Pipa Migas Tua di PALI Mengancam, DLH Warning Pertamina: “Jangan Hanya Kejar Produksi, Nyawa dan Lingkungan Taruhannya!”

Senin, 16 Maret 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DLH PALI, Aryansyah mengungkapkan bahwa karakter minyak di wilayah Pertamina EP Pendopo Field memiliki kandungan air yang sangat tinggi. Hal ini memicu reaksi oksidasi yang sangat masif, menyebabkan pipa besi cepat korosif dan bocor. (Dok/tintamerah)

Kepala DLH PALI, Aryansyah mengungkapkan bahwa karakter minyak di wilayah Pertamina EP Pendopo Field memiliki kandungan air yang sangat tinggi. Hal ini memicu reaksi oksidasi yang sangat masif, menyebabkan pipa besi cepat korosif dan bocor. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Kondisi infrastruktur minyak dan gas (migas) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, kini berada dalam titik nadir yang mengkhawatirkan. Sebagai salah satu daerah penghasil migas tertua di Indonesia, pipa-pipa penyalur (Right of Way/ROW) di Bumi Serepat Serasan dinilai sudah sangat uzur dan menjadi “bom waktu” yang siap meledak kapan saja jika tidak segera diremajakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Dr. Aryansyah, secara tegas memperingatkan pihak Pertamina, khususnya PHR Zona 4, agar tidak lagi berlindung di balik alasan besarnya biaya investasi untuk menunda peremajaan pipa.

Pipa Korosif: Ancaman Blow Up di Depan Mata

Aryansyah mengungkapkan bahwa karakter minyak di wilayah Pertamina EP Pendopo Field memiliki kandungan air yang sangat tinggi. Hal ini memicu reaksi oksidasi yang sangat masif, menyebabkan pipa besi cepat korosif dan bocor.

BACA JUGA  Kapolsek Penukal Abab Melaksanakan Jum'at Curhat Di Wilayah Hukumnya

“Kandungan air yang tinggi membuat pipa cepat berkarat. Kalau bocor, pilihannya cuma dua: minyak mentah atau gas. Jika gas yang bocor, risikonya adalah blow up (ledakan besar) yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat. Ini sudah sangat urgen,” tegas Aryansyah saat diwawancarai tintamerah.co di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026).

Sentralisasi Anggaran di PHR Zona 4 Jadi Kendala

Meski risiko berada di wilayah PALI, namun kendali kebijakan dan anggaran berada di tangan Pertamina EP Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Prabumulih karena menggunakan dana APBN. Namun, bagi DLH PALI, mekanisme birokrasi anggaran tidak boleh mengalahkan kewajiban pengelolaan lingkungan.

“Kami sudah bersurat secara resmi yang ditandatangani Bupati untuk meminta peremajaan total. Tidak ada alasan biaya besar. Pengelolaan lingkungan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang mutlak. Perusahaan harus bertanggung jawab seberapa pun biayanya,” lanjutnya.

BACA JUGA  Polres PALI Terima Penyerahan Senpira dari Ormas Pemuda Pancasila

Jeratan Pidana UU Lingkungan Hidup

DLH PALI menyadari adanya keterbatasan kewenangan di sektor migas yang ditarik ke pusat. Namun, Aryansyah mengingatkan bahwa ada instrumen hukum yang tetap bisa menjerat jika terjadi pencemaran serius.

“Jika teguran kami tidak diindahkan dan terjadi dampak lingkungan yang parah, perusahaan bisa terkena pasal pidana dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup. Kami tidak main-main dengan urusan sterilisasi lahan,” tegas Aryansyah.

Ia menekankan bahwa setiap kali terjadi kebocoran, prosedur pertama yang wajib dilakukan Pertamina adalah sterilisasi dan pembersihan lokasi, tanpa menunggu negosiasi ganti rugi selesai.

Soroti Praktik Tapping dan Kompensasi Masyarakat

Selain faktor teknis pipa tua, Aryansyah juga menyoroti tindakan kriminal illegal tapping oleh oknum masyarakat yang memperparah risiko kerusakan lingkungan. Ia mengimbau warga untuk berhenti melakukan aksi berbahaya tersebut karena potensi ledakan yang sangat tinggi akibat oksidasi pipa.

BACA JUGA  Awalnya Mendebarkan, Akhirnya Ketagihan! Cerita Seru Fajra Nada Nadifa Taklukkan Wahana Flying Fox Gratis Damkar PALI

Terkait ganti rugi lahan warga yang terdampak kebocoran, DLH meminta Pertamina patuh pada Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel sebagai acuan hitung-hitungan.

“Prinsipnya harus win-win solution. Perusahaan jangan hanya berorientasi pada produksi, tapi harus peduli pada lingkungan dan masyarakat sekitar. Kehadiran industri di PALI harus membawa manfaat, bukan malah meninggalkan bencana,” tutupnya.

Analisis Redaksi: Pernyataan tajam dari Kadis LH PALI ini mengirimkan sinyal kuat kepada Pertamina untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset-aset tua mereka di wilayah kerja Pendopo dan Adera sebelum tragedi besar benar-benar terjadi.

 

Laporan: Efran

 

Berita Terkait

Semangat Merdeka di Usia Emas: LLI PALI Kobarkan Api Nasionalisme Lewat Olahraga dan Kuliner Tradisional
Semangat Juang LLI PALI: Ubah Ubi Jadi Simbol Cinta Tanah Air di HUT RI ke-81
Gelora Semangat Lansia di PALI: Komunitas LLI Gelar Lomba Senam Meriah, Siapkan Tiket Menuju Kejuaraan Tingkat Sumsel
Dj Gilang Goyang Pengunjung PALI Night Culinary, Ekonomi dan Kreativitas Warga Makin Bergairah
PALI Night Culinary Genap Satu Bulan: Father Cool Band “Panaskan” Panggung, Ekonomi Rakyat Semakin Bergairah
Tinjau PALI Night Culinary, Bupati Asgianto Pastikan Roda Ekonomi Kerakyatan Terus Berputar
Eksistensi PALI Night Culinary: Membangun Ekonomi Rakyat dan Ruang Kreatif di Jantung Pendopo
Front Perlawanan Rakyat PALI Desak Pabrik Sawit PT Aburahmi Disetop Paksa dan Disegel Tanpa Kompromi!

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Semangat Merdeka di Usia Emas: LLI PALI Kobarkan Api Nasionalisme Lewat Olahraga dan Kuliner Tradisional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Semangat Juang LLI PALI: Ubah Ubi Jadi Simbol Cinta Tanah Air di HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Gelora Semangat Lansia di PALI: Komunitas LLI Gelar Lomba Senam Meriah, Siapkan Tiket Menuju Kejuaraan Tingkat Sumsel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Dj Gilang Goyang Pengunjung PALI Night Culinary, Ekonomi dan Kreativitas Warga Makin Bergairah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:58 WIB

PALI Night Culinary Genap Satu Bulan: Father Cool Band “Panaskan” Panggung, Ekonomi Rakyat Semakin Bergairah

Berita Terbaru