Seminggu Selesai dikerjakan Proyek 200 Juta Milik Dinas PUPR Tubaba Sudah Rusak

Jumat, 6 Januari 2023 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id – Proyek peningkatan jalan lingkungan LK-03- RT -03 kelurahan Daya murni Kecamatan tumijajar, Milik Dinas Pekerjaan Umum dan penata Ruang (PUPR) kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022 diduga Baru selesai dikerjakan sudah mengalami kerusakan.

Diketahui, Proyek peningkatan jalan lingkungan tersebut dikerjakan pihak ketiga rekanan CV Sultan Maju bersama dengan nomer kontrak kerja 600/JL-54/kontrak /DPUPR /Tubaba/Xl/2022 ,tanggal kontrak kerja 18 november 2022, waktu pelaksanaan 40 hari kalender dengan pagu Anggaran
Rp,199.278.000,- kurang memuaskan mengecewakan warga.

Wahyu salah satu warga
setempat mengatakan, rekanan pelaksana proyek tersebut tidak mengutamakan mutu kualitas pekerjaan terkesan asal-asalan, hotmiks terlalu tipis sehingga cepat rusak baru seminggu sudah mulai ada yang sudah
lepas aspalnya,” ungkapnya pada Jumat, (6/1/2023).

BACA JUGA  TuBaBa Menggelar festival Art (TAF) Edisi ke 6

“Aneh aja mas baru aja selesai dikerjakan aspal Hotmixnya mulai pecah -pecah dan mengelupas serta amblas di beberapa titik ruas jalan akibat faktor Lemahnya pengawasan dari pihak Dinas PUPR setempat diduga menjadi salah satu penyebab pengerjaan menjadi kurang maksimal,” kata dia.

Wahyu berharap adanya perbaikan kembali atau harus di kerjakan ulang dilakukan oleh pihak kontraktor, melihat anggaran
yang cukup besar tetapi hasilnya tak sesuai dengan apa yang diharapkan warga.

“Kami berharap ada perbaikan lagi, melihat dana yang cukup besar tapi kok hasilnya begini,” hal ini perlu perhatian serius dari dinas terkait harapnya

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor dari CV. Sultan maju bersama dan dari pengawas Dinas PUPR belum bisa dimintai keterangan.(Joni St).

Berita Terkait

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terbaru