Satu Tahun Akselerasi PALI: Mengubah Angka Menjadi Kesejahteraan Nyata

Senin, 23 Februari 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati PALI, Asgianto, ST, menyerahkan ratusan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari APBN kepada kelompok tani dan Brigade Pangan pada
24 Desember 2025 di Gelora November.
(Dok/Prokopim Setda PALI)

Bupati PALI, Asgianto, ST, menyerahkan ratusan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari APBN kepada kelompok tani dan Brigade Pangan pada 24 Desember 2025 di Gelora November. (Dok/Prokopim Setda PALI)

tintamerahNEWS -, Satu tahun bukanlah waktu yang lama dalam sejarah sebuah birokrasi, namun satu tahun bisa menjadi fondasi yang sangat menentukan bagi arah masa depan sebuah daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tampak sedang berlari kencang melakukan akselerasi pembangunan yang tidak hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi juga pemerataan sosial.

Fondasi Ekonomi yang Tangguh

Indikator paling objektif dalam menilai kinerja sebuah kepemimpinan adalah data makro ekonomi. Di tengah tantangan ekonomi global, PALI justru menunjukkan performa gemilang dengan Laju Pertumbuhan Ekonomi mencapai 5,72 persen pada triwulan ketiga tahun 2025. Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas; ia mencerminkan denyut nadi perdagangan dan produktivitas masyarakat yang kembali bergairah.

BACA JUGA  Genjot PAD, Bapenda PALI Optimalkan Pengelolaan Sumur Minyak Lewat Skema "Creative Financing

Keberhasilan ini selaras dengan upaya serius pemerintah dalam menekan angka kemiskinan. Penurunan angka kemiskinan dari 9,87% (2024) menjadi 9,27% (2025) membuktikan bahwa program-program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi tepat sasaran. Yang lebih membanggakan adalah turunnya angka Rasio Gini menjadi 0,243. Angka ini masuk dalam kategori rendah, yang berarti ketimpangan pendapatan semakin mengecil. Pembangunan tidak lagi hanya dirasakan oleh segelintir kelompok di perkotaan, melainkan mulai merata hingga ke pelosok desa.

Manusia sebagai Pusat Pembangunan

Visi Asgianto-Iwan Tuaji yang menempatkan manusia sebagai subjek utama pembangunan terpotret jelas pada lonjakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Untuk pertama kalinya, IPM PALI menembus angka 70,55 pada tahun 2025, melonjak dari 69,63 di tahun sebelumnya.

BACA JUGA  Talud Sungai Beracung Rusak, CV Pelita Citra Utama akan Laporkan PT Ratri Sempama ke Pihak Berwajib

Kenaikan status dari kategori “Sedang” menjadi “Tinggi” adalah tonggak sejarah baru. Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup yang sistematis di sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 3,69% juga menjadi bukti nyata bahwa lapangan kerja dan kemandirian UMKM mulai tumbuh subur melalui fasilitasi perizinan dan akses pembiayaan yang dipermudah.

Menyentuh Kebutuhan Dasar

Melampaui angka-angka, pengabdian satu tahun ini terasa nyata lewat kebijakan yang menyentuh “pintu rumah” rakyat:

  • Hunian Layak: Perbaikan rumah tidak layak huni menjadi simbol martabat keluarga.
  • Infrastruktur & Sanitasi: Penyediaan air bersih dan perbaikan sanitasi yang menjadi kunci kesehatan lingkungan.
  • Kedaulatan Pangan: Penguatan sektor pertanian melalui bantuan sarana produksi dan irigasi memastikan petani PALI tidak berjalan sendirian.
  • Layanan Kesehatan: Penguatan fasilitas dan tenaga kesehatan memastikan bahwa negara hadir saat rakyat membutuhkan pertolongan medis.
BACA JUGA  Puluhan Siswa/Siswi RA Mutiara Bunda Melaksanakan Wisuda

Penutup: Merawat Momentum

Capaian satu tahun ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara kepemimpinan yang bervisi teknokratis (Asgianto) dan pemahaman hukum serta sosial yang kuat (Iwan Tuaji) mampu menciptakan harmonisasi kebijakan yang efektif.

Namun, perjalanan masih panjang. Tantangan ke depan adalah bagaimana merawat momentum pertumbuhan ini agar tetap berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang sudah terbangun kuat, PALI bukan lagi sekadar kabupaten muda yang sedang tumbuh, melainkan kabupaten yang siap menjadi lokomotif kemajuan di Sumatera Selatan.

 

Oleh: Efran/tintamerah

Berita Terkait

Polemik Pergub 40/2017 di PALI: PT BGP Indonesia Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan Berlaku dan Siap Ikuti Regulasi Baru
DPRD PALI Pasang Badan! Firdaus Hasbullah Ungkap Alasan Ngotot Desak Cabut Pergub 40/2017 Usai Dikuliti Pakar Hukum
Dinilai Tak Berdasar Hukum, DPRD PALI Inisiasi Pencabutan Total Pergub 40/2017
Sigit Kamseno: HUKe-28, DPD PAN PALI Siapkan Rangkaian Aksi Sosial dan Rakyat untuk Perkuat Basis Masyarakat
Kader PAN PALI Wajib Turun Ke Lapangan: H. Ubaidillah Instruksikan Bakti Sosial Sambut HUT RI Ke-81 Dan HUT PAN Ke-28
Fokus pada Kesiapsiagaan: Damkar PALI Hentikan Operasional Flying Fox demi Tanggulangi Kebakaran Pemukiman
PALI Dikepung Bara Kemarau: Damkar Siaga Penuh, Warga Diminta Jangan Jadi Penonton Bencana
Skandal “Jual Beli” Izin Pabrik Sawit Di PALI Terbongkar, Darmadi Suhaimi: PT Aburahmi Adalah Korban, Saya Akan Buka Siapa Aktornya!

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Polemik Pergub 40/2017 di PALI: PT BGP Indonesia Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan Berlaku dan Siap Ikuti Regulasi Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:01 WIB

DPRD PALI Pasang Badan! Firdaus Hasbullah Ungkap Alasan Ngotot Desak Cabut Pergub 40/2017 Usai Dikuliti Pakar Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Dinilai Tak Berdasar Hukum, DPRD PALI Inisiasi Pencabutan Total Pergub 40/2017

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Sigit Kamseno: HUKe-28, DPD PAN PALI Siapkan Rangkaian Aksi Sosial dan Rakyat untuk Perkuat Basis Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kader PAN PALI Wajib Turun Ke Lapangan: H. Ubaidillah Instruksikan Bakti Sosial Sambut HUT RI Ke-81 Dan HUT PAN Ke-28

Berita Terbaru