Sinergi Akademika dan Geliat Ekonomi Rakyat: Mahasiswi Asal Lubuk Tampui Bedah Kualitas Laporan Keuangan UMKM Sunday Morning PALI

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswi Akuntansi Universitas IBA Palembang asal Desa Lubuk Tampui, Jessie Widia Yanti (tengah), didampingi rekannya saat mewawancarai dan melakukan pengambilan data kuesioner skripsi berbasis digital kepada pelaku usaha serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Raden Abdurrohman (kanan), di kawasan kuliner Sunday Morning Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Talang Ubi, Minggu (7/6/2026). Riset ini fokus mengkaji literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi informasi demi mendorong akuntabilitas laporan keuangan UMKM lokal. (Foto: Dok/tintamerah.co)

Mahasiswi Akuntansi Universitas IBA Palembang asal Desa Lubuk Tampui, Jessie Widia Yanti (tengah), didampingi rekannya saat mewawancarai dan melakukan pengambilan data kuesioner skripsi berbasis digital kepada pelaku usaha serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Raden Abdurrohman (kanan), di kawasan kuliner Sunday Morning Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Talang Ubi, Minggu (7/6/2026). Riset ini fokus mengkaji literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi informasi demi mendorong akuntabilitas laporan keuangan UMKM lokal. (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Aksi nyata dan kontribusi akademis ditunjukkan oleh seorang mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas IBA Palembang bernama Jessie Widaya Yanti. Demi merampungkan tugas akhir skripsinya, mahasiswi tangguh asal Desa Lubuk Tampui, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, ini turun langsung ke lapangan untuk membedah kondisi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pantauan langsung media ini di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI pada Minggu, 7 Juni 2026, tampak Jessie dengan teliti menyebarkan kuesioner berbasis Google Form kepada para pelaku usaha kuliner yang tengah memadati program mingguan populer, Sunday Morning.

Langkah berani mahasiswi Universitas IBA Palembang ini bukan sekadar mengejar gelar sarjana, melainkan sebuah gerakan intelektual yang menyasar langsung pada jantung perekonomian daerah. Dalam wawancara eksklusif di sela-sela aktivitasnya mendata UMKM, Jessie menjabarkan secara rinci mengenai variabel mendalam yang menjadi fokus utama dalam penelitiannya.

“Di sini saya menyebarkan kuesioner melalui Google Form kepada pelaku UMKM untuk melihat sejauh mana pengaruh literasi keuangan, pemanfaatan teknologi informasi, serta kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan mereka,” ujar Jessie dengan nada tegas dan penuh keyakinan.

BACA JUGA  Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Wabup PALI Iwan Tuaji Angkat Bicara Soal Pernyataan "Jahili Wartawan" Bupati Asgianto

Dirinya menambahkan bahwa indikator penting yang dibedah meliputi pemahaman pelaku usaha tentang literasi keuangan itu sendiri, pemanfaatan teknologi dalam mendukung kelancaran usaha, hingga kesiapan serta kemampuan sumber daya manusia yang mengelola bisnis tersebut. Lebih jauh, Jessie juga menguliti apakah laporan keuangan yang mereka buat selama ini sudah sesuai standar akuntansi yang berlaku ataukah masih berada pada tahapan yang sangat sederhana.

Kehadiran peneliti muda ini mendapatkan apresiasi luar biasa dan sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten PALI melalui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Rohman. Saat diwawancarai langsung di lokasi yang sama, Rohman tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya terhadap kepedulian mahasiswa lokal yang memilih wilayah sendiri sebagai objek riset akademis.

“Kami sangat senang dan bangga dengan adik-adik mahasiswa yang menyadari bahwa lokus penelitian mereka harus kembali ke PALI. Daerah ini sangat membutuhkan penguatan serta penambahan literasi di berbagai sektor, khususnya UMKM,” ungkap Rohman dengan penuh antusias.

BACA JUGA  Polres PALI Melalui Kapolsek Tanah Abang Gelar Jumat Curhat Mengenai Kamtibmas

Rohman menegaskan bahwa hasil riset metodologis seperti ini memiliki nilai yang sangat strategis bagi jalannya roda pemerintahan. Menurutnya, ketika hasil penelitian ini nantinya diseminarkan, disajikan, dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah, Dinas Koperasi dan UKM PALI akan memperoleh potret nyata di lapangan yang menjadi data sekunder berharga. Data tersebut nantinya akan dipadukan secara komprehensif dengan data primer yang dimiliki dinas untuk dijadikan pijakan kuat serta landasan utama dalam mengolah program dan merumuskan kebijakan strategis di masa mendatang.

“Kami sangat berharap mahasiswa lainnya juga ikut bergerak membantu masyarakat melalui jalur penelitian. Jika ingin bergerak di bidang ekonomi, bantulah dengan riset yang menyasar langsung pada klaster kuliner, pelaku ekonomi kreatif, ataupun pemetaan UMKM di tingkat kecamatan hingga jenis usaha spesifik lainnya. Masukan dan kesimpulan berbasis metodologi ilmiah inilah yang kami butuhkan sebagai dasar kebijakan,” tambah Rohman.

BACA JUGA  DPK KNPI PALI Resmi Dilantik Secara Serentak

Gerakan riset ini dinilai sangat selaras dengan visi besar Dinas Koperasi dan UKM PALI yang telah dilaporkan oleh tintamerah.co sebelumnya mengenai eksistensi strategis Sunday Morning di Bumi Serepat Serasan. Dalam laporan terdahulu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI secara gamblang membongkar misi utama dari pelaksanaan kegiatan mingguan tersebut.

Tujuan mendasar dibentuknya pusat jajanan dan kreativitas ini adalah untuk memutar roda perekonomian lokal secara masif serta menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global. Lebih dari sekadar tempat transaksi jual beli, program ini dirancang sebagai benteng pertahanan ekonomi yang kuat agar kekayaan kuliner khas PALI serta perputaran uang masyarakat tidak lari ke luar daerah, melainkan tetap berputar dan memakmurkan daerah sendiri.

Dengan adanya riset akademis mengenai tata kelola laporan keuangan dan teknologi informasi dari mahasiswa seperti Jessie, benteng pertahanan ekonomi tersebut diharapkan dapat semakin kokoh karena ditopang oleh pelaku UMKM yang naik kelas, cerdas secara finansial, serta melek teknologi.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru