PALI | tintamerah.co -, Peringatan malam ketujuh berpulangnya almarhumah Hj. Salbiah Binti H. Ajunas—ibunda tercinta Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto, S.T.—digarap dengan pendekatan spiritual yang lebih khidmat dan inklusif. Pemerintah Kabupaten PALI memastikan seluruh rangkaian takziah malam ini tidak hanya berpusat pada pembacaan yasin dan tahlil, melainkan diawali secara terintegrasi dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah serta pencerahan rohani mendalam yang dipimpin langsung oleh penceramah independen, Ustaz Samar.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda PALI, Ayubi, saat memberikan keterangan komprehensif kepada tintamerah.co, Kamis (17/9/2026), membeberkan detail teknis persiapan yang dirancang agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib, sakral, dan terbuka tanpa batasan sekat bagi masyarakat luas.
“Persiapan sudah dimatangkan dan ditargetkan clear selambat-lambatnya setelah salat Ashar sore ini. Kami mengimbau masyarakat yang ingin hadir untuk bersama-sama menunaikan salat Maghrib berjamaah di pendopo. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Yasin, tahlil, doa bersama, serta tausiah agama,” ungkap Ayubi lugas.
Fokus Spiritual: Salat Maghrib Berjamaah dan Tausiah Ustaz Samar
Ada yang menarik dari arsitektur acara malam ketujuh ini. Pemkab PALI secara khusus memilih memusatkan ibadah maghrib berjamaah langsung di area Pendopoan Rumah Dinas Bupati, Komplek Pendopo Talang Ubi. Langkah ini dinilai sangat efektif untuk menyatukan saf keimanan para pelayat dari berbagai kalangan—mulai dari jajaran birokrasi, tokoh masyarakat, hingga warga sipil—sebelum larut dalam lantunan zikir dan doa pengampunan bagi almarhumah.
Untuk mempertajam esensi keimanan dan memberikan penguatan batin (muhasabah) bagi keluarga yang ditinggalkan maupun para pelayat, Pemkab PALI mempercayakan kursi tausiah kepada Ustaz Semar. Sosok penceramah lokal yang sehari-hari mendedikasikan diri sebagai guru agama di Yayasan Karyawan Pertamina Pendopo (YKPP) ini dikenal memiliki kedekatan emosional dan gaya penyampaian dakwah yang membumi, tegas, namun menyejukkan hati.
Menanggapi latar belakang sang penceramah, Kabag Kesra Ayubi menegaskan bahwa penunjukan Ustaz Samar murni didasarkan pada kompetensi keilmuan dan independensinya di tengah umat.
“Ustaz Semar ini figur pendidik agama yang aktif mengajar di YKPP. Beliau tidak terafiliasi dengan organisasi politik atau golongan tertentu, murni seorang pendidik dan pengajar agama yang berkompeten untuk membawakan tausiah malam ketujuh ini,” jelas Ayubi mempertegas posisi penceramah.
Pintu Pendopo Terbuka Tanpa Batas: Menghimpun Kekuatan Doa Kolektif
Pendekatan berita kali ini menyoroti bagaimana duka personal seorang kepala daerah dilebur ke dalam ruang sosial yang egaliter. Tidak ada batasan undangan formal yang kaku; pintu gerbang Pendopo Talang Ubi dibuka seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat PALI yang ingin berpartisipasi menyumbangkan doa.
Bupati Asgianto, yang sepekan lalu menunjukkan ketegaran luar biasa saat mengantarkan jenazah sang ibunda tercinta ke peristirahatan terakhir di TPU Kebun Bunga, Palembang, Jumat (11/9/2026), kini kembali merangkul kekuatan kolektif dari warganya. Kehadiran ribuan jemaah yang memenuhi pendopo untuk menunaikan salat Maghrib berjamaah dan mendengarkan tausiah Ustaz Samar diproyeksikan menjadi energi spiritual terbesar untuk meringankan langkah almarhumah menghadap Sang Khaliq.
Sebagaimana rekam jejak peliputan mendalam yang diulas dalam laporan tintamerah.co sebelumnya—mulai dari kronologi detik-detik PALI Berduka, Ibunda Bupati Asgianto Tutup Usia Setelah Perjuangan Panjang Melawan Sakit hingga gelombang solidaritas rakyat dalam artikel Malam Nujuh Hari Berpulangnya Ibunda Bupati PALI: Pintu Pendopo Talang Ubi Terbuka Luas untuk Doa Rakyat—malam ketujuh ini membuktikan bahwa kepemimpinan yang berakar dari kedekatan emosional dengan rakyat akan selalu didukung oleh ketulusan doa bersama di saat-saat paling berat sekalipun.
Melalui khidmatnya salat Maghrib berjamaah, ketulusan bacaan Yasin dan tahlil, serta bobot pencerahan dari tausiah Ustaz Samar, seluruh masyarakat PALI bersatu padu memohon kepada Allah SWT agar almarhumah Hj. Salbiah Binti H. Ajunas mendapatkan tempat terindah di sisi-Nya, diampuni segala khilafnya, serta dilimpahkan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















