PALI | tintamerah.co -, Detik-detik menuju puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan semakin memanas. Di balik megahnya persiapan yang dilakukan di Lapangan Stadion Gelora November Pertamina, Pendopo, tersimpan kedisiplinan tingkat tinggi yang ditempa oleh tim pelatih.
Sersan Kepala (Serka) Novianto dari Koramil 404/03 Pendopo, sosok di balik ketangguhan mental dan fisik para anggota Paskibraka, memberikan pernyataan tegas mengenai progres anak didiknya saat ditemui di lapangan, Jumat (14/8/2026). Ia menekankan bahwa filosofi pelatihan yang diterapkan bukan sekadar memilih “siapa yang terbaik”, melainkan menyetarakan kemampuan seluruh anggota.
“Semua kita mempunyai tugas dan tanggung jawab sama-sama. Jadi, kita tidak meremehkan siapa-siapanya. Seluruhnya 35 orang itu siap digunakan siapa pun kapan pun,” ujar Serka Novianto dengan nada tegas.
Menurutnya, ilmu baris-berbaris dan pengibaran bendera telah ditanamkan secara merata kepada seluruh anggota. Terkait penentuan petugas inti pada hari-H nanti, Serka Novianto memilih untuk tidak terburu-buru. Keputusan akhir mengenai posisi krusial—termasuk pembawa bendera—baru akan ditentukan melalui gladi resik yang digelar esok pagi.
“Petugas kita masih tunggu gladi besok pagi. Karena gladi adalah gambaran daripada pelaksanaan kegiatan hari-H,” tambahnya.
Meski jadwal latihan sangat padat, Serka Novianto memastikan bahwa kondisi 55 orang peserta (gabungan kelompok 17, 8, dan 45) tetap terjaga prima. Ia menyebut, kendala kecil seperti batuk yang dialami beberapa anggota bukanlah penghalang bagi mereka untuk menuntaskan tanggung jawab besar ini.
Rekam Jejak Persiapan Menuju Puncak
Upaya maksimal ini merupakan muara dari serangkaian proses panjang yang telah dilalui. Semangat membara para anggota Paskibraka PALI ini sebelumnya telah disorot melalui dedikasi mereka yang siap mengukir sejarah di hari kemerdekaan. Konsistensi mereka pun terlihat dari ketaatan terhadap jadwal ketat yang disusun demi memastikan kesiapan penuh di Stadion Gelora November.
Tidak hanya latihan fisik di lapangan, ketatnya proses karantina juga menjadi kunci pembentukan disiplin dan mental baja para anggota. Fokus pada kesiapan mental dan fisik ini bahkan telah dipastikan langsung oleh Kepala Kesbangpol PALI, Dedi Ahmadi, yang terus memantau optimalisasi latihan hingga jelang hari pelaksanaan.
Kini, dengan berakhirnya sesi latihan hari ini, fokus seluruh elemen tim beralih pada pemantapan melalui gladi bersih. Masyarakat PALI pun menaruh harapan besar agar putra-putri terbaik daerah ini dapat menjalankan tugas negara dengan sempurna pada 17 Agustus mendatang.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















