Sajadah dan Santun di Rumah Singgah: Kala Ketua DPRD PALI Mengetuk Pintu Langit Bersama Anak Yatim Abab

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD PALI, sengaja meluangkan waktu di tengah padatnya agenda legislatif untuk satu misi sederhana namun bermakna: Berbagi dan Berdoa.(Dok/Ubaidillah)

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD PALI, sengaja meluangkan waktu di tengah padatnya agenda legislatif untuk satu misi sederhana namun bermakna: Berbagi dan Berdoa.(Dok/Ubaidillah)

tintamerahNEWS -,  Senin sore (9/3/2026), suasana di Rumah Singgah PAN Pengabuhan tampak berbeda. Tidak ada deru mesin politik yang kaku atau perdebatan kebijakan yang biasanya mewarnai ruang-ruang pertemuan di sana. Yang terdengar justru riuh rendah suara tawa malu-malu dari puluhan anak yatim yang datang jauh-jauh dari pelosok Kecamatan Abab.

Hari itu, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD PALI, sengaja meluangkan waktu di tengah padatnya agenda legislatif untuk satu misi sederhana namun bermakna: Berbagi dan Berdoa.

Simpul Kepedulian dari Abab

Kehadiran anak-anak yatim ini bukan tanpa koordinasi yang matang. Mereka didatangkan langsung dari wilayah Kecamatan Abab dan sekitarnya, didampingi oleh kader-kader partai yang menjemput bola hingga ke desa-desa. Bagi Ketua DPRD PALI, menjangkau wilayah Abab adalah bagian dari komitmen untuk memastikan perhatian tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten.

BACA JUGA  Pisah Sambut Kapolres PALI ke-lV

“Alhamdulillah, hari ini kami keluarga besar DPD PAN Kabupaten PALI mengundang anak-anak yatim kita, khususnya dari wilayah Kecamatan Abab dan sekitarnya, untuk berbuka bersama sekaligus berbagi,” ungkapnya dengan nada syukur.

Langkah ini seolah menegaskan bahwa Rumah Singgah bukan sekadar simbol politik, melainkan rumah bagi aspirasi dan kepedulian sosial yang nyata.

Rangkaian Khidmat: Dari Berbagi hingga Doa Bersama

Agenda sore itu disusun mengalir tanpa sekat protokol yang kaku. Dimulai dengan pemberian santunan sebagai bentuk tali asih, acara kemudian berlanjut ke inti kegiatan yang paling menyentuh: Doa Bersama.

Di bawah atap Rumah Singgah, sang Ketua DPRD tampak duduk bersila, membaur tanpa jarak dengan anak-anak yatim. Suasana berubah khidmat saat lantunan doa mulai membubung ke langit. Ada harapan besar yang tersirat di sana—doa untuk keberkahan Kabupaten PALI, keselamatan masyarakat, dan tentu saja masa depan anak-anak yatim tersebut.

BACA JUGA  Polres PALI Melalui Polsek Talang Ubi Menghadiri Panen Padi Organik Binaan PT. Pertamina EP Pendopo Field

“Rangkaian kegiatannya kita buat sederhana tapi berkesan. Ada sesi berbagi, lalu doa bersama yang paling utama, baru kita tutup dengan buka puasa bersama. Ini adalah momen untuk kita semua merunduk sejenak,” tambahnya.

Pesan di Balik Berbuka

Bagi seorang tokoh publik yang memegang pucuk pimpinan di legislatif PALI, momen seperti ini adalah cara untuk tetap “membumi”. Di saat dinamika pemerintahan seringkali menuntut ketegasan, acara di Rumah Singgah ini menunjukkan sisi humanis seorang pemimpin yang tak ingin melupakan akar rumputnya.

Kegiatan ini bukan hanya tentang memuaskan dahaga setelah seharian berpuasa, melainkan tentang memberi ruang bagi mereka yang seringkali terlupakan dalam hiruk-pikuk pembangunan daerah.

BACA JUGA  Minggu Depan RDP Digelar, Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah Desak Pemkab Segel Pabrik Sawit PT Aburahmi Jika Belum Berizin!

Senin malam itu, saat adzan maghrib berkumandang di Pengabuhan, sepotong kurma dan segelas air hangat menjadi simbol kemenangan. Bukan kemenangan politik, melainkan kemenangan hati yang berhasil berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dari Bumi Abab.

 

Penulis: ej@ | Editor: efran

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru