Enggan Berkomentar Soal Tubaba Cerdas dan Guru Penggerak, Disdikbud akan Berikan Perhatian Khusus Siswa Belum Bisa Baca

Kamis, 1 Desember 2022 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat akan memberikan perhatian khusus terhadap siswa-siswi di SMPN Satu Atap 5 Tulang Bawang Barat yang hingga kini belum bisa membaca, hal tersebut dikatakan secara tegas oleh sekretaris Dinas Pendidikan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (01-12-2022).

Abdul Rahman sekretaris Dinas Pendidikan menuturkan bahwa pihaknya telah memanggil Kepala Sekolah SMPN Satu Atap 5 Tulang Bawang Barat Rohadi untuk memberikan keterangan secara lengkap atas adanya fakta yang ditemukan pihak korwas saat melakukan kroscek.

“Iya kita dari dinas sudah manggil kepala sekolah dan beberapa guru yang hadir tadi sehingga mereka memberikan data dan diketahui ada tiga siswa-siswi yang belum bisa baca mulai dari kelasVII hingga kelas IX.” Ucapnya.

BACA JUGA  SKK Migas - Medco E&P Bersinergi Dukung Ketersediaan Energi Nasional

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Budiman Jaya, Abdurrahman menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan perintah dan arahan kepada kepala sekolah untuk memberikan perhatian secara khusus agar bisa memberikan bimbingan kepada tiga siswa yang belum bisa membaca itu.

“Kita udah arahkan Kepala Sekolah yang tadi hadir di sini untuk memberikan bimbingan secara khusus kepada siswa-siswi ini yang belum bisa baca, ya memang hal itu nggak semudah kita membalikan telapak tangan, butuh proses.” Kata dia.

Dia juga mengatakan, jika dirinya memiliki wewenang seharusnya mereka yang belum bisa baca ini tidak layak diluluskan dari sekolah dasar.

“Ya seperti yang saya bilang kemarin-kemarin kalau saya ada wewenang ya memang mereka bertiga ini nggak bisa naik atau nggak bisa lulus dari sekolah SD kalau belum bisa baca kayak gini.” Kata dia.

BACA JUGA  Audisi Perwakilan Sumatera Selatan Dalam Ajang Pemilihan ICON MODEL INDONESIA 2024

Sementara saat di singgung mengenai tujuan program Guru Penggerak dan Tubaba Cerdas di Kabupaten Tulang Bawang Barat Abdurrahman sekretaris Dinas Pendidikan itu menuturkan bahwa keduanya memiliki peran yang sama-sama mempunyai tanggung jawab untuk kecerdasan kehidupan bangsa.

“Ya kita jangan melebar dulu dari konteks ini tapi kalau bicara soal Tubaba cerdas dan guru penggerak yaitu perannya sama guru ataupun kepala sekolah itu sama-sama mempunyai tanggung jawab untuk kecerdasan kehidupan bangsa.” Kata dia.

Sementara dirinya enggan berkomentar lebih jauh saat diwawancarai mengenai tugas dan fungsi pada seorang guru penggerak yang juga sebagai guru di sekolah.

“Ya kalau itu Tubaba cerdas sama guru penggerak itu kamu tanya di samping saya nggak mau komentar karena kita bahas yang nggak bisa baca ini dulu.” Kilahnya,(Joni St)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru