PALEMBANG | tintamerah.co -, Korem 044/Gapo menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih dan profesional. Hal ini mengemuka dalam acara Taklimat Akhir Audit Kinerja Itdam II/Swj yang digelar di Makorem 044/Gapo, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak 6 April lalu ini bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen vital untuk memastikan setiap rupiah dan setiap kebijakan di lingkungan Korem 044/Gapo dipertanggungjawabkan secara presisi.
Instruksi Tegas: Perbaiki Secara Cepat, Tepat, dan Tuntas
Mewakili Danrem 044/Gapo, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyambut langsung Tim Audit Kinerja Itdam II/Swj. Dalam arahannya yang lugas, Kolonel Andi menekankan bahwa profesionalisme prajurit tidak hanya diukur dari kemahiran di lapangan, tetapi juga dari ketertiban administrasi.
“Kegiatan ini adalah bagian krusial untuk meningkatkan kinerja organisasi agar semakin tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar Kasrem.
Menanggapi hasil evaluasi tim audit, Kasrem langsung mengeluarkan instruksi “Sapu Bersih” kepada seluruh satuan jajaran. Ia meminta agar tidak ada satu pun temuan yang dibiarkan menggantung tanpa penyelesaian.
“Apabila terdapat temuan, saya perintahkan seluruh satuan jajaran untuk segera menindaklanjuti dengan sungguh-sungguh. Perbaikan harus cepat, tepat, dan tuntas. Koordinasikan dengan perwira pemeriksa agar kesalahan serupa haram terjadi di masa mendatang,” tegasnya.
Standar Tanpa Celah
Korem 044/Gapo kini membidik standar tanpa celah dalam setiap laporan pertanggungjawaban. Seluruh satuan diinstruksikan untuk menyempurnakan produk dan program kerja, mulai dari fase perencanaan hingga pelaporan akhir sesuai regulasi yang berlaku.
Kasrem berharap hasil audit ini menjadi “jamu” yang menguatkan kualitas pelaksanaan tugas ke depan. Baginya, setiap temuan adalah sarana evaluasi konstruktif untuk mematangkan profesionalisme satuan.
“Jadikan temuan sebagai sarana pembelajaran. Kita perbaiki kekurangan, kita tingkatkan profesionalisme,” pungkasnya menutup Taklimat Akhir tersebut.
Laporan: yulie | Editor: efran















