Kloter 18 Berangkat, Embarkasi Palembang Sisakan 4 Kloter

Minggu, 25 Mei 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang tintamerah.co.id —PPIH Embarkasi Palembang memberangkatkan 368 jemaah haji Kloter 18 asal Palembang dan Lahat dari Palembang menuju Jeddah, Sabtu (24/05/2025) siang. Total jemaah haji yang sudah berangkat melalui Embarkasi Palembang berjumlah 6.641 orang.

Ketua PPIH Embarkasi Palembang H. Syafitri Irwan menjelaskan, masih ada empat kloter lagi yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang. Kloter 22 yang merupakan kloter terakhir akan berangkat pada tanggal 29 Mei 2025 pagi.

“Hingga hari ini, Embarkasi Palembang telah memberangkatkan 6.641 jemaah dengan rincian 5.466 asal Sumsel, 1.103 dari Bangka Belitung, dan 72 petugas kloter,” jelas Syafitri.

Terkait kondisi jemaah di Arab Saudi, Syafitri menjelaskan bahwa hampir seluruh jemaah haji Embarkasi Palembang sudah berada di Mekkah, termasuk jemaah yang berangkat di Gelombang Pertama. Tinggal Kloter 11 yang masih berada di Madinah, yang insya Allah hari ini bergerak menuju Mekkah untuk menunaikan umrah wajib.

BACA JUGA  Silaturahmi Plt Bupati Muba Sekaligus Pelantikan Kepengurusan IKA MUBA Periode 2022-2026

“Mengingat kondisi di Arab Saudi yang saat ini sangat panas, kami mengimbau seluruh jemaah haji Sumsel untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Bagi yang sudah melaksanakan umrah wajib, kami minta fokus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi puncak haji di Arafah Muzdalifah dan Mina. Tidak perlu memaksakan diri untuk Shalat di Masjidil Haram. Sebab hotel tempat jemaah haji Indonesia menginap masih berada di Tanah Haram. Jadi, pahalanya pun sama,” tutur Syafitri.

Untuk jemaah haji Embarkasi Palembang yang meninggal di Tanah Suci, lanjut Syafitri, saat ini berjumlah empat orang. Mereka adalah Tarmizi Azhari Usman (70) asal Bangka dari Kloter 8, Bakri Junaidi Abas (58) asal Bangka Selatan dari Kloter 6, Sugito Adi Harjo (84) asal OKU Timur dari Kloter 1, dan Najamuddin Abdul Syukur (63) asal OKU dari Kloter 9. Tarmizi dan Bakri meninggal di Madinah sedangkan Sugito dan Najamuddin meninggal di Mekkah.

BACA JUGA  Pererat Tali Silahturahmi, Babinsa Sukamaju Koramil 418-08/Sako Laksanakan Komsos dengan UPTD Pertanian

“Pak Najamuddin meninggal pada 23 Mei 2025 kemarin dan telah dimakamkan di Pemakaman Sharaya, Mekkah. Kami dari Embarkasi Palembang mengucapkan duka mendalam dan kami yakin mereka meninggal husnul khotimah. Jemaah yang meninggal ini akan mendapatkan haknya berupa badal haji dan asuransi,” jelas Syafitri.
Sementara itu, pemberangkatan jemaah Kloter 18 sendiri dilepas oleh PLT. Asisten I Setda Provinsi Sumsel H. Sunarto di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel. Dalam sambutannya, Sunarto berpesan kepada jemaah untuk betul-betul menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar hotel, mengingat cuaca di Arab Saudi sangat panas.

“Cara sederhana, Bapak/Ibu cukup patuhi arahan petugas kloter. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah. Jangan lupa, doakan keluarga dan pemerintah Sumsel agar senantiasa sehat dan dapat menjalankan amanah dengan baik,” pesan Sunarto.

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru