MUARA ENIM | tintamerah.co -, Di bawah naungan kubah Masjid Agung Muara Enim, Sumatera Selatan, sebuah peristiwa batin yang melampaui sekadar agenda rutin tengah dipersiapkan. Forum Silaturahim Antar Pengajian Serasan Sekundang (FORSAPSS) dijadwalkan menggelar Pengajian Rutin sekaligus Halalbihalal pada Jumat, 24 April 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni pasca-Lebaran. Bagi jamaah di wilayah Serasan Sekundang, agenda ini adalah ruang jeda untuk merajut kembali silaturahmi yang mungkin sempat renggang oleh kesibukan duniawi.
Ukhuwah Sebagai Fondasi Sosial
Ketua Umum FORSAPSS, Hj. Misliyani, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat kebersamaan di tengah arus kehidupan yang kian individualistis.
“Silaturahmi itu bukan sekadar tradisi, melainkan kebutuhan spiritual. Di sinilah kita menumbuhkan rasa saling peduli dan menguatkan satu sama lain,” tegas Hj. Misliyani.
Menghadirkan Refleksi dan Muhasabah
Untuk mempertajam dimensi spiritualitas jamaah, panitia menghadirkan Ustadz Imron Supriyadi, S.Ag., M.Hum., sebagai narasumber utama. Pengasuh Pondok Pesantren Laa Roiba Muara Enim sekaligus Dosen UIN Raden Fatah Palembang ini akan membedah urgensi menjaga Ukhuwah Islamiyah.
Alumnus Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam (PPMIA) Sukoharjo ini diprediksi akan membawa jamaah masuk ke ruang refleksi—menimbang kembali perjalanan hidup serta mengulas amalan-amalan yang dicintai Allah SWT dan Rasulullah SAW. Tema ini dianggap sangat relevan untuk meredam ego dan memperbaiki friksi sosial yang kerap muncul dalam keseharian.
Kesetaraan dalam Saf
Rangkaian acara akan dipuncaki dengan salat Asar berjamaah. Momen ini menjadi simbolik yang kuat: seluruh jamaah berdiri dalam satu saf tanpa sekat, meneguhkan kembali makna kesetaraan di hadapan Sang Pencipta.
Melalui sinergi antara FORSAPSS dan Masjid Agung Kabupaten Muara Enim, pengajian ini diharapkan tidak hanya melahirkan kebersamaan fisik, tetapi juga kesadaran spiritual yang mendalam. Dari serambi masjid inilah, harapan akan lahirnya ketenangan dan persaudaraan sejati dipupuk kembali.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















