “Sangat Baik” dalam pelayanan investasi, menjadi bukti bahwa birokrasi di PALI mulai bertransformasi menjadi lebih lincah dan transparan. Penghargaan ini penting sebagai modal kepercayaan (trust) bagi investor untuk masuk ke PALI.

Catatan Kritis: Keberlanjutan dan Dampak

Namun, di balik capaian yang impresif ini, ada tantangan besar yang menanti: Keberlanjutan.

  • Perawatan: Jalan dan drainase yang sudah dibangun harus dirawat agar tidak rusak dalam satu-dua musim hujan.
  • Pemanfaatan: Alat-alat pertanian yang canggih memerlukan pendampingan teknis agar tidak sekadar menjadi aset yang mangkrak di gudang.
  • Output SDM: Beasiswa yang diberikan harus dipastikan melahirkan lulusan yang mampu berkontribusi kembali untuk kemajuan daerah PALI.
BACA JUGA  Bukan Hanya Emak-Emak, Pelaku UMKM di PALI Juga Menjerit: Harga Elpiji 3 Kg Mencekik, Desak Aparat Hukum Lakukan OTT Agen Nakal!

Kesimpulan Laporan “Satu Tahun Kerja Nyata” ini memberikan sinyal optimis bahwa Kabupaten PALI sedang berada di jalur pendakian yang tepat menuju “Indonesia Emas”. Dengan sinergi antara pembangunan fisik yang masif dan penguatan kualitas SDM, PALI bukan lagi sekadar daerah pemekaran baru, melainkan mulai tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru di Sumatera Selatan.

 

Editor: Efran

Berita Terkait

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”
“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI
Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:22 WIB

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Berita Terbaru