Polemik BLT Dana Desa Sungai Langan, Ini Tanggapan Kajari PALI

Selasa, 3 Mei 2022 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Kejakasaan Negeri PALI
Sumber Foto: Tim IWO PALI

Foto: Kantor Kejakasaan Negeri PALI Sumber Foto: Tim IWO PALI

PALI | Tintamerah.co.id -, Kepala Kejaksaan Negeri Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Agung Arifianto, SH., MH melalui Kasi Intel M. Padli Habibi, SH, menanggapi soal oknum pemerintah desa Sungai Langan yang memotong dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah.

“Kami aparat penegak hukum yang pastinya didahului dengan adanya indikasi atau laporan dari masyarakat,” katanya kepada Tintamerah.co.id di ruang kerjanya, Senin, (25/04/22).

Dia mengharapkan agar masyarakat segera membuat laporan jika menemukan ada indikasi tindak pidana korupsi.

“Maka dari itu kami APH dalam hal ini kejaksaan, pasti adanya laporan tersebut, pasti kami tindaklanjuti,” ujar dia.

Dia menuturkan, pihaknya akan memproses dan mengkaji kebenaran setiap laporan masyarakat dengan melakukan penyelidikan.

BACA JUGA  Tiga Kawanan Begal Rampas Sepeda Motor IRT di wilayah Desa Air Itam

“Kalau memang laporan tersebut memang benar pasti akan kita tindaklanjuti, akan kita tingkatkan,” ungkap dia.

Menurut dia, dana BLT bersumber dari negara, jadi penyaluran harus tepat sasaran dan peruntukannya, jika disalahgunakan menyalahi peraturan dan perundang-undangan yang diatur dalam UU tindak pidana korupsi.

Dia menegaskan jika siapapun terbukti melakukan pemotongan BLT akan dikenakan sanksi pidana. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan yang berkaitan dengan pemotongan apakah memenuhi unsur-unsur pidana untuk dilimpahkan kepersidangan.

Dilansir dari Kompas.com, Selasa, 03/06/2020, yang berjudul “Ancaman Pidana Menanti bagi Pemotong Bansos.”

Penangkapan oknum aparatur Desa Banpres, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, lantaran memotong Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang disalurkan pemerintah pusat disesalkan. Pasalnya, oknum tersebut memotong anggaran bantuan yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat pandemi Covid-19. Ancaman pidana pun menanti keduanya.

BACA JUGA  213 Anggota PPS Resmi Dilantik Berasal Dari 71 Desa dan Kelurahan

“Saya sangat menyesalkan perilaku tokoh masyarakat desa ini,” kata Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Oknum aparatur yang dimaksud yaitu seorang kepala dusun berinisial AM dan seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa berinisial E. Keduanya diamankan oleh Tim Saber Pungli Polres Musirawas setelah sebelumnya dilaporkan warga.

Seperti diketahui, sebelumnya warga desa Sungai Langan, kecamatan Penukal, PALI, Sumatera Selatan protes BLT miliknya dikurangi oknum pemerintah desa dengan modus meminta uang pembelian materai dan uang transport.

Setelah viral di media online dan media sosial, pemerintah desa mengembalikan uang senilai lima puluh ribu rupiah kepada 83 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

BACA JUGA  Polsek Penukal Utara Monitoring Harga Sembako Menjelang Puasa di Kalangan Desa Tanding Marga

Laporan : Tim IWO PALI

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru