Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Prokopim Setda PALI, Firman Irpama, saat memberikan keterangan terkait agenda dinas Bupati PALI di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Firman menegaskan keberadaan bupati di Jakarta murni untuk urusan kedinasan yang telah terjadwal lama. (Foto: Dok/Istimewa)

Kabag Prokopim Setda PALI, Firman Irpama, saat memberikan keterangan terkait agenda dinas Bupati PALI di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Firman menegaskan keberadaan bupati di Jakarta murni untuk urusan kedinasan yang telah terjadwal lama. (Foto: Dok/Istimewa)

PALI | tintamerah.co -, Teka-teki keberadaan Bupati PALI, Asgianto, pasca-diamankannya Iwan Tuaji oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan hingga kini terus bergulir liar di tengah masyarakat. Hingga hari ini, orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan tersebut belum juga menampakkan batang hidungnya di publik, apalagi memberikan keterangan resmi secara langsung terkait badai hukum yang sedang mengguncang daerahnya.

Sikap diam sang bupati memicu gelombang tanya dari masyarakat yang butuh kepastian dan keterbukaan informasi. Menjawab spekulasi yang kian memanas, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda PALI, Firman Irpama, akhirnya buka suara melalui wawancara telepon dengan tintamerah.co pada Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan wawancara yang didapat, Firman menepis isu bahwa Bupati Asgianto sengaja menghindar atau bersembunyi dari sorotan publik dan awak media. Ia menegaskan bahwa sang bupati saat ini sedang berada di Jakarta untuk menghadiri serangkaian agenda dinas yang sangat padat dan telah terjadwal sejak jauh-jauh hari.

BACA JUGA  Hampir 900 Undangan Pelantikan Anggota DPRD PALI Disebar

Pembelaan Prokopim: Agenda Padat di Jakarta

Menurut penjelasan Firman Irpama, ketidakhadiran Bupati Asgianto di PALI sejak awal pekan ini murni karena urusan kedinasan yang krusial bagi daerah.

“Bapak dari hari Senin, Selasa, Rabu kemarin ini lagi finalnya, lagi ada kegiatan di Jakarta soal tapal batas dengan Muara Enim dan Musirawas. Hari ini ada kegiatan juga, yang siangnya nanti ada kegiatan yang sudah terjadwal. Dan besok ada (pertemuan) sama Kementerian Pendidikan terkait soal hari pendidikan, ada undangannya,” ujar Firman memaparkan rentetan agenda bupati.

Firman menekankan bahwa rangkaian kegiatan dari Senin hingga Kamis ini sudah teragendakan sejak lama, bukan agenda mendadak yang dibuat-buat untuk menghindari situasi di daerah.

Merespons keresahan warga PALI yang terus mempertanyakan keberadaan pemimpin mereka, Firman mengarahkan agar publik dan media berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) PALI. Menurutnya, roda pemerintahan tidak mandeg karena bupati telah memberikan mandat penuh kepada Sekda untuk bersiap di tempat.

BACA JUGA  Ketua IWO PALI Isi Materi di Pelatihan Jurnalistik Aktivis Desa PALI

“Silakan konfirmasi ke Ibu Sekda. Ibu Sekda sudah dikasih mandat sama Bapak dan sudah diceritakan. Ibu Sekda sudah disuruh standby, karena Bapak memang jadwalnya padat minggu ini, sudah dari jauh-jauh hari,” tambah Firman.

Ketika dikejar mengenai kepastian kapan Bupati Asgianto akan kembali ke PALI, Firman memproyeksikan sang bupati kemungkinan baru bisa bertugas kembali di kantornya pada pekan depan, setelah seluruh agenda di Jakarta rampung, seraya melihat situasi libur hari besar keagamaan atau tanggal merah yang ada.

Jangan Sembunyi di Balik Punggung Prokopim

Kendati pihak Prokopim telah memberikan klarifikasi panjang lebar mengenai alasan kedinasan di Jakarta, penjelasan tersebut dinilai belum cukup meredam dahaga publik akan pernyataan langsung dari Bupati Asgianto.

Situasi ini menguatkan ulasan kritis dalam laporan opini tintamerah.co sebelumnya yang bertajuk “PALI Diguncang Badai, Ke mana Bupati Asgianto? Jangan Sembunyi di Balik Punggung Kabag Prokopim”. Publik menilai, di tengah situasi krisis kepercayaan akibat penangkapan figur penting seperti Iwan Tuaji, seorang kepala daerah harus hadir sebagai panglima yang memberikan ketenangan, bukan justru mendelegasikan klarifikasi kepada pejabat struktural atau juru bicara.

BACA JUGA  Sikapi Desakan Revitalisasi Pipa di PALI, PHR Zona 4 Sebut Keputusan Berdasarkan Kajian Teknis: Belum Ada Jaminan Penggantian Total?

Kemunculan bupati secara langsung sangat dinantikan, bukan sekadar untuk membahas tapal batas atau urusan seremonial di kementerian, melainkan untuk memberikan pernyataan tegas dan transparan mengenai komitmen Pemkab PALI dalam menghadapi kemelut hukum yang terjadi. Menyerahkan seluruh narasi komunikasi publik kepada Kabag Prokopim justru dinilai sebagian pihak sebagai upaya berlindung di balik formalitas birokrasi di tengah badai yang sedang mengguncang PALI.

Masyarakat kini menunggu, apakah pekan depan Bupati Asgianto akan benar-benar pulang dan berani menghadapi mikrofon jurnalis serta tatapan publik secara langsung, atau tetap memilih bungkam di balik sekat-sekat protokoler pemerintahan.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Opini: PALI Diguncang Badai, ke Mana Bupati Asgianto? Jangan Sembunyi di Balik Punggung Kabag Prokopim!

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru