JAkarta | Tintamerah.co.id – Salah satu pendiri Ikatan Wartawan Online (IWO) dan sejumlah Pengurus Wilayah (PW) didepak dari keanggotaan organisasi.
Mereka diduga melakukan politik pecah belah dan pelanggaran AD/ART menjelang mubes lanjutan atau mubes 2 di Palembang, September 2023.
Ketua Umum IWO Jodhi Yudono mengatakan, pihaknya terpaksa mengambil keputusan berat ini untuk menjaga keutuhan organisasi.
“Ada enam orang yang dikeluarkan, termasuk salah satu pendiri IWO Ade Mulyana,” katanya, kepada Harian Massa, Rabu (12/7/2023).
Selain Ade Mulyana, pengurus wilayah yang dikeluarkan adalah:
Ketua PW IWO Sulawesi Selatan Zulkifli Thahir.
Ketua PW IWO Lampung Riko Amir.
Ketua PW Kalimantan Timur Nurdin Djeja.
Ketua PW Sumatera Utara Yudhistira dan mantan Ketua PW Sumatera Selatan Sonny Kushardian.
“SK pencabutan keanggotaan IWO bagi keenam orang tersebut dibuat secara terpisah, bertanggal 10 Juli 2023,” sambung Jodhi.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal IWO Dwi Christianto mengatakan, dengan pencabutan keanggotaan itu, maka PW Sulawesi Selatan, Lampung, Kalimantan Timur dan Sumatera Utara, untuk sementara diambil alih oleh Pengurus Pusat (PP) IWO.
“PP IWO menyatakan segala kegiatan yang dilakukan oleh Ade Mulyana, Zulkifli Thahir, Riko Amir, Nurdin Djeja, Yudhistira dan Sonny Kushardian apabila mengatasnamakan IWO adalah di luar tanggung jawab organisasi dan menjadi tanggung jawab pribadi,” jelasnya.
Saat ini tintamerah.co.id sedang berupaya menghubungi anggota IWO yang dikeluarkan Pengurus Pusat IWO.*















