PALI | tintamerah.co -, Bupati PALI Asgianto: “Kita Sudah Merdeka, Tidak Ada Lagi yang Harus Dimerdekakan”
PENDOPO, TINTAMERAH.CO – Detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa nasionalisme yang tinggi. Di tengah suasana kebangsaan yang kental di Lapangan Stadion Gelora November Pertamina, Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Senin (17/8/2026), keberhasilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi sorotan utama.
Putra-putri terbaik daerah yang tergabung dalam Paskibraka PALI sukses menunaikan tugas negara dengan sempurna. Deru langkah yang seragam dan pengibaran Sang Saka Merah Putih yang dilakukan dengan presisi tinggi mencerminkan disiplin serta dedikasi luar biasa. Keberhasilan ini bukan sekadar seremonial, melainkan manifestasi dari semangat patriotisme generasi muda PALI yang mampu menjaga kehormatan bangsa di tanah Bumi Serepat Serasan. Kesuksesan formasi dan ketenangan para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas krusial tersebut memantik rasa bangga yang mendalam bagi ribuan masyarakat dan jajaran pejabat yang hadir menyaksikan.
Refleksi Kemerdekaan dan Klaim Keberhasilan Bupati PALI
Momentum hari kemerdekaan ini kemudian dimanfaatkan oleh Bupati PALI, Asgianto, untuk memberikan refleksi mengenai perjalanan pembangunan di wilayahnya. Saat disinggung oleh awak media mengenai agenda strategis apa yang masih harus “dimerdekakan” di Kabupaten PALI di usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81, Asgianto memberikan jawaban yang lugas dan sangat optimis.
Dengan nada tegas, Bupati menyatakan bahwa secara prinsip, tugas besar untuk memerdekakan daerahnya telah tercapai. Ia menolak anggapan bahwa masih ada ketimpangan mendasar yang memerlukan perjuangan ekstra, dengan mengacu pada indikator kesejahteraan yang ia nilai terus membaik.
“Kita sudah merdeka. Tidak ada lagi yang harus kita merdekakan. Seperti kita ketahui bersama, tidak ada lagi kemiskinan,” tegas Asgianto saat diwawancarai oleh Tintamerah.co di area stadion.
Angka Kemiskinan sebagai Barometer Kesejahteraan
Lebih lanjut, Bupati Asgianto menjabarkan bahwa keberhasilan pemerintahannya dalam menurunkan angka kemiskinan adalah bukti konkret dari realisasi kemerdekaan di tingkat daerah. Ia meyakini bahwa penurunan statistik kemiskinan yang tercatat selama masa kepemimpinannya adalah sinyal kuat bahwa kebijakan yang diambil telah menyentuh akar permasalahan masyarakat.
“Alhamdulillah kita lihat sendiri, angka kemiskinan di Kabupaten PALI terus menurun. Nah, ini salah satu bukti nyata bahwa kita ingin memerdekakan Kabupaten PALI,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.
Pernyataan Bupati ini seolah menutup keraguan mengenai arah pembangunan PALI ke depan. Baginya, angka statistik yang menunjukkan penurunan angka kemiskinan telah merepresentasikan keberhasilan misi memerdekakan rakyat dari belenggu ketertinggalan ekonomi. Optimisme yang disampaikan Bupati Asgianto menjadi catatan penting dalam perayaan HUT RI kali ini, memberikan gambaran bahwa fokus pemerintah daerah saat ini adalah menjaga ritme keberhasilan tersebut di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















