DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPPKB PALI, Maryono, menegaskan komitmen dinasnya untuk memprioritaskan program pengendalian penduduk dan ketahanan keluarga, meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran tahun ini. DPPKB PALI akan mengoptimalkan pelayanan KB gratis bagi masyarakat di Bumi Serepat Serasan. (Foto: Dok/ Muhammad Susanto)

Kepala DPPKB PALI, Maryono, menegaskan komitmen dinasnya untuk memprioritaskan program pengendalian penduduk dan ketahanan keluarga, meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran tahun ini. DPPKB PALI akan mengoptimalkan pelayanan KB gratis bagi masyarakat di Bumi Serepat Serasan. (Foto: Dok/ Muhammad Susanto)

PALI | tintamerah.co -, Di tengah tantangan keterbatasan anggaran tahun anggaran 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan tidak kehilangan arah. Kepala DPPKB PALI, Maryono, menegaskan bahwa lembaganya tetap memprioritaskan ketahanan keluarga sebagai core program utama demi mencetak generasi berkualitas di Bumi Serepat Serasan.

Dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Rabu (17/6/2026), Maryono mengungkapkan realitas anggaran tahun ini yang memang lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, baginya, hal tersebut bukanlah hambatan untuk berhenti melayani masyarakat.

“Alhamdulillah untuk 2026 ini, walaupun untuk dananya berkurang dibanding tahun sebelumnya, namun kami tetap mengutamakan pengendalian penduduk dalam arti kata untuk ketahanan daripada keluarga,” ungkap Maryono.

Layanan KB Gratis sebagai Ujung Tombak

Strategi DPPKB PALI tahun 2026 berfokus pada pendekatan langsung ke masyarakat melalui pelayanan KB gratis. Menurut Maryono, langkah ini krusial untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tidak terencana sekaligus memastikan keluarga memiliki akses kesehatan reproduksi yang memadai.

BACA JUGA  Danila Siswi SMK 2 Agro langeng Raih Juara Harapan 1 di lomba Menulis Surat Kepada Ketua IWO PALI

“Kami melakukan pelayanan KB kepada masyarakat langsung dan itu gratis di masyarakat,” tegas Maryono.

Sinergi Lintas Sektor dan Fokus pada Remaja

DPPKB PALI juga memperluas jangkauan programnya tidak hanya bagi pasangan usia subur, tetapi juga mencakup remaja hingga lansia. Program yang dijalankan meliputi pembinaan terhadap remaja, balita, hingga orang tua dan lansia.

Dalam hal perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan, DPPKB PALI sangat intensif melakukan sosialisasi untuk menekan angka perkawinan dini. Maryono meyakini bahwa perkawinan di usia dini merupakan salah satu faktor utama penyebab masalah keluarga dan stunting di masa depan.

“Kami melakukan beberapa sosialisasi, beberapa kegiatan targetnya anak sekolah, baik itu SMP maupun SMA, terutama melalui sekolah siaga kependudukan dan sosialisasi perkawinan dini,” jelas Maryono. Ia menambahkan, langkah ini diambil agar remaja PALI lebih siap secara mental dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan.

BACA JUGA  Kadiskop UKM PALI Respon Permanensi Tempat Jualan: Segera Dibahas dengan SKPD Terkait, Program Listrik UMKM Sudah Berjalan

Menghadapi Ancaman Stunting

Maryono menekankan pentingnya intervensi spesifik untuk menurunkan angka stunting. Program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL) dioptimalkan agar dampaknya menyentuh hingga ke pelosok desa. Sinergi dengan dinas lain seperti Dinas Kesehatan dan TP PKK terus diperkuat agar program tidak berjalan secara parsial.

Refleksi Prestasi 2025 sebagai Modal 2026

Meskipun 2026 baru berjalan, DPPKB PALI memiliki modal kuat dari capaian tahun 2025. Maryono dengan bangga menyebutkan bahwa PALI berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun provinsi, khususnya di bidang Kampung KB.

“Alhamdulillah untuk tahun 2025, kita katakan berhasil dibandingkan dengan daerah lain, di mana kita mendapatkan penghargaan tingkat nasional maupun tingkat provinsi di bidang Kampung KB, keluarga berkualitas yang diwakili oleh Desa Pandan,” ujar Maryono menutup wawancara.

BACA JUGA  Gebrakan Investasi 2026: Kepala DPMPTSP PALI Siap Kawal Lonjakan PAD 400% dan Perketat Pengawasan Perusahaan Besar

Dengan langkah konkret dan komitmen pelayanan yang menyentuh akar rumput, DPPKB PALI optimis program kerjanya tahun ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan keluarga di Kabupaten PALI.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Pangkas Tengkulak Lewat Digitalisasi dan Beras Analog: Terobosan Berani Dinas Ketahanan Pangan PALI Mandirikan Petani
Strategi Jitu Dinas Ketahanan Pangan PALI Redam Inflasi: Dari GPM Kontinu, Gertam Cabai, hingga Amankan Puluhan Ton Beras Siaga Bencana
Menembus Batas Keterbatasan: Jurus Kolaborasi DPPKB PALI Jinakkan Risiko Stunting dan Bangun Ketahanan Keluarga Berkelanjutan
PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”
“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”
“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik
Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!
Skandal Pengurasan Gas Melon Terbongkar: Pangkalan di Pendopo Diduga “Jual” Hak Rakyat PALI ke Luar Daerah, Pimpinan DPRD Meradang!

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:57 WIB

Pangkas Tengkulak Lewat Digitalisasi dan Beras Analog: Terobosan Berani Dinas Ketahanan Pangan PALI Mandirikan Petani

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:36 WIB

Strategi Jitu Dinas Ketahanan Pangan PALI Redam Inflasi: Dari GPM Kontinu, Gertam Cabai, hingga Amankan Puluhan Ton Beras Siaga Bencana

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:05 WIB

Menembus Batas Keterbatasan: Jurus Kolaborasi DPPKB PALI Jinakkan Risiko Stunting dan Bangun Ketahanan Keluarga Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:34 WIB

DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:40 WIB

PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”

Berita Terbaru