PALI Menggugat: H. Ubaidillah Serukan Perlawanan Semesta Melawan “Gurita” Nepotisme di Pertamina Adera!

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD PALI sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila, H. Ubaidillah, kobarkan semangat perlawanan! Gerah dengan praktik kotor

Ketua DPRD PALI sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila, H. Ubaidillah, kobarkan semangat perlawanan! Gerah dengan praktik kotor "titipan" orang dalam dan mafia lelang proyek di Pertamina EP Hulu Rokan Zona 4 (Adera Field), Ubaidillah serukan aksi gerak serentak seluruh elemen masyarakat, aktivis, dan LSM. (Foto: Dok/Ubaidillah)

PALI | tintamerah.co -, Kesabaran rakyat Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan,  tampaknya sudah mencapai titik nadir. Bau menyengat praktik lancung di tubuh Pertamina EP Hulu Rokan Zona 4, khususnya di Adera Field, kini bukan lagi sekadar desas-desus di warung kopi, melainkan bara api yang siap meledak menjadi aksi massa besar-besaran.

Ketua MPC Pemuda Pancasila PALI yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, dengan nada bicara bergetar menahan geram, melontarkan seruan “perang” terhadap ketidakadilan yang terjadi di tanah kelahirannya sendiri. Baginya, praktik nepotisme dalam penerimaan tenaga kerja dan permainan kotor dalam lelang proyek di Adera Field sudah masuk kategori “dosa yang tak termaafkan.”

Seruan Bergerak Serentak

“Ayo kita bergerak! Kita bergerak serentak!” seru Ubaidillah dengan tegas. Ia tidak lagi bicara sebagai pejabat di balik meja, melainkan sebagai panglima massa yang merasakan kepedihan masyarakatnya.

BACA JUGA  Hasil Tinjauan Dinas PUTR PALI di Tempirai: Antara Hitungan Miliaran Rupiah dan Bayang-Bayang Janji Politik yang Nyaris "Membusuk"

Ia mengajak seluruh elemen bangsa di PALI—mulai dari aktivis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga pemuda—untuk merapatkan barisan. Tak main-main, Ubaidillah bahkan mengancam akan “ngedeke” (mendatangi/mengepung) kantor otoritas terkait demi menuntut keadilan.

“Bila perlu kita datangi, SKK Migas juga harus ikut bersama kami. Permainan-permainan kotor ini tidak bisa ditampung lagi. Ini sudah luar biasa, sudah mengakar!” cetusnya kepada tintamerah.co, Jumat (27/3/2026).

Borok yang Kian Menganga

Pernyataan keras ini merupakan akumulasi dari rentetan skandal yang sebelumnya telah diendus oleh tintamerah.co. Dalam laporan terdahulu bertajuk “Borok di Tubuh Pertamina Adera: Antara Mafia Proyek dan Titipan Orang Dalam”, terungkap betapa seleksi tenaga kerja dan tender proyek diduga kuat hanya menjadi formalitas belaka.

BACA JUGA  Sebanyak 28 Peserta Ikuti Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Penjahit Kelas Mode dan Desain

Nama-nama “titipan” penguasa dan oknum internal disebut-sebut menjadi penentu siapa yang bisa bekerja dan siapa yang mendapat jatah proyek, sementara putra daerah yang kompeten hanya bisa gigit jari menonton kekayaan alamnya dikuras.

Kini, bola panas ada di tangan General Manager (GM) Pertamina EP Hulu Rokan Zona 4. Ubaidillah mendesak sang pucuk pimpinan untuk segera “turun gunung” ke Adera Field. Jika tidak, jangan salahkan jika gelombang massa yang akan menjemput keadilan itu sendiri.

Bukan Sekadar Gertakan

Ubaidillah menegaskan bahwa ini bukan sekadar gertakan politik. Ini adalah suara perjuangan melawan sistem yang telah lama membusuk. Praktik nepotisme ini dinilai telah mematikan harapan ekonomi lokal dan mencederai integritas BUMN sebagai perusahaan milik rakyat.

BACA JUGA  Megah dan Futuristik! Intip Bocoran Desain Kantor Bupati PALI yang Baru, Ikon Baru 'Bumi Serepat Serasan'

“Kita tidak bisa memaafkan ini lagi. Sudah terlalu lama mereka bermain di atas penderitaan masyarakat PALI. Sekarang saatnya kita bersatu untuk membongkar gurita ini sampai ke akar-akarnya,” pungkasnya dengan nada keras.

Ketegasan Ubaidillah ini menjadi sinyal kuat bahwa hari-hari tenang bagi para “mafia proyek” dan oknum pemain dalam di Adera Field akan segera berakhir. Rakyat PALI kini sedang mengasah taji, bersiap untuk sebuah aksi nyata demi marwah tanah kelahirannya.

Catatan Redaksi: Hingga berita ini diturunkan, redaksi tintamerah.co sudah melakukan upaya konfirmasi kepada PHR Zona 4, Jumat (27/3/2026) untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut. Guna keberimbangan berita redaksi tetap memberikan ruang hak jawab.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru