Ramlan Holdan: Pemkot Palembang Harus Punya Keberanian Untuk Menjadikan BKB Masuk Sebagai Cagar Budaya

Minggu, 7 November 2021 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Lembaga Kebudayaan Kebangkitan Bangsa (LKKB) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar diskusi terumpun dengan Tema “Semangat Kepahlawanan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dan Benteng Kuto Besak di Cafe Rajo Tentro Palembang, Minggu (7/11/2021).

Dikesempatan ini, Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan mengatakan, di Hari Pahlawan nanti yang jatuh pada 10 November, dimana kita melakukan diskusi mengenang jejak kepahlawanan SMB II Palembang.

“Dari diskusi ini ada dua hal yang kita petik disini, pertama adalah nilai-nilai yang dipesankan oleh SMB II, pertama nilai kejuangan, bahwa SMB II mendapat gelar pahlawan sudah sangat wajar sekali, artinya beliau melawan penjajah Belanda itu sangat luar biasa sekali,” tuturnya.

Kemudian, terbukti mereka melakukan perlawanan dengan penjajah, dan ini yang harus kita teladani. Kedua nilai-nilai dalam bentuk fisik, mulai dari SMB I sampai ke SMB II bentuk fisik ini masih sangat dijaga.

BACA JUGA  Polda Sumsel Tindak tegas Pelaku Pembakaran Pos keamanan Pt Bumi Persada Permai Kabupaten Muba

“Bahkan ini adalah bagian dari perjuangan SMB II untuk melawan penjajah, karena buat Benteng Kuto Besak (BKB) tidak mudah. Apalagi luar biasa besarnya benteng ini dimana menggunakan biaya, tenaga dan dana. Ini artinya keberanian mulai dari SMB I diteruskan kepada SMB II Palembang,” ungkapnya.

Dimana BKB luar biasa harus kita kenang kembali, ini varian dari hasil budaya tokoh kita. Dimana pada zaman dahulu mereka adalah sebagai orang pendiri Kota Palembang.

“Dari PKB Sumsel kita dorong, karena ada hal yang masih mengganjal persoalan BKB yang sampai sekarang belum menjadi Cagar Budaya, dan ini harus dikupas bersama, Sekarang kita dorong dan kita minta ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang harus ada keberanian untuk melakukan terobosan, agar BKB masuk didalam Cagar Budaya,” katanya.

BACA JUGA  Pihak Kejaksaan Harusnya Patuh Terhadap Putusan

Lanjutnya, bahkan kita tadi dengar ada beberapa kendala, bahkan team dari Pemkot Palembang sendiri mengatakan tidak ada data. Padahal ini sudah sejak lama masak Pemkot tidak punya data, apakah team mereka ini ahli atau tidak untuk mengusulkan soal cagar budaya, masak dia tidak punya data, padahal data sudah banyak.

“Artinya kita minta dan dorong kembali khususnya Pemkot Palembang harus serius, kenapa saya bilang begitu karena saya lihat belum ada keseriusan Pemerintah untuk menyatakan BKB sebagai Cagar Budaya,” ujarnya.

Padahal Keraton Kuto Besak nilai sejarahnya sangat tinggi dan sudah masuk dalam katagori Cagar Budaya, apalagi Keraton Kuto Besak ini adalah satu-satunya benteng pertahanan di Indonesia yang dibuat pribumi asli.

BACA JUGA  Kendalikan Inflasi, BI Sumsel dan TPID Kota Palembang Gelar Pasar Murah Digital

Sementara itu, Ketua Febri Lintani LKKB Sumsel Mengatakan, sangat mengapresiasi dengan PKB yang telah menginisiasi kegiatan ini atau menggerakkan termasuk mengundang kawan- kawan berbagai fraksi di DPRD Kota Palembang.

“Dan saya kira ini untuk Pertama Partai Politik yang konsen terhadap ini, Sebelum ini ada beberapa partai politik lain yang konsental sudah gerakan nyata karna itu kita apresiasi, dan kita juga minta kepada fraksi- fraksi di DPRD Kota Palembang agar memperjuangkan kebudayaan ini, karna itu milik rakyat bukan milik orang- orang yang presentuen mereka saja, Tapi milik kita semua,” tutupnya.

Laporan: Astrid
Editor: AN

Berita Terkait

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi
Sinergi Era Digital: Korem 044/Gapo Gembleng Prajurit Jadi ‘Arsitek’ Informasi Kreatif dan Humanis
Terobosan Pembiayaan, Herman Deru Siapkan Sumsel Jadi Pelopor ‘Obligasi Daerah’ Nasional

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:24 WIB

Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB

Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring

Berita Terbaru