Aliran Sungai di Desa Sukamerindu Menghitam, Hasirun: Takutnya Tercemar dan Membahayakan Kesehatan Masyarakat

Minggu, 23 Mei 2021 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Enim | Tintamerah.co.id – Menghitamnya aliran sungai di Desa Sukamerindu, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim terus menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat maupun pemerintah di desa tersebut.

Bagaimana tidak, aliran sungai yang dahulunya jernih dan bersih, sekarang nampak berwarna hitam kemerah-merahan serta berbusa. Kuat dugaan hal ini disebabkan oleh limbah, sehingga menyebabkan pencemaran terhadap aliran dan ekosistem sungai yang saat ini masih dimanfaatkan warga seperti mandi dan mencuci.

“Aliran sungai ini dulunya jernih, tapi sekitar tiga tahunan ini mengalami perubahan, takutnya sungai ini telah tercemar dan bisa berdampak bahaya bagi kesehatan masyarakat yang beraktivitas di aliran sungai itu,” ujar Kepala Desa Sukamerindu, Hasirun, saat dikonfirmasi awak media, terkait kondisi sungai tersebut, di kediamannya pada Sabtu (22/5/2021).

BACA JUGA  Kelurahan Majasari-SMSI Kota Prabumulih Gelar Majasari UMKM Expo 2021

Menurut Hasirun, tak hanya kondisi fisik sungai yang berubah, kondisi dari ekosistem di sungai itu pun disinyalir turut mengalami perubahan, seperti mulai jarangnya ditemukan ikan-ikan dan menurunya hasil padi di persawahan yang berada di aliran sungai tersebut.

“Dulu sebelum kondisinya seperti sekarang, di aliran sungai ini banyak sekali jenis ikan dan hasil panen padi juga melimpah, tapi saat ini, ikan sudah sulit dijumpai dan rumpun padi di sawah menjadi kerdil,” lanjut Hasirun.

Disinggung terkait perubahan kondisi aliran sungai itu, Hasirun menjelaskan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebabnya. Namun kuat dugaan, perubahan itu ia sebutkan, diakibatkan dari limbah milik salah satu perusahaan sawit yang beroperasi di dekat Desa Sukamerindu.

BACA JUGA  Gubernur HD, Bupati dan Walikota Dijadwalkan akan Hadiri Penutupan Pertamina LCLP 2025 Zona 4

Dugaan itu muncul, ia katakan, dikarenakan perubahan kondisi sungai yang terjadi semenjak berdirinya perusahaan tersebut, dan mulai dibukanya akses aliran sungai dari perusahaan menuju aliran sungai di huluan Desa Sukamerindu.

Dirinya pun menawarkan kepada para awak media, untuk turun mengecek langsung ke huluan sungai guna mencari kebenaran soal sumber limbah yang diduga telah mencemari sungai tersebut.

“Itu semua baru sebatas dugaan, namun kapan-kapan kita bisa cek langsung ke lokasi huluan sungai, demi mengetahui sumber dugaan limbah ini,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muara Enim, Kurmin, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsAppnya di nomor 0812-78xx-xxxx, belum memberikan keterangan apapun.

BACA JUGA  Sempat Bungkam Soal Isu Biaya Jargas Rp 4,5 Juta, Dirut Petro Prabu Akhirnya Buka Suara dan Siap Blak-blakan Senin Besok!

Sampai berita ini diterbitkan, awak media terus berupaya menghubungi pihak terkait lainnya, demi mencari kebenaran akan dugaan tercemarnya aliran sungai di desa Sukamerindu tersebut.

Laporan : SMSI Prabumulih

Berita Terkait

Agresif & Inovatif! Pertamina EP Zona 4 Bor 90 Sumur, Sukses Amankan Ketahanan Energi Nasional
APM ‘Kepung’ PHR Zona 4: Bongkar Aroma Busuk Rekrutmen PDSI-PDC, Siap “Meledak” di DPRD 29 April!
Sempat Bungkam Soal Isu Biaya Jargas Rp 4,5 Juta, Dirut Petro Prabu Akhirnya Buka Suara dan Siap Blak-blakan Senin Besok!
Lawan Penurunan Reservoir, PEP Zona 4 Sukses ‘Hidupkan Kembali’ Sumur LBK-29: Produksi Melejit ke 552 BOPD!
Ocktaf Riadi Buka Suara Soal Retreat Pertamina LCLP 2025 di Yonzipur Prabumulih Dinilai untuk Membungkam Kebebasan Ekspresi
Deretan Pelatih Pembentukan Karakter Pertamina LCLP 2025 Zona 4
Manager Relation Pertamina Zona Ajak Alumni Retreat LCLP 2025 Jadi Pejuang Migas
Gubernur HD, Bupati dan Walikota Dijadwalkan akan Hadiri Penutupan Pertamina LCLP 2025 Zona 4

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 09:19 WIB

Agresif & Inovatif! Pertamina EP Zona 4 Bor 90 Sumur, Sukses Amankan Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 20:26 WIB

APM ‘Kepung’ PHR Zona 4: Bongkar Aroma Busuk Rekrutmen PDSI-PDC, Siap “Meledak” di DPRD 29 April!

Minggu, 5 April 2026 - 08:43 WIB

Sempat Bungkam Soal Isu Biaya Jargas Rp 4,5 Juta, Dirut Petro Prabu Akhirnya Buka Suara dan Siap Blak-blakan Senin Besok!

Jumat, 3 April 2026 - 14:25 WIB

Lawan Penurunan Reservoir, PEP Zona 4 Sukses ‘Hidupkan Kembali’ Sumur LBK-29: Produksi Melejit ke 552 BOPD!

Minggu, 22 Juni 2025 - 15:02 WIB

Ocktaf Riadi Buka Suara Soal Retreat Pertamina LCLP 2025 di Yonzipur Prabumulih Dinilai untuk Membungkam Kebebasan Ekspresi

Berita Terbaru