PALI | tintamerah -, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terus bertransformasi. Tidak hanya fokus pada pemadaman api, kini Damkar PALI memperkuat lini pelayanan penyelamatan non-kebakaran (Animal Rescue dan Evakuasi) guna memberikan rasa aman yang lebih menyeluruh bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten PALI, Rizal Pahlevi, menegaskan bahwa tuntutan tugas di lapangan saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemenuhan alat pelindung diri (APD) menjadi prioritas utama di tahun ini.
100% Personel Wajib Kuasai Kemampuan Dasar Rescue
Rizal Pahlevi menyatakan komitmennya agar seluruh personel tanpa terkecuali memiliki keahlian teknis dalam berbagai medan darurat. Ia menargetkan 100% personel Damkar PALI tersertifikasi dan mahir dalam empat kompetensi dasar rescue:
- Evakuasi Korban Kecelakaan: Penanganan cepat dan tepat pada kecelakaan transportasi.
- Penyelamatan di Ketinggian (Vertical Rescue): Evakuasi dari gedung atau medan curam menggunakan teknik tali-temali.
- Penyelamatan di Air (Water Rescue): Kesiapsiagaan menghadapi insiden di sungai atau genangan air.
- Penanganan Hewan Berbahaya: Evakuasi ular, sarang tawon, maupun hewan liar lainnya yang masuk ke pemukiman warga.
“Tujuan kami adalah setiap petugas yang turun ke lapangan memiliki kepercayaan diri dan keahlian yang mumpuni. Jadi, ketika masyarakat menelepon untuk minta tolong evakuasi ular atau korban kecelakaan, personel kita sudah siap secara mental dan teknis,” ujar Rizal Pahlevi dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Kamis (5/3/2026).
Modernisasi Peralatan dan Sarana Penyelamatan
Selain penguatan SDM, Damkar PALI juga tengah menggenjot pengadaan sarana prasarana pendukung yang lebih modern dan lengkap. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan petugas sekaligus efektivitas proses penyelamatan.
Beberapa peralatan utama yang kini diperkuat antara lain:
- Alat Ekstrikasi (Rescue Tools): Perangkat khusus untuk memotong atau meregangkan material baja pada mobil yang ringsek guna mengeluarkan korban terjepit.
- Tandu Evakuasi & Spinal Board: Alat standar medis untuk meminimalisir cedera saraf tulang belakang saat evakuasi.
- Perahu Karet: Untuk mendukung mobilitas tim water rescue di wilayah perairan PALI.
- Alat Penyelamatan Hewan: Snake hook, penjepit ular, dan kandang transit untuk penanganan hewan liar yang aman bagi petugas maupun hewan itu sendiri.
- APD Rescue Lengkap: Pengadaan Helm safety, harness, tali kernmantle, serta peralatan pendukung keselamatan kerja lainnya.
“Peralatan yang memadai adalah separuh dari keberhasilan operasi. Kami tidak ingin mengirim personel ke ‘medan perang’ tanpa senjata yang lengkap. Dengan APD dan alat rescue yang sesuai standar, risiko kecelakaan kerja pada petugas dapat kita tekan sekecil mungkin,” tambah Rizal.
Pelayanan 24 Jam untuk Masyarakat
Melalui penguatan ini, Rizal Pahlevi berharap masyarakat PALI tidak ragu untuk menghubungi Damkar jika menghadapi situasi darurat non-kebakaran. Transformasi ini menjadi bukti bahwa Damkar PALI hadir sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
“Damkar PALI bukan sekadar pemadam. Kami adalah tim penyelamat. Kami ingin masyarakat tahu bahwa kami siap melayani 24 jam untuk segala jenis ancaman keselamatan,” pungkasnya.
Editor: Efran















