Pintu Terbuka di Rumah Kebon: Kala Heri Amalindo Melebur Bersama Rakyat PALI

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati PALI, Heri Amalindo, saat menyapa warga yang hadir dalam acara open house Idul Fitri di kediamannya, Rumah Kebon, Simpang Raja, Talang Ubi. Meski masa jabatan telah usai, antusiasme masyarakat dari berbagai penjuru Bumi Serepat Serasan tetap mengalir deras untuk berjabat tangan dengan sosok yang akrab disapa

Mantan Bupati PALI, Heri Amalindo, saat menyapa warga yang hadir dalam acara open house Idul Fitri di kediamannya, Rumah Kebon, Simpang Raja, Talang Ubi. Meski masa jabatan telah usai, antusiasme masyarakat dari berbagai penjuru Bumi Serepat Serasan tetap mengalir deras untuk berjabat tangan dengan sosok yang akrab disapa "Mang Heri" ini. (Dok/Kunci)

PALI | tintamerah.co -, Gerbang besi di Ruman Kebon, Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya, hari ini, Rabu (25/3/2026), tidak berhenti berayun sejak pagi. Di kediaman pribadi sosok pemimpin yang akrab disapa “Mang Heri” ini, sekat antara pejabat dan rakyat seolah luruh bersama aroma ketupat dan opor ayam.

Open house Idul Fitri yang digelar mantan Bupati PALI, Heri Amalindo, bukan sekadar seremoni formal. Ini adalah panggung kerinduan. Sejak pintu dibuka, gelombang warga dari berbagai penjuru Bumi Serepat Serasan terus mengalir tanpa jeda, menciptakan potret kesetiaan yang tak luntur meski masa jabatan telah usai.

Geliat Antusiasme Tanpa Henti

Suasana di lokasi menggambarkan betapa kuatnya magnet sang mantan bupati. Kursi-kursi yang disediakan panitia hampir tak pernah kosong. Erlan Sugianto, yang bertindak sebagai pemandu acara (MC), mengakui bahwa energi tamu yang datang sangat luar biasa.

BACA JUGA  Festival Pasar Ramadhan1444 Hijrah Resmi Dibuka Oleh Wabup PALI

“Luar biasa, tamu terus berdatangan silih berganti. Tidak ada jeda. Ini menunjukkan betapa masyarakat masih sangat mencintai sosok beliau. Kami sebagai penyelenggara berusaha memberikan pelayanan terbaik agar semua warga bisa bersilaturahmi langsung dengan Pak Heri,” ujar Erlan Sugianto di sela-sela kesibukannya mengatur alur tamu.

Erlan menambahkan bahwa tamu yang datang tidak hanya berasal dari wilayah perkotaan Talang Ubi, tetapi juga dari desa-desa terpencil yang rela menempuh perjalanan jauh demi bisa berjabat tangan langsung.

Pesan Heri Amalindo: Kemenangan Adalah Kebersamaan

Di tengah kerumunan warga, Heri Amalindo tampil sederhana. Senyumnya tak lepas saat menyalami satu per satu warga, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga ibu-ibu yang membawa anak kecil. Baginya, Idul Fitri adalah momentum untuk kembali ke akar—yakni masyarakat.

BACA JUGA  Kepala Desa Sungai Langan Mendapatkan Piagam Penghargaan Pada HUT IWO ke-10 Tahun

Dalam pernyataannya, Heri Amalindo menekankan bahwa esensi Lebaran di PALI adalah menjaga kerukunan yang sudah terbina.

“Hari ini bukan soal siapa saya atau apa jabatan saya dulu. Hari ini adalah soal kita sebagai keluarga besar PALI. Pintu rumah ini selalu terbuka karena di sinilah tempat saya mendengar, bercanda, dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Kemenangan sejati setelah Ramadan adalah ketika kita mampu menjaga silaturahmi ini tetap utuh, tanpa sekat politik atau kepentingan apa pun,” tegas Heri dengan nada lugas.

Lebih dari Sekadar Silaturahmi

Open house di Rumah Kebon ini menjadi simbol bahwa ketokohan Heri Amalindo di PALI masih sangat berakar. Di saat banyak tokoh mulai menjaga jarak pasca-jabatan, Heri justru memilih membuka lebar-lebar ruang pribadinya. Arus tamu yang tak kunjung surut menjadi sinyal kuat bahwa “politik kemanusiaan” yang ia terapkan selama ini membekas dalam di hati masyarakat.

BACA JUGA  Ristanto Sebut Bupati Asgianto Siap Gelontorkan Dana Rp 60 M untuk Selesaikan RSUD Talang Ubi Pada APBD 2026

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta
Opini: PALI Diguncang Badai, ke Mana Bupati Asgianto? Jangan Sembunyi di Balik Punggung Kabag Prokopim!

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:46 WIB

Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh

Berita Terbaru