PALI Kejar Target Infrastruktur: 14 Jembatan ‘Tua’ Menanti Sentuhan Beton, Dinas PUTR Andalkan Dana Bantuan Gubernur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto AI pembangunan jembatan beton. (Dok/tintamerah)

Ilustrasi foto AI pembangunan jembatan beton. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terus memacu transformasi infrastruktur jalan dan jembatan. Meski kemajuan fisik mulai terlihat di berbagai titik, tantangan besar masih membayangi konektivitas antarwilayah di Bumi Serepat Serasan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten PALI, Ristanto Wahyudi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat belasan unit jembatan di ruas jalan kabupaten yang kondisinya belum permanen atau belum tersentuh konstruksi beton.

Menuntaskan “Pekerjaan Rumah” Jembatan

Berdasarkan data teknis Dinas PUTR, tercatat setidaknya ada 13 hingga 14 unit jembatan yang menjadi prioritas untuk ditingkatkan statusnya menjadi jembatan beton. Keberadaan jembatan permanen ini dinilai krusial untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta memperlancar arus logistik masyarakat.

BACA JUGA  PALI MEMBARA! Aliansi Insan Pers Geruduk DPRD, Tuntut Bupati Cabut Pernyataan Intimidatif: "Kritik Itu Obat, Bukan Ancaman!"

“Jembatan kita ini, total yang terdata di jalan kabupaten masih ada sekitar 13 atau 14 unit lagi yang belum dibangun jadi beton,” ujar Ristanto Wahyudi saat memberikan keterangan saat ditemui tintamerah.co terkait progres infrastruktur tahun anggaran 2026, Jumat (6/3/2026).

Skema Anggaran: APBD dan Harapan pada BKBK

Menyiasati keterbatasan anggaran daerah, Dinas PUTR PALI menerapkan strategi kombinasi pendanaan. Untuk tahun ini, dipastikan dua unit jembatan akan segera dieksekusi pembangunannya menggunakan dana APBD murni.

Namun, Ristanto menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berpangku tangan pada kantong daerah. Satu unit jembatan tambahan tengah diusulkan melalui skema Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) atau yang akrab disebut Dana Bantuan Gubernur (Bangub).

BACA JUGA  BONGKAR! Inspektorat PALI Benarkan Adanya 'Abuse of Power' dan Dokumen Siluman Proyek Simpang Tais, Anggaran Sudah Cair 95%!

“Tahun ini ada dua yang kita bangun dan tingkatkan jadi jembatan beton melalui APBD. Melalui BKBK atau Bangub itu, kami usulkan satu lagi. Jadi rencananya, kalau Bangub itu berhasil, tahun ini total ada tiga jembatan yang kita betonkan,” tegasnya.

Urgensi Percepatan

Langkah Dinas PUTR ini dipandang sebagai upaya “kejar tayang” dalam menuntaskan aksesibilitas wilayah. Jembatan beton bukan sekadar soal estetika jalan, melainkan standar keamanan (K3) transportasi yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Publik kini menanti realisasi dari usulan BKBK tersebut. Jika disetujui, maka sisa jembatan non-beton di PALI akan berkurang secara signifikan, menyisakan sekitar 11 unit untuk dituntaskan pada tahun anggaran berikutnya.

BACA JUGA  Sepak Terjang Firdaus Hasbullah Hingga Jadi Wakil Ketua DPRD PALI

Ketajaman eksekusi di lapangan kini menjadi pertaruhan. Dengan target tiga jembatan di tahun ini, masyarakat berharap tidak ada lagi kendala teknis maupun administratif yang menghambat konektivitas di pelosok PALI.

 

Laporan: Efran

 

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru