Jalur Merah Bagi “Raja Hutan”: MHP Larang Keras Truk Loging Melintas di Aspal Umum PALI

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto AI Flagman PT MHP sedang pengatur lalu lintas  truk loging melintasi jalan umum. (Dok/tintamerah)

Ilustrasi foto AI Flagman PT MHP sedang pengatur lalu lintas truk loging melintasi jalan umum. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Riuh knalpot dan getaran hebat dari iring-iringan truk pengangkut kayu (logging truck) milik mitra PT Musi Hutan Persada (MHP) yang kerap membelah jalanan aspal di Bumi Serepat Serasan kini resmi menemui titik henti. Melalui instruksi internal yang dikeluarkan secara tegas, manajemen PT MHP resmi melarang seluruh armada angkutannya melintas di sejumlah ruas jalan aspal publik dan pemukiman warga.

Langkah ini diambil bukan tanpa sebab. Berdasarkan dokumen internal nomor 032/MHP/PRD/NIRU/VI/2025, yang diterima tintamerah.co, Jumat (20/3/2026), perusahaan mengakui bahwa aktivitas angkutan kayu tersebut telah mengganggu akses masyarakat, khususnya di wilayah Desa Sungai Baung.

Titik Larangan: “Haram” Melintasi Aspal

Instruksi yang ditandatangani oleh Manager Transport, Triansyah, dan diketahui oleh Production Division Head, Aditya Anom Saputra, memetakan dua titik krusial yang kini menjadi zona terlarang bagi truk loging:

  • Jalur PT TEL PP: Larangan keras melintas di jalan aspal PT TEL PP hingga jembatan layang.
  • Jalur Simpang Lima – Sungai Baung: Larangan melintas mulai dari Simpang Lima Pendopo hingga ke Desa Sungai Baung.
BACA JUGA  Pancang Fondasi PALI 2025-2029: Bupati Asgianto Tegaskan 13 Program Unggulan di Hadapan DPRD!

Kebijakan ini merupakan respons langsung terhadap keluhan menahun warga dan desakan dari berbagai elemen, termasuk LSM LIDIK serta Pimpinan DPRD PALI yang sebelumnya menuntut perbaikan total atas kerusakan infrastruktur jalan akibat tonase kendaraan yang melebihi kapasitas jalan umum.

MHP Buka Suara: Komitmen Sosial dan Keamanan

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Divisi Pengamanan Hutan dan Sosial PT MHP, Agus Alamsyah, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bentuk kepatuhan perusahaan terhadap kenyamanan publik. Menurutnya, keselamatan masyarakat dan keutuhan fasilitas umum adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Kami mendengar aspirasi masyarakat dan pimpinan daerah. Larangan ini adalah instruksi tegas kepada seluruh kontraktor mitra angkutan. Jika masih ada yang membandel melintas di jalur aspal yang telah dilarang, akan ada sanksi operasional yang berat,” ujar Agus Alamsyah saat memberikan klarifikasi kepada tintamerah.co Jumat (20/3/2026).

BACA JUGA  Hari Lahir Pancasila, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Generasi Muda: Rawat Nilai Kebangsaan, Jangan Hanya Jadi Slogan!

Agus juga menekankan bahwa perusahaan kini sedang mengevaluasi jalur alternatif yang tidak bersinggungan langsung dengan fasilitas publik guna memastikan distribusi kayu tetap berjalan tanpa mengorbankan hak-hak pengguna jalan lainnya.

Menanti Bukti di Aspal Panas

Meski surat edaran telah diterbitkan per 13 Juni 2025, publik kini menunggu realisasi nyata di lapangan. Selama ini, tontonan truk raksasa yang melibas jalan aspal desa telah menjadi pemandangan sehari-hari yang meresahkan.

DPRD PALI sebelumnya telah mengingatkan bahwa jalan umum di Bumi Serepat Serasan dibangun menggunakan uang rakyat untuk mobilitas warga, bukan untuk sirkuit angkutan korporasi yang merusak pondasi aspal. Dengan adanya surat larangan ini, “bola panas” kini berada di tangan tim pengawasan lapangan PT MHP, Satlantas Polres PALI dan Dinas Perhubungan Kabupaten PALI untuk memastikan tidak ada lagi truk loging yang “curi-curi jalan” di jalur aspal.

BACA JUGA  BPSILHK Palembang Ajak Masyarakat Lindungi dan Kelola KHDTK dengan Serius

 

Penulis: Efran

Sumber Dokumen: Internal Memo PT MHP Juni 2025

 

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru