Sosialisasi Pangan B2SA, Edukasi Anak Sejak Usia Dini untuk Mengkonsumsi Makanan Sehat

Jumat, 11 Agustus 2023 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan provinsi Sumsel bekerjasama dengan Dinas Pendidikan kota Palembang menggelar sosialisasi tentang pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Kegiatan dipusatkan di SDN 109 kecamatan Sako, Palembang, Jumat (11/8/2023).

Kepala Dinas melalui Kasi Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan provinsi Sumsel, Lasmi Yamin menyampaikan, kegiatan ini merupakan kegiatan dari Badan Pangan Nasional yang diserahkan ke setiap provinsi di seluruh Indonesia untuk melaksanakan kegiatan B2SA Go to School yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan kota Palembang.

“Ada 4 sekolah yang ditunjuk Dinas Pendidikan kota Palembang untuk melaksanakan kegiatan ini di kota Palembang. Sekolah yang ditunjuk dari Dinas Pendidikan kota Palembang yakni SDN 081 Jakabaring, SDN 134 Sukarami, SDN 238 Alang – Alang Lebar dan puncaknya di SDN 109 Sako,” ujarnya.

BACA JUGA  Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya

Lasmi menyebut, tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi anak-anak dari usia dini untuk mengkonsumsi pangan yakni pangan B2SA.

“Selain pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman kita mengedukasi siswa untuk menghabiskan makanan dan tidak boleh bersisa. Pangan B2SA adalah pangan yang harus dimakan sehingga anak-anak kita tumbuh sehat aktif dan produktif,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala SDN 109 Sako Ruzki Machfuzo Maryati S.Pd, M.Pd, mengucap syukur Alhamdulillah atas kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini.

“Alhamdulillah sekolah kami dikunjungi Badan Ketahanan Pangan, dalam hal ini kami merasa bersyukur dan berterima kasih bahwasanya kegiatan ini menambah wawasan dan mengedukasi bagi anak-anak didik kami. Kita ketahui sekarang anak-anak banyak mengkonsumsi makanan siap saji atau fast food, bukannya tidak boleh tetapi dari generasi anak-anak usia dini harus mengetahui makanan sehat yang beraneka ragam. Tidak hanya nasi yang mengandung karbohidrat, tetapi bisa diganti dengan kentang, ubi, jagung dan lainnya. Lauk pauk dan sayur mayur juga harus diperhatikan,” jelasnya.

BACA JUGA  Gubernur Sumsel Didampingi PLH DPUBM&TR Tinjau Jalan dan Jembatan Musi VI

Dirinya berharap anak-anak mengkonsumsi makanan sehat sehingga tumbuh kembang anak akan lebih bagus untuk kedepannya. “Jangan takut makan sayur, jangan takut makan buah karena makanan itu sehat,” pungkasnya.

(AS)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru