SKANDAL PALI: Dishub “Mandul” di Hadapan PT MHP, Ubaidillah: Apa Karena Hibah 9 Hektar Kalian Bungkam?

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, mengecam keras lemahnya fungsi pengawasan dan pengendalian lalu lintas angkutan berat yang dilakukan oleh Dishub. (Dok/H. Ubaidillah)

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, mengecam keras lemahnya fungsi pengawasan dan pengendalian lalu lintas angkutan berat yang dilakukan oleh Dishub. (Dok/H. Ubaidillah)

PALI | tintamerah.co -, Di tengah raungan truk-truk raksasa pengangkut kayu PT Musi Hutan Persada (MHP) yang masih pongah melibas aspal PALI pasca-tragedi tabrak lari maut, satu pertanyaan besar muncul ke permukaan: Di mana Dinas Perhubungan (Dishub) PALI?

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, kembali melayangkan serangan verbal yang mematikan. Kali ini, bidikannya bukan hanya tertuju pada arogansi korporasi, melainkan pada tumpulnya taring regulator di daerah. Ia secara terbuka mempertanyakan integritas Dishub PALI yang seolah membiarkan “pelanggaran di depan mata” tanpa tindakan tegas.

Peran Dishub yang Dipertanyakan

Ubaidillah mengecam keras lemahnya fungsi pengawasan dan pengendalian lalu lintas angkutan berat yang dilakukan oleh Dishub. “Kita punya aturan, kita punya petugas. Tapi kenapa mobil logging MHP seolah menjadi raja jalanan yang tidak tersentuh hukum? Apa gunanya ada Dishub kalau hanya jadi penonton saat rakyat kita terancam nyawanya?” cetus Ubaidillah dengan nada penuh emosi.

BACA JUGA  Polres PALI Gelar Konferensi Pers Operasi Senpi Musi 2023

Keberadaan armada PT MHP yang tetap melintas dengan beban tonase luar biasa di jalan pemukiman pasca-insiden maut dianggap sebagai penghinaan terhadap otoritas perhubungan daerah. Ubaidillah menilai Dishub telah gagal menjalankan fungsi perlindungan keselamatan publik.

Dugaan “Tukar Guling” Harga Diri: Lahan 9 Hektar vs Keselamatan Rakyat

Serangan paling tajam diarahkan pada isu hibah lahan seluas 9 hektar dari PT MHP kepada Pemerintah Kabupaten PALI. Ubaidillah mencurigai adanya relasi yang tidak sehat, di mana hibah tersebut diduga menjadi alasan di balik “jinaknya” Dishub terhadap pelanggaran-pelanggaran armada MHP.

“Jangan sampai hibah lahan 9 hektar itu menjadi pembungkam mulut Dishub! Jangan sampai karena tanah segelintir itu, kalian tega menggadaikan keselamatan warga PALI,” tegas Ubaidillah saat dihubungi tintamerah.co, Jumat (20//3/2026)

BACA JUGA  Resmi, Supardi Gantikan Sudarmi menjadi PAW Anggota DPRD PALI

Ia menekankan bahwa nilai hibah lahan tersebut sama sekali tidak sebanding dengan kerusakan infrastruktur jalan yang dihancurkan oleh mobil logging MHP selama puluhan tahun. “MHP sudah hidup di atas tanah HGU kita puluhan tahun, mengeruk kekayaan kita, dan menghancurkan jalan kita. Hibah 9 hektar itu tidak ada apa-apanya! Itu bukan alasan untuk membiarkan mereka bertindak semena-mena.”

Seruan Perlawanan: “LSM dan Wartawan, Kepung Dishub!”

Ubaidillah tidak hanya bicara, ia menyerukan aksi kolektif untuk menuntut kejelasan peran Dishub. Ia meminta elemen masyarakat, aktivis LSM, dan wartawan untuk tidak berhenti menekan instansi tersebut hingga ada tindakan nyata terhadap armada PT MHP.

“Saya minta seluruh LSM dan wartawan di PALI, kejar itu Dishub! Tanya apa peran mereka? Kenapa mereka diam? Jangan biarkan konspirasi diam ini terus berjalan sementara rakyat jadi korban,” serunya.

BACA JUGA  Iwan Tuaji: Kepemimpinan Kami Nanti Tidak Bisa Lepas dari Peran Pers

Bagi Ubaidillah, kasus ini bukan lagi sekadar urusan administrasi, melainkan ujian moral bagi pejabat publik di PALI. Apakah mereka akan terus “tunduk” pada kepentingan korporasi demi hibah lahan, atau akhirnya berani bersuara demi nyawa dan kenyamanan rakyat yang mereka wakili?

PALI kini menunggu: Apakah Dishub akan segera bangun dari tidurnya, ataukah mereka akan tetap membiarkan “monster-monster” kayu MHP merajai jalanan di atas derita rakyat?

Tintamerah.co sudah berusaha menghubungi Kadishub PALI, manajemen PT. MHP, dan Humas pereusahaan serta Kepala Dinas Perhubungan  Kabupaten PALI mengenai armada angkutan kayu MHP masih melintas di jalanan pusat Kota Pendopo, Jumat (20/3/2026). Hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun pihak yang memberikan jawaban.

 

Laporan: Efran

 

 

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru