Dua Kepalo Tiyuh Berkoloberasi dengan IWO Tubaba Perbaiki Jalan Rusak

Minggu, 23 Oktober 2022 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id – Bentuk kepedulian terhadap masyarakat pengguna jalan pemerintahan Tiyuh Way Sido berkolaborasi dengan kepalo Tiyuh Karta Tanjung Selamat kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) Kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung ajak warganya kerja bhakti gotong -royong menimbun jalan yang sudah lima (5) Tahun rusak parah bak kubangan kerbau.

Pantauan dilokasi tampak terlihat satu unit alat berat Excavator sedang bekerja dan puluhan masyarakat sedang menanamkan satu batang pohon sawit bentuk protes warga geram melihat kondisi jalan kian hari semakin rusak parah belum ada tindakan dari pemkab Tubaba.

Muhammad (70) tahun, salah satu tokoh masyarakat tiyuh way sido dilokasi kegiatan kerja bhakti mengatakan kerusakan jalan itu saat ini sudah semakin parah anak -anak sekolah yang melintasi jalan sering menjadi korban,” tuturnya Minggu (23/10/2022).

BACA JUGA  Sinergi Bukit Asam (PTBA) dan 3 Bank Himbara untuk Fasilitas Pemanfaatan DHE SDA

“Kami memperbaiki jalan ini kerena Sudah sering memakan korban saat anak berangkat sekolah dan warga melintasi jalan tersebut terjatuh akibat becek bak kubangan kerbau pada berlubang semua apa lagi kalau pas hujan digenangi Air bisa setinggi lutut orang dewasa,” ujarnya.

Lanjutnya, kerusakan pada ruas
jalan tersebut selama ini sudah diusulkan warga terhadap pemerintah tiyuh agar segera mendapatkan perhatian diusulkan kepada pemerintah daerah setempat.

“Sebenarnya kami sudah menyampaikan kepada pemerintah tiyuh beberapa tahun yang lalu agar segera dikoordinasikan ke dinas terkait, kabarnya sudah diusulkan ke pemkab Tubaba namun hingga sampai hari ini belum juga ada respon dari Dinas PUPR terkait,” ucapnya.

Sementara abdul manaf kepalo tiyuh karta tanjung selamat membenarkan kerusakan ruas jalan tersebut saat ini semakin rusak parah susah untuk dilalui kendaraan disaat masyarakat memanen hasil bumi jika dibiarkan akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Garda Prabowo Sumsel Apresiasi Pengadilan Tinggi Palembang Atas Bebasnya 2 Karyawan PT SKB

“Saya kan baru menjabat sebagai kepalo tiyuh, sepengetahuan kami jalan itu merupakan akses jalan alternatif diperkirakan volume satu kilometer sudah pernah dibangun pada tahun 2015 lalu tapi sudah rusak parah mungkin dulu akibat tidak dibuatkan Drainase saluran pembuangan Air,” jelasnya.

Kepalo tiyuh abdul manaf juga mengutarakan sebelumnya dirinya telah berinisiatif memanfaatkan waktu hari libur mengajak warganya untuk kerja bhakti memperbaikinya agar masyarakat merasa nyaman melintasi dijalan tersebut.

“Beberapa hari yang lalu kami pemerintah tiyuh mengajak warga dan pengurus PD IWO Tubaba dapat bergabung kerja bhakti untuk memanfaatkan waktu libur hari minggu alhamdulillah telah terlaksanakan hari ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut kepalo tiyuh Abdul manaf menyampaikan ungkapan terimakasih kepada masyarakat serta beberapa pengurus IWO yang telah meluangkan waktunya turut memperbaiki kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga.

BACA JUGA  Asisten 1 Hadiri Rapat Pimpinan Daerah Ke II KNPI Aceh Timur

“Atas nama pemerintah tiyuh mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan keterlibatan teman-teman awak media, serta mengharapkan tindakan dari pemerintah daerah agar akses jalan tersebut dapat segera dibangun kembali sesuai dengan keinginan masyarakat,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan kepalo tiyuh way sido Roli menyatakan, perbaikan akses jalan menggunakan alat berat merupakan bantuannya secara pribadinya.

“Sesuai permintaan dari masyarakat sebelumnya mengusulkan perbaikan jalan Kebetulan ada alat berat memang masih bekerja di areal milik saya kemudian kami luangkan waktu untuk meratakan lubang di ruas jalan mengingat kerusakan jalan tersebut sangat parah,” pungkasnya.
(Joni St)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru