PALI | Tintamerah.co.id -, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H. Ubaidillah mengatakan akan berkordinasi dengan Panitia Seleksi (Pansel) Penerimaan Calon Dewan Pengawas dan Direktur PDAM Tirta PALI Anugerah Kabupaten PALI Tahun 2025 terkait penundaan hasil seleksi direksi perusahaan tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan H. Ubaidillah kepada tintamerah.co.id, pada Rabu (16/07/25).
“Terkait molornya pengumuman hasil dari, hasil seleksi direksi PDAM Tirta PALI Anugerah kami akan berkordinasi dengan pihak Pansel.
Politisi PAN itu akan mempertanyakan mengapa terjadi penundaan pengumuman hasil seleksi direksi perusahaan yang melayani hajat hidup masyarakat Bumi Serepat Serasan.
“Mengapa terjadi mundur dari jadwal semula, itu saja dulu Fran,” tutup pria kelahiran desa Pengabuan, Abab.
Sementara, Ketua Komisi II DPRD PALI mengatakan sudah menghubungi ketua Pansel untuk mengingatkan bahwa pengumuman hasil seleksi tanggal 11 Juli 2025, namun hingga hari ini ia belum mendapatkan jawaban.
“Jadi begini Fran, kemarin saya via WA nelpon dari pada panitia pelaksanaan itu kan pak Rizal Pahlevi Asisten II, kita mengatakan tanggal 11 itu akan diumumkan katanya kan, tetapi sampai saat ini saya belum mendapat jawaban,” kata Romi saat dihubungi tintamerah.co.id, Rabu (16/07/25).
Menanggapi hal itu, Romi mengatakan pihaknya akan menanyakan mengapa pengumuman hasil seleksi tersebut belum dilaksanakan.
“Nanti saya akan konfirmasi ke mereka, tetapi maksud saya, mengapa jadwal yang diumumkan itu belum dilaksanakan,” ujar Romi.
Selanjutnya, Romi akan mempertanyakan sebab musabab mengapa terjadi penundaan pengumuman dari jadwal yang sudah ditentukan.
“Nanti kita akan konfirmasikan dengan mereka itu, kenapa alasannya kan, karena seluruh tahapan sudah dilaksanakan, kita akan pertanyakan kenapa terjadi molor, pasti ada alasan mengapa terjadi molor, tapi nanti kita akan mengkonfirmasi kepada pihak Pansel,” ungkap Romi.
Selain itu, Romi menuturkan, pihaknya menunggu hasil seleksi tersebut apakah sudah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Namun ketika nantinya hasil seleksi tersebut mendapat protes dari masyarakat, pihaknya akan meminta hasil asli seleksi yang dilaksanakan Pansel.
“Nanti kita tunggu hasilnya, lihat hasilnya, kalu memang istilahnya yang dihasilkan itu mereka memang benar-benar profesional dan bisa dipertangungjawabkan, tetapi misalnya ada yang aneh-aneh atau istilahnya ada persoalan dari masyarakat protes, ya jelas kita akan panggil Ponsel. Kalau ada protes dari itu, mengapa, paling tidak akan menanyakan dimana hasil yang aslinya.
Dalam kesempatan itu, Romi tidak mempersoalkan siapa orang yang nantinya dipilih menjadi direksi PDAM Tirta PALI Anugerah. Ia menekankan kepada direksi yang terpilih dapat menyelesaikan persoalan buruknya pelayanan air bersih untuk masyarakat PALI.
“Yang penting begini, pada prinsipnya, siapapun yang menjadi direktur, apapun caranya air bersih itu mengalir,” tutup Romi.
Untuk diketahui, dengan molornya pengumuman hasil seleksi tersebut tintamerah.co.id mendapat banyak pertanyaan dari berbagai kalangan seperti anggota dewan, tokoh masyarakat, dan pelanggan PDAM, siapa yang terpilih menjadi direksi PDAM Tirta PALI Anugerah, serta mempertanyakan mengapa hingga saat ini hasil seleksi tersebut belum diumumkan. (ej@)
(Editor: efran/tintamerah)















