Legislator PALI Berang! Firdaus Hasbullah Desak PLN Pendopo Segera Atasi ‘Bom Waktu’ Listrik di Rejosari

Sabtu, 25 April 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, buka suara soal kondisi tiang listrik keropos di Rejosari, Talang Ubi Utara, Minggu (19/4/2026). Ia mendesak PLN ULP Pendopo segera melakukan perbaikan permanen guna menghindari ancaman kebakaran akibat korsleting yang kerap terjadi di pemukiman padat tersebut. (Foto: Dok/Pribadi)

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, buka suara soal kondisi tiang listrik keropos di Rejosari, Talang Ubi Utara, Minggu (19/4/2026). Ia mendesak PLN ULP Pendopo segera melakukan perbaikan permanen guna menghindari ancaman kebakaran akibat korsleting yang kerap terjadi di pemukiman padat tersebut. (Foto: Dok/Pribadi)

PALI | tintamerah.co -, Kondisi infrastruktur listrik yang memprihatinkan di lingkungan Rejosari, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, akhirnya memicu reaksi keras dari kalangan legislatif.

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah (FH), mengecam lambatnya respons PT PLN (Persero) ULP Pendopo dalam menangani ancaman keselamatan warga. Ia mendesak agar pihak PLN segera mengganti tiang-tiang penyangga kabel listrik yang keropos sebelum memicu tragedi kebakaran besar.

Menyambung Keluhan Warga: Ancaman Nyata di Depan Mata

Laporan ini merupakan tindak lanjut dari investigasi tintamerah.co sebelumnya (baca di sini), yang menyoroti ketakutan warga di Jalan Pancasila 2 dan 3, RT 26/RW 06.

BACA JUGA  Pipa Migas Tua di PALI Mengancam, DLH Warning Pertamina: "Jangan Hanya Kejar Produksi, Nyawa dan Lingkungan Taruhannya!"

Pantauan di lapangan pada Minggu (19/4/2026) menunjukkan pemandangan yang mengerikan:

  • Tiang Keropos: Tiang penyangga swadaya milik warga sudah dalam kondisi nyaris roboh.
  • Penyangga Darurat: Beberapa tiang hanya diganjal dengan kayu seadanya agar tidak menimpa rumah warga.
  • Riwayat Korsleting: Warga melaporkan telah terjadi dua kali hubungan arus pendek yang mengeluarkan percikan api di area padat penduduk tersebut.

“Kami sudah sangat khawatir. Sudah dua kali konslet sampai mengeluarkan api. Kami takut kalau suatu saat nanti memicu kebakaran hebat,” ungkap Yono, salah satu penduduk setempat, dengan nada cemas.

Firdaus Hasbullah: “Jangan Tunggu Ada Korban!”

Menanggapi mandeknya usulan warga ke pihak PLN, Firdaus Hasbullah memberikan teguran keras. Menurutnya, PLN tidak boleh berdalih hanya karena tiang tersebut awalnya dibangun secara swadaya, sementara risiko keselamatan menyangkut nyawa orang banyak.

BACA JUGA  Polres PALI Bersama Kabid Perdagangan Cek Harga dan Stok Minyak Goreng

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Penggunaan tiang tidak layak yang sudah berkali-kali memicu api tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Apalagi warga sudah menempuh jalur resmi namun belum ada kejelasan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama!” tegas Firdaus saat diwawancarai awak media.

Politisi ini menegaskan bahwa DPRD PALI akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia meminta PLN segera melakukan standarisasi infrastruktur di lokasi tersebut.

Konfirmasi PLN ULP Pendopo

Merespons desakan tersebut, pihak PLN ULP Pendopo memberikan penjelasan terkait kendala yang terjadi di lapangan. Perwakilan manajemen PLN menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan survei teknis.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan warga. Terkait usulan di Rejosari, saat ini tim teknis kami sedang melakukan pemetaan kebutuhan material di lapangan. Kami perlu memastikan jalur yang akan dipasang tiang standar sudah sesuai dengan regulasi ruang milik jalan (ROW) agar tidak ada kendala di kemudian hari,” ujar pihak PLN ULP Pendopo.

BACA JUGA  Rumah Milik Sugiri Rata dengan Tanah Akibat Amukan Si Jago Merah

Pihak PLN berjanji akan memprioritaskan perbaikan ini dalam skema pemeliharaan infrastruktur terdekat guna meminimalisir risiko gangguan keselamatan listrik di pemukiman warga.

 

Penulis: Alber Irawan | Editor: Efran

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru