Apresiasi Digitalisasi Pelayanan Kesehatan, Direktur TI BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan untuk RS Bunda Palembang

Sabtu, 5 Juli 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, tintamerah.co.id -Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, memberikan penghargaan bintang empat kepada RS Bunda Palembang pada Kamis, 03 Juli 2025. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari BPJS Kesehatan atas komitmen dalam pelaksanaan transformasi digital yang sudah dijalankan oleh rumah sakit untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta.

Turut hadir Deputi Direksi Wilayah III BPJS Kesehatan, Yudi Bastia, Direktur RS Bunda Palembang, Halipah dan wakil direktur, Hibsah Ridwan.

Edwin menyampaikan bahwa digitalisasi pada layanan kesehatan ini bertujuan untuk membuat culture (budaya/kebiasaan) berubah menjadi lebih baik yang berfokus untuk meningkatkan mutu layanan.

”Kami akan mencoba untuk terus meningkatkan mutu layanan dari program JKN kepada peserta dan dengan digitalisasi ini sendiri telah memberikan banyak manfaat salah satunya efisiensi waktu,” ujar Edwin.

Penghargaan bintang 4 ini sendiri diberikan atas komitmen rumah sakit dalam implementasi integrasi sistem antrean online, integrasi sistem klaim, implementasi elektronik Surat Eligibilitas Peserta (E-SEP), finger print dan Face Recognition BPJS Kesehatan (FRISTA) serta implementasi bridging farmasi.

BACA JUGA  Kurangi Tekanan Pekerjaan, Jadikan Harbak PU ke-78 tahun 2023 untuk Gembira

Ia menambahkan bahwa transformasi digital yang dijalankan RS Bunda Palembang merupakan langkah maju yang sangat penting dalam mendukung visi BPJS Kesehatan untuk memberikan layanan yang mudah, cepat dan setara pada peserta.

Menurut data yang disampaikan oleh pihak rumah sakit, saat ini hampir 90 persen pasien di RS Bunda Palembang telah menggunakan fitur antrean online melalui aplikasi Mobile JKN. Hal ini menunjukkan adanya adaptasi yang sangat baik dari peserta terhadap layanan digital yang disediakan.

”Saya apresiasi kepada RS Bunda Palembang atas komitmen, dukungan dan kerja samanya dengan BPJS Kesehatan. Komitmen layanan ini sangat baik terbukti sudah hampir 90% capaian pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN untuk antrean online,” tegasnya.

Edwin menyebut capaian tersebut sebagai hasil sinergi yang kuat antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan, terutama dalam hal edukasi dan pendampingan kepada peserta.

BACA JUGA  Beli Tanah Kaplingan di PT Kota Intan Legasi, Angsuran Perhari hanya 20 Ribu

Selama kunjungan, Edwin juga sempat berdialog langsung dengan beberapa peserta JKN yang sedang mengakses layanan di RS Bunda. Ia ingin memastikan sendiri bagaimana pengalaman mereka dalam menggunakan fitur antrean online. Salah satu peserta, Bapak Pawid, menyatakan bahwa dirinya merasa sangat terbantu. “Dengan antrean online di aplikasi Mobile JKN, saya merasa lebih cepat dan puas. Tidak perlu antre lama-lama di rumah sakit,” ungkapnya.

Peserta lain, Bapak Mawardi, juga menyampaikan pengalaman positifnya. “Sekarang saya tidak perlu datang pagi-pagi sekali ke RS hanya untuk ambil antrean. Lewat aplikasi Mobile JKN, saya sudah tahu kapan jadwal saya harus ke rumah sakit. Ini sangat memudahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Halipah mengucapkan terima kasih atas kunjungan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan. Ia menyebut bahwa dukungan dari BPJS Kesehatan sangat berarti dalam proses transformasi digital rumah sakit.

BACA JUGA  Pemilihan Bujang Gadis Kampus STIA Satya Negara 2023 Resmi Digelar

Ia menjelaskan bahwa tim RS Bunda Palembang secara konsisten melakukan edukasi kepada pasien tentang pentingnya memanfaatkan antrean online. “Alhamdulillah, saat ini semua pasien kami sudah menggunakan fitur antrean online. Kami terus berkomitmen mendukung Program JKN dan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat,” ungkapnya.

”Semoga kerja sama ini tetap terjalin dengan baik,” tambahnya.

Transformasi digital yang dilakukan oleh RS Bunda menjadi salah satu contoh nyata bagaimana inovasi teknologi dapat memberikan dampak langsung bagi peserta JKN. Antrean online tidak hanya mengurangi waktu tunggu pasien, tetapi juga menciptakan sistem pelayanan yang lebih terstruktur dan efisien.

Ke depan, BPJS Kesehatan berharap agar transformasi digital layanan kesehatan seperti yang dilakukan RS Bunda Palembang dapat diikuti oleh rumah sakit lain di berbagai daerah sehingga dapat meningkatkan mutu layanan kepada peserta. (**)

Berita Terkait

Semangat Merdeka di Usia Emas: LLI PALI Kobarkan Api Nasionalisme Lewat Olahraga dan Kuliner Tradisional
Semangat Juang LLI PALI: Ubah Ubi Jadi Simbol Cinta Tanah Air di HUT RI ke-81
Gelora Semangat Lansia di PALI: Komunitas LLI Gelar Lomba Senam Meriah, Siapkan Tiket Menuju Kejuaraan Tingkat Sumsel
Dj Gilang Goyang Pengunjung PALI Night Culinary, Ekonomi dan Kreativitas Warga Makin Bergairah
PALI Night Culinary Genap Satu Bulan: Father Cool Band “Panaskan” Panggung, Ekonomi Rakyat Semakin Bergairah
Tinjau PALI Night Culinary, Bupati Asgianto Pastikan Roda Ekonomi Kerakyatan Terus Berputar
Eksistensi PALI Night Culinary: Membangun Ekonomi Rakyat dan Ruang Kreatif di Jantung Pendopo
Front Perlawanan Rakyat PALI Desak Pabrik Sawit PT Aburahmi Disetop Paksa dan Disegel Tanpa Kompromi!

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Semangat Merdeka di Usia Emas: LLI PALI Kobarkan Api Nasionalisme Lewat Olahraga dan Kuliner Tradisional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Semangat Juang LLI PALI: Ubah Ubi Jadi Simbol Cinta Tanah Air di HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Gelora Semangat Lansia di PALI: Komunitas LLI Gelar Lomba Senam Meriah, Siapkan Tiket Menuju Kejuaraan Tingkat Sumsel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Dj Gilang Goyang Pengunjung PALI Night Culinary, Ekonomi dan Kreativitas Warga Makin Bergairah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:58 WIB

PALI Night Culinary Genap Satu Bulan: Father Cool Band “Panaskan” Panggung, Ekonomi Rakyat Semakin Bergairah

Berita Terbaru