Memutus Rantai Keterbatasan: Asa Baru Anak Muda PALI di Pusaran Energi Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdi Sariansyah, salah satu penerima Beasiswa Non-Ikatan Dinas PHR Zona 4, saat menghadiri kegiatan MWT Dirut PDSI di PPP Pengabuan sebagai Perwira PEP Adera Field. (Foto: Dok/PHR Zona 4)

Merdi Sariansyah, salah satu penerima Beasiswa Non-Ikatan Dinas PHR Zona 4, saat menghadiri kegiatan MWT Dirut PDSI di PPP Pengabuan sebagai Perwira PEP Adera Field. (Foto: Dok/PHR Zona 4)

PALI | tintamerah.co -, Di balik deru mesin dan jaringan pipa yang membentang di tanah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, tersimpan sebuah cerita tentang harapan yang nyaris padam, namun kembali menyala. Bagi banyak pemuda di pelosok desa sekitar wilayah operasi migas, mimpi mengenyam pendidikan tinggi seringkali terbentur tembok tebal bernama keterbatasan ekonomi. Namun, melalui komitmen berkelanjutan, tembok itu perlahan mulai runtuh.

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, melalui program Beasiswa Non-Ikatan Dinas, membuktikan bahwa investasi paling berharga di daerah operasi bukanlah sekadar pada sumur-sumur minyak, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya.

Dari Bangku Kuliah ke Jantung Operasi

Kisah Merdi Sariansyah menjadi potret nyata keberhasilan program ini. Sepuluh tahun lalu, Merdi mungkin hanyalah satu dari sekian banyak anak muda PALI yang memandang menara rig dari kejauhan dengan penuh tanya. Berkat beasiswa hasil kolaborasi SKK Migas-PHR Zona 4 dengan Politeknik Akamigas Palembang, ia berhasil menuntaskan studi D3 Teknik Eksplorasi Produksi Migas pada 2017.

BACA JUGA  "Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!": Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Perjalanan Merdi tidak berhenti di ijazah. Setelah sempat mengasah taji di perusahaan pertambangan raksasa, garis nasib membawanya pulang. Melalui seleksi experienced hire yang super ketat dan transparan, kini ia berdiri tegak sebagai “Perwira” Pertamina di PEP Adera Field—tempat yang dulu memberinya beasiswa.

“Alhamdulillah, ini sangat berdampak bagi hidup saya. Bahkan, saya bisa menyekolahkan dua adik saya hingga sarjana,” ungkap Merdi dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Kamis (9/3/2026).

Kisah Merdi adalah pesan kuat: beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya sekolah, melainkan mesin penggerak ekonomi keluarga (social elevator) yang mampu memutus rantai kemiskinan antar-generasi.

Komitmen yang Tak Padam

Sejak digulirkan pada 2014, program ini telah menjadi oase bagi putra-putri daerah di wilayah PEP Adera Field dan PEP Pendopo Field. Tahun 2026 ini, program tersebut kembali dibuka, menjanjikan peluang bagi 26 talenta baru yang berprestasi namun terkendala biaya.

BACA JUGA  Panggilan Pulang Kampung: Gelombang Perantau dan Warga Tempirai Raya Satukan Barisan Tuntut Revisi Perbup PALI No. 62 Tahun 2023

Manager Community Involvement & Development (CID) PHR Zona 4, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan bahwa ini adalah bagian dari strategi besar perusahaan untuk melibatkan masyarakat lokal dalam ketahanan energi nasional.

“Kami ingin mendorong anak-anak muda berprestasi di sekitar wilayah operasi untuk ikut serta berkontribusi bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Iwan.

Seleksi Ketat, Hasil Akurat

Tidak ada “jalur belakang” dalam program ini. PHR Zona 4 menerapkan standar tinggi melalui seleksi yang transparan—mulai dari administrasi, psikotes, hingga medical check-up. Perusahaan juga tidak melepas begitu saja para penerima beasiswa; pendampingan dilakukan secara intensif selama masa pendidikan untuk memastikan mereka siap bersaing di industri profesional.

BACA JUGA  Amankan Lebaran di PALI, Dinas Damkar Siagakan Personel Full Shift dan Larang Cuti

Kini, pintu peluang kembali diketuk. Bagi anak-anak muda PALI yang memiliki tekad baja namun saku yang tipis, pesan Merdi Sariansyah mungkin bisa menjadi pemantik:

“Buat adik-adik yang memiliki tekad kuat untuk maju, kalian memiliki masa depan dan harapan.”

Di tengah dinamika industri migas di Sumatera Selatan, beasiswa ini adalah bukti bahwa di mana ada energi yang dikelola, di situ pula harus ada kehidupan yang diberdayakan. PALI tidak hanya menjadi lumbung energi bagi negara, tetapi juga sedang menyemai tunas-tunas unggul yang siap memimpin masa depan.

 

Sumber: SKK Migas Sumsel | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru