Kemeriahan Sunday Morning PALI: Dari Pemancingan Kelinci hingga Upaya Menggeliatkan Ekonomi Lokal

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamsyah berpose di tenant miliknya, sebuah inovasi pemancingan kelinci yang menjadi daya tarik baru dalam perhelatan Sunday Morning  di Lapangan Sanggar Pramuka, Gelora November Pertamina, Pendopo, pada Minggu, (21/6/2026). (Foto: Dok/tintamerah.co)

Alamsyah berpose di tenant miliknya, sebuah inovasi pemancingan kelinci yang menjadi daya tarik baru dalam perhelatan Sunday Morning di Lapangan Sanggar Pramuka, Gelora November Pertamina, Pendopo, pada Minggu, (21/6/2026). (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Suasana Lapangan Sanggar Pramuka, Kompleks Gelora November Pertamina, Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, PALI, Sumatera Selatan mendadak dipenuhi gelak tawa dan antusiasme warga pada Minggu pagi (21/6/2026). Warga dari berbagai penjuru kota tampak tumpah ruah memanfaatkan momentum Sunday Morning yang kini menjadi magnet baru bagi aktivitas warga di akhir pekan.

Di sela-sela kepadatan aktivitas, tampak salah satu inovasi menarik yang mencuri perhatian anak-anak: wahana pemancingan kelinci. Alamsyah, inisiator wahana tersebut, mengungkapkan bahwa kehadirannya merupakan bentuk partisipasi aktif dalam meramaikan Sunday Morning. Dalam wawancara tintamerah.co, ia menjelaskan bahwa konsep pemancingan kelinci ini adalah pengalaman pertama bagi warga di PALI.

BACA JUGA  Ubaidillah Bawa Semangat Baru dari Magelang: "DPRD PALI Harus Tinggalkan Legacy Nyata!"

“Ini pertama kalinya di PALI, jadi karena di sini belum ada, kami adakan. Konsepnya kita memberi makan kelinci dengan sayur, wortel, atau ubi, menggunakan alat pancing khusus untuk anak-anak,” jelas Alamsyah.

Menurut Alamsyah, ide wahana ini muncul dari media sosial. “Ide cak ini muncul lewat beranda TikTok,” ujarnya. Ia juga menuturkan bahwa wahana ini memiliki banyak manfaat, tidak hanya sebagai sarana rekreasi. “Manfaatnya sebenarnya banyak Kak, pertama untuk refreshing, kedua juga untuk mengenal ke hewan kelinci ke anak-anak cak itu Kak ya. Jadi anak-anak kecil ini bisa berinteraksi dengan hewan ataupun berkumpul dengan yang lain kan banyak di sini anak-anak yang lain cak itu Kak,” tuturnya.

BACA JUGA  Kejadian Berulang, Anggota Komisi VI DPR RI Desak Pertamina Evaluasi Total Keamanan Pipa di PALI

Saat ditanya mengenai tarif, Alamsyah menyebutkan biaya untuk menikmati wahana tersebut. “Lima belas ribu Kak untuk pemancingan kelincinya Kak,” ucapnya. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat dua puluh ekor kelinci, namun sebagian sudah terjual, sehingga tersisa delapan belas ekor. Terkait kelangsungan usahanya di minggu-minggu mendatang, ia menegaskan komitmennya untuk konsisten hadir. “Insya Allah konsisten Kak kami Kak,” tegasnya. Mengenai pesan moral, Alamsyah menyampaikan harapannya, “Mungkin untuk pesannya sebenarnya lebih ke ini bae memajukan UMKM daerah bae Kak,” pungkasnya.

Dalam laporan tintametah.co sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Kadiskop & UKM) PALI, Rohman, menegaskan bahwa Sunday Morning adalah langkah strategis untuk memutar roda ekonomi kerakyatan. Rohman menekankan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai benteng agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan berputar di dalam daerah, sehingga pelaku kuliner serta UMKM tidak lari ke luar wilayah. Pemerintah Kabupaten PALI terus berkomitmen mengoptimalkan perhelatan ini sebagai katalisator untuk meningkatkan volume transaksi UMKM agar ekonomi daerah tetap tangguh dan berkembang.

BACA JUGA  Sepak Terjang Firdaus Hasbullah Hingga Jadi Wakil Ketua DPRD PALI

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Menelanjangi Alur Distribusi LPG 3 Kg di PALI: Transparansi untuk Rakyat atau Sekadar Angka?
Kelangkaan Elpiji Melon di PALI: Agen Resmi Klaim Lakukan Pengawasan Ketat, Ultimatum Sanksi Menanti Pangkalan Nakal
Gas Melon “Mencekik” Rakyat, Ketua DPRD PALI Ultimatum Cabut Izin Agen dan Pangkalan Nakal
Tiga Terakhir Elpiji “Disunat”, Pelaku UMKM PALI Bongkar Praktik Segel Rusak di Pengecer
Geber Promo Piala Dunia, Grapari Telkomsel ‘Serbu’ Sunday Morning Pendopo PALI
Jeritan Pelaku UMKM Pendopo PALI: Elpiji 3 Kg Masih Rp30.000, Mafia Harus Disikat!
Warga Pahlawan PALI Sambut Antusias Lomba Mewarnai di Sunday Morning, Ajang Kreativitas yang Menggerakkan Ekonomi
Lomba Mewarnai di Sunday Morning, Disdik PALI: Stimulasi Kreativitas Siswa Sekaligus Gerakkan Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:56 WIB

Menelanjangi Alur Distribusi LPG 3 Kg di PALI: Transparansi untuk Rakyat atau Sekadar Angka?

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:19 WIB

Kelangkaan Elpiji Melon di PALI: Agen Resmi Klaim Lakukan Pengawasan Ketat, Ultimatum Sanksi Menanti Pangkalan Nakal

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:06 WIB

Gas Melon “Mencekik” Rakyat, Ketua DPRD PALI Ultimatum Cabut Izin Agen dan Pangkalan Nakal

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:17 WIB

Tiga Terakhir Elpiji “Disunat”, Pelaku UMKM PALI Bongkar Praktik Segel Rusak di Pengecer

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:30 WIB

Geber Promo Piala Dunia, Grapari Telkomsel ‘Serbu’ Sunday Morning Pendopo PALI

Berita Terbaru