MUARA ENIM | tintamerah.co -, Era baru pengelolaan rumah ibadah telah tiba. Masjid tidak boleh lagi dikelola dengan pola manajemen konvensional yang statis dan rawan fraud. Menjawab tantangan zaman, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muara Enim bersinergi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan gerakan masif untuk mendesak digitalisasi dan transparansi mutlak atas dana umat.
Langkah progresif ini dimatangkan dalam forum krusial bertajuk “Silaturahim dan Ruang Diskusi Literasi Transaksi Keuangan Syariah” yang digelar di Gedung Serbaguna RSUD dr. Mohamad Rabain Muara Enim, Rabu (20/5/2026). Menghadirkan ratusan pengurus masjid strategis dari Kecamatan Muara Enim dan Lawang Kidul, forum ini menggaungkan satu komitmen tegas: mengakhiri pengelolaan dana masjid yang tidak terukur dan bertransisi penuh ke ekosistem digital syariah.
Garda Depan Akuntabilitas: Masjid Sebagai Poros Ekonomi
Ketua MUI Kabupaten Muara Enim, KH Solihan, dalam orasinya menegaskan bahwa masjid mengemban mandat ganda yang sangat berat, yakni sebagai pusat spiritual sekaligus benteng ekonomi ummat. Oleh karena itu, integritas dalam pengelolaan setiap rupiah dana jamaah mutlak dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.
“Pengelolaan dana ummat tidak boleh lagi sekadar berjalan apa adanya. Harus ada standardisasi yang ketat, transparan, profesional, dan tunduk sepenuhnya pada prinsip syariah. Dengan mengadopsi tata kelola modern, kita sedang menutup rapat celah penyalahgunaan sekaligus membuka gerbang kemandirian ekonomi umat melalui optimalisasi instrumen infak, sedekah, hingga program pemberdayaan produktif berbasis jamaah,” tegas KH Solihan dengan lugas.
Digitalisasi Tanpa Kompromi: Memangkas Birokrasi Finansial
Sementara itu, Kepala Cabang BSI Muara Enim, Bambang Kurniawan, membedah realitas perubahan perilaku masyarakat yang kini bergerak cepat ke arah cashless society. Menurutnya, kegagalan masjid dalam beradaptasi dengan teknologi transaksi digital adalah sebuah kemunduran besar yang merugikan potensi ekonomi Islam.
“Transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kewajiban mutlak. Melalui implementasi ekosistem keuangan syariah digital—mulai dari integrasi QRIS, simplifikasi transfer antarbank, hingga sistem pembukuan elektronik yang presisi—masjid akan memperoleh efisiensi tinggi sekaligus kepercayaan (trust) yang jauh lebih kuat dari para jamaahnya. BSI berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh pengurus masjid di daerah ini agar cakap digital dan mandiri secara finansial,” papar Bambang.
Dukungan Pemerintah: Menuju Tata Kelola Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Muara Enim meletakkan perhatian serius pada urgensi gerakan ini. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Juli Jumantan Nuri, menyatakan bahwa penguatan kapasitas administratif para pengurus masjid merupakan pilar penting dalam mewujudkan stabilitas sosial-keagamaan daerah yang sehat dan akuntabel.
“Pemerintah daerah berdiri tegak mendukung penuh sinergi antara ulama dan industri perbankan ini. Pengurus masjid harus dipersenjatai dengan keahlian manajerial dan administrasi keuangan yang profesional. Ini bukan sekadar urusan teknis mencatat angka, melainkan manifestasi tanggung jawab moral terhadap publik,” ujar Juli Jumantan.
Senada dengan itu, Funding and Transaction Relationship Manager Area Palembang BSI, Ariesta Aprilianto, menggarisbawahi bahwa pemahaman komprehensif mengenai mitigasi risiko dalam transaksi digital syariah akan menjadi benteng pertahanan utama finansial masjid dari ancaman eksternal, sekaligus mempercepat realisasi inklusi keuangan syariah hingga ke akar rumput.
Sebagai wujud konsensus bersama, agenda strategis ini turut dikawal ketat oleh jajaran elit Forkopimda dan instansi lintas sektor, termasuk perwakilan Sekretariat Daerah, Kepolisian Resor Muara Enim, Kodim 0404, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, BAZNAS, LAZISNU, hingga jajaran Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim. Kehadiran para tokoh ini mempertegas bahwa reformasi tata kelola keuangan masjid kini telah menjadi agenda prioritas pembangunan daerah.
Penulis: Imron Supriyadi | Editor: tintamerah.co















