Menelanjangi Alur Distribusi LPG 3 Kg di PALI: Transparansi untuk Rakyat atau Sekadar Angka?

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas penyaluran LPG 3 kg di pangkalan PT Hartika, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Stabilitas distribusi di tingkat agen menjadi kunci utama dalam memastikan ketersediaan energi subsidi bagi masyarakat PALI. (Foto ilustrasi AI: Dok/tintamerah.co)

Aktivitas penyaluran LPG 3 kg di pangkalan PT Hartika, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Stabilitas distribusi di tingkat agen menjadi kunci utama dalam memastikan ketersediaan energi subsidi bagi masyarakat PALI. (Foto ilustrasi AI: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Data adalah pedang bermata dua. Bagi Pemerintah Kabupaten PALI, data distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg seharusnya menjadi kompas untuk memastikan subsidi energi benar-benar sampai ke tangan rakyat kecil. Berdasarkan dokumen resmi “LAPORAN DISTRIBUSI LPG 2026” yang diterima redaksi tintamerah.co dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) PALI, Sumatera Selatan, publik kini dapat membedah secara telanjang bagaimana “emas hitam” bersubsidi ini mengalir di wilayah kita.

Kalkulasi Menuju Angka Fantastis

Jika kita membedah realisasi penyaluran Januari hingga Mei 2026, total volume yang digelontorkan mencapai 888.550 tabung. Jika konsumsi ini stabil, maka dalam satu tahun penuh, dipastikan 2.132.520 tabung akan membanjiri wilayah PALI.

BACA JUGA  IWO PALI Gelar Jumpa Pers Terkait SP3 Keluar yang Menyatakan 3E tidak Bersalah dan Pemberitaan Tidak Bohong

Secara kasatmata, ini berarti rata-rata distribusi harian mencapai 5.842 tabung per hari. Pertanyaan mendasar yang muncul dengan tajam adalah: Apakah dengan pasokan harian yang mencapai ribuan tabung ini, kelangkaan masih menjadi narasi yang akrab di telinga masyarakat PALI? Jika data ini akurat, maka disparitas antara angka di atas kertas dengan realitas di pangkalan adalah titik krusial yang harus diselidiki.

Peta Kekuatan Agen Penyalur

Distribusi masif ini bertumpu pada tiga pundak korporasi yang memegang kendali atas arus energi di PALI:

  • PT Bumi Musi Makmur: Sang penguasa distribusi dengan volume realisasi mencapai 830 tabung. Dominasi agen ini di wilayah Talang Ubi, Tanah Abang, hingga Penukal menuntut pengawasan ekstra ketat agar tidak ada celah bagi “permainan” distribusi.
  • PT Hartika: Dengan realisasi 120 tabung, agen ini memiliki tanggung jawab besar dalam menyangga kebutuhan vital, termasuk keterlibatannya di sektor SPBU.
  • PT Kharisma Aulia Mandiri: Menutup rantai penyaluran dengan total 600 tabung, yang menjadi ujung tombak aksesibilitas hingga ke pelosok desa.
BACA JUGA  Panggilan Pulang Kampung: Gelombang Perantau dan Warga Tempirai Raya Satukan Barisan Tuntut Revisi Perbup PALI No. 62 Tahun 2023

Suara Tegas untuk Transparansi

Kepala Disperindag PALI, Ida Martini, SP, telah meletakkan tanggung jawab moral dalam laporan tersebut: bahwa setiap tabung wajib mencapai tangan yang berhak dengan harga yang sesuai aturan. Namun, sebuah data hanyalah artefak bisu tanpa pengawasan lapangan yang militan.

Kini, dengan terbukanya akses data ini, tidak ada lagi ruang untuk bersembunyi. Rakyat PALI berhak menagih, bukan sekadar janji, melainkan bukti nyata bahwa distribusi ribuan tabung per hari tersebut benar-benar mampu menghapus antrean panjang dan menekan harga eceran tertinggi yang sering kali mencekik warga di tingkat bawah.

Transparansi adalah langkah awal, namun pengawasan—yang tajam, tegas, dan tanpa kompromi—adalah langkah selanjutnya untuk memastikan hak rakyat tidak dipangkas oleh oknum spekulan.

BACA JUGA  Kejari PALI Respon Soal Rencana Demo Singa Abab

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru