LIDIK PALI ‘Tabuh Genderang Perang’, Serukan Perlawanan Semesta: “Rapatkan Barisan, Kepung Pertamina Adera!”

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LSM LIDIK PALI, Dedi Handayani, saat memberikan keterangan pers terkait dugaan praktik kotor lelang proyek dan nepotisme rekrutmen di Pertamina Adera Field, Jumat (27/3/2026). Dedi menyerukan seluruh elemen masyarakat PALI untuk merapatkan barisan dan bersiap melakukan aksi massa besar-besaran ke kantor Pertamina dan SKK Migas Sumbagsel jika pihak perusahaan tetap bungkam. (Foto: Dok/LIDIK PALI)

Ketua LSM LIDIK PALI, Dedi Handayani, saat memberikan keterangan pers terkait dugaan praktik kotor lelang proyek dan nepotisme rekrutmen di Pertamina Adera Field, Jumat (27/3/2026). Dedi menyerukan seluruh elemen masyarakat PALI untuk merapatkan barisan dan bersiap melakukan aksi massa besar-besaran ke kantor Pertamina dan SKK Migas Sumbagsel jika pihak perusahaan tetap bungkam. (Foto: Dok/LIDIK PALI)

PALI | tintamerah.co -, Bau menyengat dugaan praktik kotor di tubuh Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Adera Field kian menusuk hidung. Tak lagi sekadar kritik di atas kertas, Lembaga Swadaya Masyarakat Laporan Informasi Dokumentasi Korupsi (LSM LIDIK) Kabupaten PALI kini resmi “menabuh genderang perang” terhadap gurita nepotisme yang diduga kuat telah mengakar.

Ketua LSM LIDIK PALI, Dedi Handayani, dengan nada lugas, tegas, dan berapi-api, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat PALI untuk tidak lagi diam. Ia mendesak semua pihak yang merasa haknya dirampas oleh praktik “titipan orang dalam” untuk bersuara keras dan merapatkan barisan.

“Jangan Membungkam atau Kami Anggap Benar!”

Dedi Handayani menyoroti bungkamnya manajemen Pertamina terkait karut-marut lelang proyek dan proses rekrutmen karyawan. Menurutnya, sikap diam korporasi adalah bentuk pengakuan secara tidak langsung atas bobroknya sistem internal mereka.

BACA JUGA  IWO PALI Berikan Piagam Penghargaan Mitra Pers Kepada Kepala UKPBJ

“Kami dari LSM LIDIK mendesak pihak Pertamina Adera untuk segera buka suara. Jangan membungkam! Jika terus diam, maka disinyalir kuat bahwa dugaan praktik kotor lelang proyek dan rekrutmen karyawan titipan di PHR Zona 4 Adera Field itu memang benar-benar ada dan nyata,” tegas Dedi dengan raut wajah serius kepada tintamerah.co, Sabtu (28/3/2026).

Konsolidasi Besar: LIDIK, PP, dan Rakyat PALI Bersatu

Kemarahan LSM LIDIK kini bertransformasi menjadi aksi nyata. Dedi menyatakan pihaknya tengah membangun komunikasi intensif dengan ormas Pemuda Pancasila (PP) serta mengajak tokoh pemuda, mahasiswa, dan buruh lokal untuk bergabung dalam satu barisan perjuangan.

“Saya serukan kepada seluruh elemen masyarakat PALI, para pemuda, dan pejuang keadilan: jangan jadi penonton di tanah sendiri! Mari rapatkan barisan, satukan kekuatan. LSM LIDIK siap memimpin gerakan bersama Pemuda Pancasila untuk mengepung Kantor Pertamina Adera dan SKK Migas Sumbagsel,” cetus Dedi dengan nada tinggi.

BACA JUGA  Perdana, Kesbangpol PALI Melakukan Kegiatan Seleksi Paskibraka di Kabupaten PALI

Rencana aksi demo besar-besaran ini menjadi puncak akumulasi kekecewaan masyarakat Bumi Serepat Serasan yang merasa hanya mendapatkan “asap dan debu”, sementara kue pembangunan dan lapangan kerja hanya dinikmati segelintir elite dan vendor luar yang memiliki “akses khusus”.

Konfirmasi Berujung Jalan Buntu

Tim redaksi tintamerah.co telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PHR Zona 4 dan SKK Migas Sumbagsel pada Jumat (27/3/2026). Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban resmi yang mampu mengklarifikasi sengkarut rekrutmen dan monopoli proyek yang terus menggelinding liar.

Ketertutupan informasi ini seolah mengonfirmasi investigasi tintamerah.co sebelumnya mengenai “Borok di Tubuh Pertamina Adera” yang mengupas tuntas dominasi vendor luar dan pengabaian terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan serta hak-hak masyarakat lokal.

BACA JUGA  23 Peserta Ikuti UNAR yang Digelar Balmon Provinsi Sumsel

Kini, bola panas ada di tangan manajemen Pertamina. Apakah mereka akan terus memilih bungkam di balik tembok keamanan, atau berani menghadapi gelombang massa yang kian membesar? Satu yang pasti, bagi LSM LIDIK dan rakyat PALI, waktu untuk berdialog telah usai, kini saatnya perlawanan nyata.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru