PALI | tintaemarah.co -, Teka-teki mengenai komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI dalam menuntaskan pembahasan regulasi penting akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dituding “bermain-main” dengan agenda rakyat akibat absennya pihak eksekutif yang memicu kebuntuan (deadlock) di gedung DPRD, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda PALI kini angkat bicara dengan nada tegas.
Pemerintah memastikan bahwa insiden memalukan—di mana rapat paripurna harus ditunda hanya karena masalah sinkronisasi jadwal—tidak akan terulang kembali.
Prioritas Hari Pertama: Bupati Hadir Fisik
Kepala Bagian Prokopim Setda PALI, Firman Irpama, menegaskan bahwa Bupati PALI telah menempatkan rapat paripurna pada Senin mendatang sebagai prioritas utama kerja di awal pekan. Tak ada lagi kata “diwakilkan”; Bupati dipastikan akan hadir secara fisik untuk berhadapan langsung dengan para wakil rakyat.
“Rapat hari Senin menjadi prioritas kerja di hari pertama Bapak Bupati dan sudah menjadi agenda resmi yang akan dihadiri langsung oleh Bupati,” ujar Firman Irpama saat memberikan klarifikasi tertulis kepada redaksi tintamerah.co, Minggu (29/3/2026).
Pernyataan ini seolah menjadi jawaban telak atas keresahan publik yang sebelumnya tertuang dalam laporan tintamerah.co berjudul “Rapat Rekreasi Rakyat Dikhianati”. Publik yang sempat merasa “dilukai” kepercayaannya kini dijanjikan sebuah perubahan sikap dari pemegang kebijakan.
Menambal Lubang Koordinasi yang Bocor
Disinggung mengenai alasan ketidakhadiran sebelumnya, Firman tidak menampik adanya benturan jadwal yang tak terhindarkan. Namun, ia menekankan bahwa langkah antisipatif telah diambil melalui koordinasi intensif dengan Sekretariat Dewan (Setwan).
“Bapak Bupati kemarin ada jadwal lain yang tidak bisa ditinggalkan sehingga mengutus Wakil Bupati untuk hadir,” jelasnya. Kendati demikian, ia menyadari bahwa kehadiran orang nomor satu di PALI adalah kunci dalam pengambilan keputusan strategis terkait Raperda dan LKPJ.
Untuk memastikan “luka kepercayaan” rakyat—sebagaimana disinggung oleh Ketua DPRD PALI, Ubaidillah—tidak semakin menganga, Prokopim telah melakukan sinkronisasi ulang kalender kerja.
“Kedepan kami sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Dewan untuk memberitahukan agenda yang memang harus dihadiri oleh Bapak Bupati dan mensinkronkan jadwal sehingga tidak ada permasalahan seperti ini kembali,” tambah Firman.
Permohonan Maaf dan Komitmen Transparansi
Secara terbuka, pihak Prokopim juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan administratif yang sempat menghambat jalannya roda legislasi di Bumi Serepat Serasan.
“Sekali lagi permohonan maaf sehingga terjadi rapat ulang dan kedepan tidak terulang kembali,” pungkasnya dengan nada lugas.
Kini, bola panas ada di tangan eksekutif. Masyarakat PALI kini menunggu pembuktian di hari Senin. Apakah kehadiran Bupati Asgianto akan menjadi momentum “titik balik” bagi pembangunan PALI, ataukah janji sinkronisasi ini hanya sekadar penawar duka sementara bagi rakyat yang sudah telanjur kecewa?
Satu yang pasti, radar tintamerah.co akan tetap tegak berdiri untuk memastikan setiap kursi di ruang paripurna terisi oleh mereka yang benar-benar peduli pada nasib rakyat, bukan sekadar pengisi daftar hadir. (Red)
Penulis: Efran Editor: Redaksi Tintamerah.co















