Terkesan Asal Jadi, Pekerjaan Pengerasan Jalan Desa Suka Damai Diprotes Warga

Jumat, 17 September 2021 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI | Tintamerah.co.id,– Pembangunan ruas jalan Dusun Bulukuring Desa Suka Damai kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diprotes warga. Sebab, pekerjaan yang menelan APBD sebesar Rp. 1.854.443.000 tahun anggaran 2021 tersebut terkesan asal jadi.

Proyek pengerasan jalan yang dikerjakan CV. Penukal Jaya Mandiri dengan Nomor Kontrak: 094/PKK/SPK/PJBKDGGDSK/DPU.PALI/VIII/2021 tersebut menjadi pusat perhatian warga sekitar karena diduga tidak sesuai dengan sfesifikasi pekerjaan.

“Menurut pendapat kami selaku rakyat umum hasilnya tidak maksimal, kurang cocok, kalau pendapat kami rakyat kecil batunya kurang, ketebalannya banyaklah pasir, jalan yang rusak itu tidak ada batunya,” kata beberapa warga Dusun II saat dibincangi di depan rumahnya, Kamis (16/09/21).

Menurut mereka, pada awal pekerjaan sempat beberapa warga melayangkan protes saat pengiriman material.

“Pertama masuk batu ini langsung diprotes warga, waktu didepan SMP, pokoknya lama mobil dump itu terparkir tidak boleh menghampar, tapi kami heran pekerjaan ini tetap dilaksanakan, karena kami rakyat kecil tidak akan didengar,” ungkap mereka.

BACA JUGA  Pastikan Stok Cukup dan Harga Bapok Stabil, Pemkab PALI Sidak Pasar Pendopo

Hal senada juga diungkapkan Herman, Mintaria, Siman yang tidak menerima hasil dari pelaksanaan pekerjaan jalan di desanya.

“Belum maksimal, tidak memuaskan. Kalau pengerasan itu banyak batunya, ini banyaklah pasirnya, jadi ditempat tanah yang lembut rusak lagi,” ujar mereka.

Mereka menyebutkan, meski pihak rekanan memasang papan proyek, pelaksana pekerjaan terkesan ada yang ditutupi alias tidak transparan. Sebab, pekerjaan yang memakan anggaran milyaran rupiah itu tidak mencantumkan volume pekerjaan.

“Menurut didepan itu ketebalannya kurang lebih 8 cm, itu depan rumah saya. Sepanjang jalan ini sudah ada empat titik yang rusak,” jelas mereka.

Ditempat terpisah, salah satu anggota BPD Suka Damai sudah menyampaikan protes langsung kepada pihak pelaksana pekerjaan.

BACA JUGA  Pengurus KONI Kota Palembang Masa Bakti 2021-2025 Dilantik

“Tempo hari saya sudah menegur langsung kepihak pemborong, pihak pemborong berjanji akan menambah batu yang kurang, diakui juga pihak pemborong banyak batu yang kurang, itu disampaikan kepada saya oleh Des anak Saleh selaku kordinator lapangan,” terangnya.

Dia menuturkan, bahwa pihaknya memang wajib mengawasi dan menegur kepada pelaksana pekerjaan di desanya.

“Siapapun mencari uang terserah, tetapi pembangunan harus sesuai dengan standar, karena setiap pengusaha sudah pasti mencari keuntungan,” tuturnya.

Menurut dia, hasil dari investigasi dilapangan, pihaknya menemukan kurangnya volume ketebalan pengerasan jalan. Pihaknya sudah mengumpulkan dan menyimpan bukti-bukti hasil pekerjaan.

Dia menyebut, ketebalan tidak sesuai, kurang lebih 5 cm.

Selain itu, dirinya sangat menyesalkan pelaksana pekerjaan tidak melibatkan pihaknya.

Menanggapi temuan itu, pihaknya akan menindaklanjuti dengan menyampaikan langsung permasalahan tersebut kepada pihak-pihak terkait. “Kami otomatis akan membuatkan surat dengan tujuan ke PU ataupun instansi terkait walaupun Kejaksaan, Kejari, kami mau menindaklanjuti,” tutupnya.

BACA JUGA  Kapolsek Babat Toman Sambangi Korban Kebakaran di Desa Pangkalan Jaya

Sementara itu, Project Manager CV. Penukal Jaya Mandiri Zaerman mengatakan akan menindaklanjuti keluhan warga yang disampaikan kepada pihaknya.

“Mhon maaf ndo seblum nya, Perkerjaan kmi msh banyak kekurangan Dikarena kan cuaca hujan terus dilokasi. Sampai skarang pekerjaan kmi msh di kerjakan,” tulisnya dipesan Whatsapp, Jumat (17/09/21).

Dia menegaskan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki titik spot jalan yang rusak.

“Mohon sabar dgn keadaan cuaca msh hujan, Iyo ndo itu tanah nya boyok karena hujan kmaren Itu, pasti kami perbaiki lgi. Hari ini mobil batu kmi sdh bisa masuk lagi di lokasi, Kontrak kmi sampai bln desember 2021, Disini nanti kmi pasang gorong2 supaya air nya tdk tegenang lgi mhon sabar ndo,” terang dia.

Laporan : Efran

Berita Terkait

Goes To Campus, Ratusan Mahasiswa Perguruan Tinggi Bina Sriwijaya Palembang Divaksinasi
Berdalih Untuk Beli Susu Anak, Ibu Muda Ini Larikan Motor Keluarga
Dua Jambret Meresahkan Diamankan Satreskrim Polrestabes Palembang
Pastikan Pelayan Baik, Pj Bupati PALI Sidak Puskesmas Talang Ubi
DPRD PALI Gelar Rapat Paripurna Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2020-2025
Kapolsek Babat Toman Sambangi Korban Kebakaran di Desa Pangkalan Jaya
Warga Air Salek Mukti Sambut BupatiI Banyuasin
Pertamina Field Adera Terkesan Amnesia Terhadap Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 4 Oktober 2021 - 06:00 WIB

Goes To Campus, Ratusan Mahasiswa Perguruan Tinggi Bina Sriwijaya Palembang Divaksinasi

Jumat, 17 September 2021 - 12:50 WIB

Terkesan Asal Jadi, Pekerjaan Pengerasan Jalan Desa Suka Damai Diprotes Warga

Rabu, 16 Juni 2021 - 10:40 WIB

Berdalih Untuk Beli Susu Anak, Ibu Muda Ini Larikan Motor Keluarga

Rabu, 16 Juni 2021 - 10:32 WIB

Dua Jambret Meresahkan Diamankan Satreskrim Polrestabes Palembang

Rabu, 19 Mei 2021 - 15:29 WIB

Pastikan Pelayan Baik, Pj Bupati PALI Sidak Puskesmas Talang Ubi

Berita Terbaru