Sinergi Ulama-Korporasi: Saat Dakwah dan Kesadaran Spiritual Menyentuh Jantung Industri PT TEL

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pengurus MUI Kabupaten Muara Enim saat menggelar audiensi strategis bersama manajemen PT Tanjung Enim Lestari (TEL) di ruang pertemuan kantor PT TEL. Pertemuan ini menyepakati kolaborasi program pemberdayaan ekonomi umat, sertifikasi halal UMKM, hingga penguatan aspek spiritual dalam budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan industri. (Foto: Dok/Imron Supriyadi)

Jajaran pengurus MUI Kabupaten Muara Enim saat menggelar audiensi strategis bersama manajemen PT Tanjung Enim Lestari (TEL) di ruang pertemuan kantor PT TEL. Pertemuan ini menyepakati kolaborasi program pemberdayaan ekonomi umat, sertifikasi halal UMKM, hingga penguatan aspek spiritual dalam budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan industri. (Foto: Dok/Imron Supriyadi)

MUARA ENIM | tintamerah.co -, Di tengah deru mesin dan kepulan asap industri modern, sebuah dialog penting terjadi di kawasan PT Tanjung Enim Lestari (TEL). Meja rapat yang biasanya menghitung angka produksi, Selasa pagi itu berubah menjadi ruang diskusi hangat. Pertemuan antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muara Enim dan manajemen PT TEL membuktikan satu hal: dunia industri dan nilai-nilai spiritual tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi formalitas di atas kertas, melainkan sebuah ikhtiar nyata untuk mengintegrasikan dakwah Islam dengan pemberdayaan masyarakat serta keselamatan kerja di lingkar tambang dan pabrik.

Dakwah Harus Berdampak Nyata, Bukan Sekadar Mimbar

Dewan Pertimbangan MUI Muara Enim, H. Taufik Rahman, menegaskan bahwa peran MUI sebagai payung besar umat Islam harus hadir memberikan solusi konkret bagi tantangan zaman.

BACA JUGA  Jalur Merah Bagi "Raja Hutan": MHP Larang Keras Truk Loging Melintas di Aspal Umum PALI

“Dakwah tidak cukup hanya di mimbar, tetapi harus hadir memberi manfaat nyata bagi umat,” tegas Taufik.

Senada dengan itu, Ketua Umum MUI Muara Enim, Dr. KH. Solihan, mengibaratkan kekuatan persatuan umat seperti filosofi sapu lidi. Mengingat MUI menaungi berbagai organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, hingga ICMI, kolaborasi menjadi kunci utama.

Gebrakan Fikih Kontemporer: Dari Bisnis Laundry hingga Juleha

Salah satu sorotan tajam dalam diskusi ini adalah perhatian MUI terhadap fikih kontemporer yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat. KH. Solihan mencontohkan pentingnya edukasi kesucian pada bisnis laundry yang menjamur di kawasan industri.

“Pakaian untuk salat bukan hanya harus bersih, tetapi juga suci menurut syariat. Proses pencucian dan bahannya perlu dikaji secara fikih,” jelasnya.

BACA JUGA  Peringatan hari jadi kabupaten PALI Ke 10, PWI PALI Sukses Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah

Selain masalah laundry, komitmen kerja sama strategis yang langsung dibidik bersama PT TEL meliputi:

  • Sertifikasi Halal: Pendampingan bagi pelaku UMKM binaan perusahaan.
  • Pelatihan Juleha: Pembinaan Juru Sembelih Halal guna menjamin konsumsi yang tayyib.
  • Edukasi Keagamaan: Pengiriman khatib Jumat profesional dan pelatihan pengurusan jenazah (fardhu kifayah).

Spiritualitas K3: Keselamatan Kerja Adalah Amanah Ilahi

Poin paling menggugah dalam pertemuan ini muncul saat membahas budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Anggota Dewan Pertimbangan MUI sekaligus Pendiri Ponpes Laa Roiba, KH. Taufik Hidayat, memberikan sudut pandang teologis yang mendalam mengenai K3.

Menurutnya, keselamatan kerja di industri berisiko tinggi tidak cukup hanya ditegakkan dengan Standard Operating Procedure (SOP) formal dan aturan teknis.

“Orang yang bekerja dengan kesadaran bahwa pekerjaannya adalah amanah, akan lebih berhati-hati dan bertanggung jawab. Keselamatan kerja juga membutuhkan kesadaran spiritual,” cetus KH. Taufik Hidayat tajam.

BACA JUGA  PGI PALI Akan Gelar Tournament Golf Bupati PALI Cup

Respons Korporasi: Teknologi Tak Menggantikan Tuhan

Gagasan ini disambut terbuka oleh pihak manajemen. HR & CA Director PT TEL, Mochamad Amrodji, mengakui bahwa di balik kecanggihan teknologi industri, faktor manusia dan spiritualitas tetap menjadi penentu utama.

“Pada akhirnya manusia tetap membutuhkan pertolongan Allah SWT. Kami berharap ada penguatan pengetahuan agama, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat sekitar,” aku Amrodji.

Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan bulat: mengawinkan etos kerja industri dengan nilai-nilai ketuhanan. Ketika cerobong pabrik PT TEL terus beroperasi memutar roda ekonomi, di saat yang sama, penguatan spiritualitas dan kesejahteraan umat di sekitarnya ikut bergerak maju dalam satu barisan.

 

Penulis: Imron Supriyadi | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru