Kabupaten Aceh Timur Raih Juara 2 Permainan Rakyat Engklek Di PKA 8 Ke 8 Tahun 2023 Banda Aceh

Rabu, 8 November 2023 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Tintamerah.co.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meraih juara dua permainan rakyat engklek pada permainan rakyat di Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke 8, yang berlangsung di Gedung Mueusum Aceh, Banda Aceh, Rabu, (08/11/2023).

Koordinator Permainan Rakyat Engklek Aceh Timur Nanda Silvia, S.Pd melalui Hamidah Rokayana Siregar, S.Pd, MM selaku kepala sekolah SMP N 1 Idi menyampaikan yang diikut sertakan dalam permainan tradisional engklek Aceh Timur sebanyak 2 orang, yaitu terdiri dari satu pemain inti atas nama Natasya Destivani dan sebagai pemain cadangan atas nama Salsabila siswa asal dari SMP N 1 Idi

Langsung di bawah pengawasan kepala sekolah SMP Negeri 1 Idi Hamidah Rokayana Siregar, S.Pd, MM dan semua peserta di latih oleh beberapa Guru PJOK Eddy Suyatno dan Nanda Silvia

BACA JUGA  Bersama Pangdam II/ Sriwijaya, Kapolda Sumsel Berikan Bantuan Warga Isoman Covid-19

“Ketika sekolah kami SMP N1 IDI diminta untuk ikut permainan rakyat dan baju rempah di PKA 8 ini, saya sangat antusias.” Ujar nya

“Info tentang keikutsertaan siswi kami di kegiatan PKA ke 8 Banda Aceh ini sudah lama saya terima dari Kabid Kebudayaan Suriadi, SE dan Aminah selaku Pamong Budaya, Info ini kami terima sekitar awal tahun ini, sepulang dari Pagelaran Seni Melayu Serumpun di Medan

Kami diminta untuk bersiap siap jika nanti diminta ikut serta dalam kegiatan PKA ke 8 Untuk itu kami terus melakukan latihan kepada dua siswi yang terpilih, serta menjadikan engklek menjadi salah satu permainan saat mata pelajaran PJOK di sekolah.” ungkap kepala sekolah SMP N 1 Hamidah Rokayana Siregar, S.Pd, MM.

BACA JUGA  Halal Bihalal, Herman Deru Resmikan Rumah Perjuangan IKB Manku

(DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru