Setelah Husman Gumanti, Kini Giliran Tokoh Tanah Abang Muktar Jayadi Semprot Habis Pemkab PALI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh masyarakat Tanah Abang, Muktar Jayadi, secara tegas menyoroti carut-marutnya kondisi di PALI. Ia mengkritik keras stagnasi ekonomi daerah di tengah tingginya angka SiLPA, serta menuntut Pemkab PALI untuk segera membuktikan kerja nyata bagi rakyat, bukan sekadar janji di atas kertas. (Foto: Dok/Istimewah)

Tokoh masyarakat Tanah Abang, Muktar Jayadi, secara tegas menyoroti carut-marutnya kondisi di PALI. Ia mengkritik keras stagnasi ekonomi daerah di tengah tingginya angka SiLPA, serta menuntut Pemkab PALI untuk segera membuktikan kerja nyata bagi rakyat, bukan sekadar janji di atas kertas. (Foto: Dok/Istimewah)

PALI | tintamerah.co -, Gejolak di Bumi Serepat Serasan semakin tak terbendung. Jika sebelumnya mantan birokrat senior PALI, Husman Gumanti, memberikan kritik tajam terhadap kondisi daerah, kini api perlawanan datang dari Tanah Abang. Muktar Jayadi, tokoh masyarakat yang dikenal vokal dan memahami denyut nadi warga, resmi buka suara. Dengan nada tegas, ia menyemprot pemerintah daerah atas carut-marutnya dinamika politik, hukum, dan sosial yang kian mencekik rakyat.

Wawancara eksklusif bersama tintamerah.co pada Jumat (19/6/2026), menjadi panggung bagi Muktar Jayadi untuk menumpahkan keresahan yang selama ini terpendam di akar rumput.

Jeritan Rakyat di Tengah Tekanan Fiskal

Saat ditanya mengenai realitas ekonomi, Muktar menegaskan bahwa masyarakat Tanah Abang sedang terjepit dalam dilema kehidupan yang nyata. Harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi tak dibarengi dengan langkah konkrit pemerintah kabupaten untuk meredam beban ekonomi warga.

BACA JUGA  Polres PALI Polda Sumsel Menggelar Rapat Koordinasi FGD

“Rakyat sedang menjerit. Kebijakan pembangunan yang digadang-gadang selama ini terasa jauh dari ekspektasi dan tidak menyentuh kebutuhan dasar masyarakat menengah ke bawah,” ujar Muktar Jayadi.

Anggaran Besar, Ekonomi Stagnan, dan ‘Penyakit’ SiLPA

Muktar Jayadi menyoroti ironi yang terjadi di PALI: anggaran daerah yang tersedia begitu jumbo, namun perbaikan ekonomi di lapangan justru stagnan. Ia secara terang-terangan mengaitkan hal ini dengan fenomena Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang terus membengkak. Bagi Muktar, besarnya angka SiLPA bukanlah prestasi, melainkan rapor merah.

“SiLPA yang besar adalah indikator telanjang atas kelemahan perencanaan, lemahnya pengawasan pimpinan, dan ketidakmampuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengeksekusi program kerja,” tegasnya.

Kritik Muktar ini senada dengan laporan investigasi tintamerah.co sebelumnya yang mengungkap bahwa birokrasi di PALI sedang ‘tiarap’ di tengah tekanan fiskal. Sebagaimana dalam laporan PALI Kacau: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, fenomena ini menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga yang seharusnya menjadi motor penggerak pembangunan justru tercerai-berai, meninggalkan rakyat yang tercekik dalam ketidakpastian.

BACA JUGA  Revolusi Industri 4.0 dan Pembangunan yang Berkelanjutan Kabupaten PALI

Audit Sosial: Menuntut Nyali Pemimpin

Muktar tidak main-main. Ia menuntut transparansi total. Jika pengelolaan dana dilakukan secara akuntabel, ia mempertanyakan mengapa pemerintah seolah takut membuka kendala teknis penyerapan dana kepada publik. Baginya, sudah saatnya tokoh masyarakat dan warga menuntut audit sosial terhadap program-program pemerintah yang gagal terealisasi.

Sebagaimana disinggung dalam laporan PALI di Ambang Jumbo Silpa, Birokrasi Tiarap, Rakyat Tercekik: Menanti Nyali Sang Nahkoda, kondisi ini menuntut ‘nyali’ besar dari sang pemimpin. Tanpa keberanian untuk mengevaluasi kinerja birokrasi yang mandul, PALI akan terus berada dalam jebakan pembangunan yang tidak realistis dan lelang proyek yang terlambat.

Pesan Keras untuk Pemerintah

Sebagai penutup, Muktar Jayadi memberikan satu pesan keras kepada Pemkab PALI. “Hentikan sandiwara birokrasi. Rakyat sudah lelah dengan janji dan jargon. Jika memang peduli, buktikan dengan kerja nyata yang langsung dirasakan oleh perut dan dapur warga, bukan sekadar angka-angka di atas kertas yang mengendap di kas daerah.”

BACA JUGA  Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Wabup PALI Iwan Tuaji Angkat Bicara Soal Pernyataan "Jahili Wartawan" Bupati Asgianto

Kini, bola panas berada di tangan pemerintah daerah. Akankah kritikan dari tokoh-tokoh besar seperti Husman Gumanti dan Muktar Jayadi menyulut kesadaran, atau justru diabaikan hingga Bumi Serepat Serasan benar-benar berada di titik nadir kepercayaan publik?

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru