Legislator PALI Dorong Agar Medco Bertanggungjawab Akibat Line Pipa Bocor di Tempirai

Minggu, 25 Mei 2025 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah mendorong agar PT Medco E&P Indonesia bertanggungjawab akibat pipa bocor di Tempirai
(Foto: FH)

Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah mendorong agar PT Medco E&P Indonesia bertanggungjawab akibat pipa bocor di Tempirai (Foto: FH)

PALI | Tintamerah.co.id -, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendorong agar PT Medco E&P Indonesia memberikan tali asih kepada warga Desa Tempirai yang terdampak akibat limbah minyak dari line pipa yang bocor.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah kepada Tintamerah.co.id, Senin (19/05/25).

“Jadi Medco ini kan pas terjadinya apa namanya semburan minyak ya otomatis ada kerugian yang diderita oleh masyarakat khususnya di wilayah pipa yang bocor tersebut kan ada lahan lebak lebung ya. Kalau kita bilang lebak lebung, sungai lelang masyarakat kan, kedua ada lahan-lahan pertanian, sawah-sawah gitu kan,” kata Firdaus Hasbullah.

Menurut pria yang akrab disapah FH itu, tidak ada alasan bagi perusahaan lari dari tanggungjawabnya terhadap kerugian akibat aliran limbah minyak mentah di lahan pertanian dan perikanan warga desa Tempirai.

“Yang kita minta satu hal dengan Medco, memang kejadian itu entah itu disengaja ataupun itu memang korosi akibat pipanya sudah tidak layak lagi apapun itu nama bentuknya, kita berharap bahwa Medco memberikan tali asih kepada masyarakat yang terdampak di lahan pertanian maupun lahan sektor perikanan,” ujar FH.

BACA JUGA  Ketua AP3 PALI Desak Audit Investigatif Total: "Pipa Pertamina Adalah Bom Waktu bagi Rakyat"

Lebih lanjut, FH menuturkan, setelah pihaknya melakukan beberapa kali pertemuan, perusahaan memberikan angin segar bersedia membayar tali asih sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kita sampai hari ini, ketemu hari ini ada titik terang bahwa Medco menyampaikan bahwa kami akan melakukan hal tersebut dan mendengarkan apa yang di sampaikan oleh kawan-kawan DPR. Akan melaksanakan tali asih itu sesuai dengan ketentuan nantinya,” tutur FH.

Oleh karena itu, atas keinginan kuat para Legislator PALI memperjuangkan hak-hak masyarakat, FH bersyukur dengan keluarnya keputusan perusahaan tersebut walaupun selama ini muncul stigma di masyarakat bahwa Medco merupakan perusahaan yang dianggap arogansi dan tidak peduli.

“Alhamdulillah kan yang selama ini kita anggap Medco arogan, Medco tidak peduli,” terang FH.

FH menekankan agar seluruh korporasi yang berinvestasi di kabupaten PALI menanamkan rasa kepedulian kepada masyarakat bukan sebaliknya kehadirannya justru merugikan masyarakat akibat operasional perusahaan.

“Kita itu pengennya perusahaan yang hadir di Bumi Serepat Serasan ini ada kepedulian kepada masyarakat, jangan sampai kesannya berinvestasi di kita tapi masyarakat ada yang tidak makan, ada yang susah akibat dari apa namanya kehadiran perusahaan tersebut,” ungkap FH.

BACA JUGA  Kasat Lantas Polres PALI Hadiri Peresmian Penguyupan Motor Pali

Kendati demikian, FH menyatakan bahwa hasil pertemuan dengan Medco pada hari ini, tinggal menunggu kapan manajemen perusahaan akan membayar kompensasi kepada warga desa Tempirai. Ia meyakini bahwa Medco akan berkomitmen dengan apa yang telah disepakati bersama.

“Dan sebab itulah sekali lagi kita tunggu nanti implementasinya dari hasil pertemuan ini, berapa nanti yang akan diberikan kompensasi oleh Medco terhadap yang terdampak tersebut. Mereka akan mengkaji ulang lagi dan mudah-mudahan tapi mereka sudah berkomitmen akan melaksanakan apa namanya ganti rugilah ya, ganti rugi yang terdampak tersebut,” tutup FH.

Sementara, Senior Manager Communication Medco E&P Leony Lervyn menjelaskan bahwa PT Medco E & P Indonesia sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas dalam operasinya untuk memenuhi ketersediaan energi nasional.

Selain itu, kata Leony, pihaknya selalu berkomitmen untuk mematuhi semua hukum dan peraturan lingkungan yang berlaku dan menerapkan standar yang bertanggungjawab.

BACA JUGA  Iwan Tuaji di Pramuka Simpang Raja Bicara Soal Jadi Abdi Negara, Keliling Tinjau Fasilitas Perkemahan

Leony mengklaim kejadian kebocoran line pipa minyak di desa Tempirai akibat perbuatan vandalisme yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Kendati begitu, ujar Leony, Medco tetap berkomitmen melakukan penanganan pembersihan aliran dan tumpahan minyak disekitar lokasi kejadian.

“Perusahaan terus melakukan penanganan pembersihan sisa minyak dari pipa yang bocor akibat tindakan perusakan (penggesekan) oleh orang yang tidak bertanggung jawab beberapa waktu lalu, di Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, PALI,” kata Leony kepada Tintamerah.co.id, Kamis (22/05/25).

Dalam penanganannya, terang Leony, Medco juga berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup, aparat keamanan dan pemangku kepentingan terkait yang ada di kabupaten PALI.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga penanganan kebocoran pipa minyak milik negara bisa terus ditangani. Tindakan penggesekan terhadap pipa minyak yang merupakan aset Objek Vital Nasional ini tidak hanya merugikan Negara, namun juga mengancam keselamatan masyarakat, merusak lingkungan hidup dan mengganggu pasokan energi untuk masyarakat,” tutup Leony.

(ej@/tintamerah)

Berita Terkait

Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram
Hentakkan Bumi Serepat Serasan, Jaranan Restu Budoyo Bersatu Dukung Penuh PSI PALI di Momentum 1 Muharram!
Segel Gas LPG 3Kg Rusak Beredar di PALI, Disperindag: Konsumen Berhak Menolak!
Elpiji 3Kg Langka dan Mahal di PALI, Kadisperindag Ida Martini: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!”
Disperindag PALI “Tumpul” Hadapi Mafia: Rakyat Menjerit, Gas Melon Tetap Mencekik
“Mandul” Dituding Publik, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Akan Ragu Gandeng APH
Refleksi 1 Muharam 1448 H: Firdaus Hasbullah Serukan ‘Hijrah’ sebagai Energi Perubahan PALI
Ketua DPRD PALI Percayakan Efran Nahkodai FKS: “Justru Pengalaman Wartawan Jadi Modal Strategis”

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:15 WIB

Hentakkan Bumi Serepat Serasan, Jaranan Restu Budoyo Bersatu Dukung Penuh PSI PALI di Momentum 1 Muharram!

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:21 WIB

Segel Gas LPG 3Kg Rusak Beredar di PALI, Disperindag: Konsumen Berhak Menolak!

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:17 WIB

Elpiji 3Kg Langka dan Mahal di PALI, Kadisperindag Ida Martini: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!”

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:56 WIB

Disperindag PALI “Tumpul” Hadapi Mafia: Rakyat Menjerit, Gas Melon Tetap Mencekik

Berita Terbaru