PALI | tintamerah.co -, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Sidang Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026).
Dalam paparan tersebut, Bupati PALI mengungkap potret kinerja keuangan daerah sepanjang tahun 2025 yang mencatatkan realisasi belanja total mencapai 89,49%. Dari target jumbo sebesar Rp1,61 triliun, pemerintah daerah berhasil mengeksekusi anggaran senilai Rp1,44 triliun.
Bedah Postur Belanja: Dominasi Operasi dan Modal
Secara rinci, serapan anggaran Kabupaten PALI tahun 2025 terbagi ke dalam empat pilar utama. Belanja Operasi masih mendominasi dengan realisasi sebesar Rp955,9 miliar (89,73%) dari pagu Rp1,06 triliun. Hal ini menunjukkan beban rutin pemerintahan tetap menjadi prioritas utama untuk menjaga roda birokrasi dan pelayanan publik.
Sementara itu, di sektor infrastruktur dan pembangunan fisik, Belanja Modal terealisasi sebesar Rp317 miliar atau sekitar 85,58% dari target Rp370,4 miliar. Meski menyentuh angka di atas 80 persen, terdapat sisa anggaran modal yang cukup signifikan yang tidak terserap hingga akhir tahun anggaran.
Sorotan Tajam: Belanja Tak Terduga “Anjlok”
Satu poin yang menjadi sorotan tajam dalam LKPJ kali ini adalah minimnya penyerapan pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT). Dari alokasi setelah perubahan sebesar Rp4,5 miliar, realisasinya hanya menyentuh angka Rp328,1 juta atau hanya 7,29%.
Rendahnya serapan BTT ini memicu pertanyaan mengenai efektivitas perencanaan mitigasi darurat atau memang kondisi daerah yang sangat kondusif sepanjang tahun 2025 sehingga dana darurat tersebut tidak banyak tersentuh.
Belanja Transfer: Paling Efektif
Di sisi lain, efektivitas tertinggi terlihat pada Belanja Transfer. Dengan target Rp173 miliar, pemkab PALI berhasil menyalurkan hingga Rp170,4 miliar atau mencapai 98,50%. Hal ini mengindikasikan komitmen distribusi dana ke tingkat desa atau bagian wilayah lainnya berjalan nyaris sempurna tanpa hambatan administratif yang berarti.
Ringkasan Realisasi Anggaran PALI TA 2025:
| Jenis Belanja | Target (Rp) | Realisasi (Rp) | Persentase |
| Total Belanja | 1,61 T | 1,44 T | 89,49% |
| Belanja Operasi | 1,06 T | 955,9 M | 89,73% |
| Belanja Modal | 370,4 M | 317,0 M | 85,58% |
| Belanja Transfer | 173,0 M | 170,4 M | 98,50% |
| Belanja Tak Terduga | 4,5 M | 328,1 Juta | 7,29% |
Ekspor ke Spreadsheet
Langkah Selanjutnya
Penyampaian Nota Pengantar LKPJ ini akan segera ditindaklanjuti oleh DPRD Kabupaten PALI melalui pandangan umum fraksi-fraksi untuk mengevaluasi apakah serapan anggaran sebesar 89,49% tersebut sudah memberikan dampak nyata (outcome) bagi kesejahteraan masyarakat PALI atau sekadar gugur kewajiban administratif.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















