Tubaba | Tintamerah.co.id – Laili Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan sekaligus Ketua Abdesi kecamatan dan, Saidan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malay, kecamatan Tulang Bawang Udik, kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bekerjasama renovasi jembatan gantung menuju jalan usaha tani menggunakan anggaran dari dana desa (DD) tahun 2022 Tahap 1 (satu), dengan masing-masing besaran Rp.93.901.000, Rabu (29/6/22).
Saat wartawan Tintantamerah.co.id mewawancarai salah satu masyarakat yang melintasinya, Rian Mahendara RT.02 RK.05,Tiyuh Gunung Katun Tanjungan membeberkan, dengan adanya perbaikan jembatan gantung yang sudah diperbaiki oleh Dua Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malay maupun gunung katun tanjungan.
“Masyarakat sangat berterimakasih kerana sudah memperbaiki jembatan yang hampir memutuskan jalan mata pencairan masyarakat yang hampir tidak dapat dilintasi oleh warga yang ingin melintasi ke kebunnya,” bebernya.
Tambahnya, sebelumnya jembatan gantung tersebut lantainya menggunakan papan kayu sekarang sudah kuat dan tahan lama bahkan bisa kokoh sampai puluhan tahun karena lantainya menggunakan plat besi.
Ditempat yang sama Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Laili menjelaskan, bahwa jembatan ini pihaknya bekerjasama dengan Tiuh Gunung Katun Malay, sesuai Tiyuh Dua ini berdekatan, mayoritas masyarakat Tanjungan dan Malay melintasi jembatan ini.
“Jadi kami bersinergi bersama-sama memperbaiki jembatan ini demi membantu masyarakat ingin ke kebun, bahkan jalan ini bisa tembus ke Karta, dan Karang Sari Lampung Utara. Selain dari rehab lantai jembatan, kami juga mengecat jembatan dengan warna yang berbeda-beda/bervariasi, kemudian langsung dipasang dua lampu jalan otomatis,” tutupnya.
Ditempat yang berbeda, wartawan tintamerah.co.id menemui Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malay Saidan dikantornya kemudian langsung mewawancarainya.
Saidan mengatakan, benar apa yang dikatakan oleh Kepalo Tanjungan, bahwasanya dua tiyuh ini bekerjasama Renovasi jembatan gantung tersebut.
“Mungkin sudah banyak yang jelaskan oleh Kepalo Laili mungkin saya menambah sedikit. Bahwa kami melakukan renovasi jembatan ini sesuai banyaknya laporan masyarakat yang mengeluh, jembatan tersebut hampir tidak bisa dilintasi, karena papan kayunya sudah buruk dan banyak yang sudah jatuh, kemudian kami berinisiatif bekerja sama dengan Tiyuh Tanjungan, sesuai masyarakat Tanjungan dan Malay sama-sama melintasinya,” ungkapnya.
Tambahnya, Alhamdulillah jembatan gantung tersebut sudah bisa dilintasi masyarakat tanjungan dan malay semoga bermanfaat, dan bisa bertahan lama kokoh sampai puluhan tahun.
(Joni St)













