Menguatkan Mimbar Umat : Dukungan PT PAMA untuk SKIM Laa Roiba

Rabu, 25 Juni 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Secara simbolik, Tim PT Pamapersada Nusantara menyerahkan 25 unit kursi lipat ke Tim Pengelola SKIM Laa Roiba, Selasa (25/06/2025) Foto.Dok.PT Pama/Devita

Secara simbolik, Tim PT Pamapersada Nusantara menyerahkan 25 unit kursi lipat ke Tim Pengelola SKIM Laa Roiba, Selasa (25/06/2025) Foto.Dok.PT Pama/Devita

Muaraenim, Tintamerah.co.id — Waktu Zuhur baru saja berlalu lima belas menit. Langit tampak teduh, seakan memberi ketenangan pada setiap aktivitas hamba-Nya. Di lingkungan Pondok Pesantren Laa Roiba, langkah cepat Ustadz Tegar Zamorano menuju Gedung Balai Latihan Keterampilan (BLK) menandai akan datangnya pertemuan penting. Gedung ini berdiri kokoh di sisi Masjid Julaibib — jantung spiritual pesantren.

Di halaman BLK, sebuah mobil double cabin dengan logo PT Pamapersada Nusantara (PAMA) sudah terparkir. Di balik lambang segitiga biru dan bingkai kuning itu, tersirat kehadiran korporasi besar yang membawa niat baik bagi umat.

Di Halaman Gedung BLK, tampak tiga Tim PT PAMA. Satu dianataranya Danang Prakoso — akrab disapa Mas Pras — CSR Section Head PAMA MTBU, turun bersama beberapa staf. Mereka menyambut hangat Ustadz Imron Supriyadi, S.Ag., M.Hum, Kepala Sekolah Khatib dan Imam (SKIM) Laa Roiba, yang baru keluar dari masjid selepas shalat berjamaah.

BACA JUGA  Bupati Ogan Ilir Panca WA Akan Naikan Gaji BPD, Ini Besarannya

Hari itu, menjadi titik awal sinergi nyata antara dunia industri dan dunia dakwah. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, SKIM Laa Roiba menerima bantuan sarana pendidikan berupa 25 unit kursi lipat, sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan tambang batubara tersebut.

“Harapan kami sederhana tapi mendalam. Kami ingin bantuan ini bisa memotivasi para peserta SKIM dalam proses belajar. Kami percaya, lembaga ini akan melahirkan para khatib dan imam yang tak hanya fasih, tapi juga paham medan dakwahnya,” ujar Mas Pras dalam penyerahan resmi bantuan, Selasa (25/6/2025).

Mas Pras mengungkapkan bahwa sejak awal, pihaknya telah melihat potensi besar dari keberadaan SKIM Laa Roiba. Ia menyebut, dirinya pribadi merasa tergerak saat pertama kali mendengar gagasan program ini dari KH Taufik Hidayat, S.Ag., M.I.Kom, pendiri Laa Roiba.

BACA JUGA  CSR Bukit Asam Latih Operator PLTS

“Kami sudah menjelajah ke banyak desa. Di sana, kami melihat sendiri, betapa banyak masjid yang masih kesulitan mencari khatib. Bahkan tak jarang khutbah Jumat hanya menjadi rutinitas tanpa ruh. Maka ketika saya dengar konsep SKIM, saya langsung mendukung. Ini program strategis untuk membina ujung tombak dakwah umat,” tuturnya.

Kepedulian ini disambut penuh syukur dan apresiasi dari pihak pesantren. Melalui sambutannya, Ustadz Imron Supriyadi menyampaikan penghargaan mendalam dari Kiai Taufik Hidayat, sekaligus menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun kaderisasi keumatan.

“SKIM bukan hanya proyek pendidikan internal. Ini bagian dari amanah besar untuk mempersiapkan generasi penerus imam dan khatib di tengah masyarakat. Maka sinergi dengan pihak luar — seperti PT PAMA — adalah bagian dari ta’awun yang patut dicontoh. Pendidikan umat bukan tanggung jawab lembaga saja, tapi juga umat secara keseluruhan,” jelasnya.

BACA JUGA  Mapolres PALI Diserbu 55 Siswa-Siswi SD Negeri 06, Ada Apa Ya ?

Lebih lanjut, Ustadz Imron, yang pernah mengabdi sebagai dosen di UIN Raden Fatah Palembang, menegaskan bahwa segala bentuk dukungan, sekecil apa pun, adalah bagian dari kontribusi amal jariyah yang tak ternilai.

“Kami percaya, setiap kebaikan akan dibalas oleh Allah Ta’ala. Dua puluh lima kursi ini mungkin tampak kecil, tapi nilainya besar dalam membangun generasi ulama. Kami membuka ruang bagi siapa pun yang ingin berkontribusi. Kata Imam Ali bin Abi Thalib, berilah walau sedikit, karena tidak memberi adalah lebih sedikit dari segalanya,” pungkasnya.

Kini, kursi-kursi itu telah siap berjajar di ruang kelas SKIM. Di atasnya, para calon khatib dan imam sedang ditempa — bukan hanya dalam ilmu, tapi juga ruh perjuangan. Mereka dididik untuk tidak sekadar menyuarakan khutbah, tapi menjadi pelita bagi umat di tengah kegelapan zaman.

TEKS : TIM REDAKSI LAA ROIBA

Berita Terkait

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang
Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional
PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang
Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027
Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!
Jauh dari Kebisingan, RSUD Talang Ubi Kini Lebih Representatif dan Siap Naik Kelas ke Tipe B
Menggugat “Cetak Sawah di Atas Air Mata”: YKBHN Desak DPRD PALI Bongkar Skandal PCSR Tempirai!
Gebrakan Spektakuler Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Mercusuar Kesehatan Sumsel, Siap Naik Kelas ke Tipe B!

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:36 WIB

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 22:07 WIB

Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 21:43 WIB

PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 19:07 WIB

Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027

Minggu, 26 April 2026 - 18:58 WIB

Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!

Berita Terbaru