Pergub Sumsel 40/2017 Dinilai Tak Adil, Firdaus Hasbullah Ingatkan Warga PALI: Jangan Termakan Hasutan!

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, memberikan keterangan pers usai kunjungan kerja ke Biro Hukum Pemprov Sumsel, Rabu (8/7/2026). Ia menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal revisi Pergub Sumsel 40/2017 demi keadilan warga terdampak seismik, sembari mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang menyebarkan hasutan. (Foto: Dok/Andi)

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, memberikan keterangan pers usai kunjungan kerja ke Biro Hukum Pemprov Sumsel, Rabu (8/7/2026). Ia menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal revisi Pergub Sumsel 40/2017 demi keadilan warga terdampak seismik, sembari mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang menyebarkan hasutan. (Foto: Dok/Andi)

PALEMBANG | tintamerah.co -, Wakil Ketua DPRD Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, mengambil langkah tegas merespons keresahan masyarakat yang terdampak survei seismik 3D Peony oleh PT BGP Indonesia. Usai melakukan kunjungan kerja krusial ke Biro Hukum Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (8/7/2026), ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di tengah perjuangan panjang menuntut revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel Nomor 40 Tahun 2017.

Di hadapan tintamerah.co, Firdaus menyoroti banyaknya warga di enam desa dan tiga kelurahan yang merasa dirugikan dengan regulasi lama tersebut. Ia secara lugas meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang mencoba menunggangi keresahan warga dengan narasi provokatif.

BACA JUGA  Ahmad Hidayat Terima Penghargaan dari IWO PALI

“Saya meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang menyebarkan hasutan. Kita sedang menempuh jalur konstitusional, sembari menunggu proses revisi yang diproyeksikan memakan waktu beberapa bulan ke depan,” tegas Firdaus.

Firdaus menegaskan bahwa DPRD PALI tidak akan tinggal diam. Ia memastikan lembaga legislatif akan terus memediasi polemik ini agar tidak menjadi batu sandungan bagi kepentingan pembangunan daerah, namun di sisi lain tetap menjadi garda terdepan dalam melindungi hak ekonomi masyarakat yang terdampak.

“Kami tidak berandai-andai, namun jika Pemprov tetap bersikeras, kami akan terus mendorong agar Pergub ini direvisi. Kami akan memediasi masalah ini agar tidak menghambat kepentingan pembangunan, namun tetap melindungi hak masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA  Pemdes Sungai Langan Tertular Pemdes Sungai Baung Sunat BLT Warganya

Menilik Rekam Jejak Polemik

Permasalahan ini bukanlah isu baru. Dinamika survei seismik 3D Peony di PALI telah melalui perjalanan panjang. Berawal dari tahap sosialisasi awal yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan komitmen bersama untuk mendukung kejayaan energi nasional di PALI, semangat ini sempat terbangun dengan optimisme.

Namun, angin berubah saat polemik ganti rugi mencuat ke permukaan. Bupati PALI telah secara resmi mendesak Gubernur Sumsel untuk melakukan revisi Pergub terkait ganti rugi seismik, dengan penekanan bahwa standar harga harus bersifat adil dan relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. Asisten III Setda PALI pun telah menegaskan bahwa pemerintah kabupaten tengah berupaya maksimal untuk menjembatani aspirasi masyarakat.

BACA JUGA  Kepala Dinas PUTR PALI Sebut Jalan yang Dibangun Heri Amalindo Menjadi Tingkat Kemantapan Tertinggi di Sumsel

Langkah progresif Firdaus Hasbullah ini menjadi kelanjutan dari desakan legislatif yang secara konsisten menyuarakan keadilan bagi warga terdampak. Perjuangan panjang ini kini bermuara pada satu titik tekan: revisi regulasi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak demi menjamin rasa keadilan bagi rakyat di bumi Serapat Serasan.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru